News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Justice Collaborator Ditolak, Sony Sonjaya Tetap Siap Berikan Bukti dan Bakal Tempuh Lewat LPSK

Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya akan menempuh Justice Collaborator ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) meskipun Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menolak permohonan tersebut.
Rabu, 24 Juni 2026 - 12:58 WIB
Mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya saat digiring menuju mobil tahanan Kejagung, Rabu (3/6).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya akan menempuh Justice Collaborator ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) meskipun Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menolak permohonan tersebut.

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti mengatakan, pihaknya akan terus memperjuangkan hak kliennya untuk mendapatkan JC dan perlindungan dari LPSK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya, kita tetap ngajuin JC ke LPSK. Sekarang sedang dikaji, seluruh persyaratan sudah kita lengkapi. Dari LPSK akan berkunjung ke tempat Pak Sony ke Kejaksaan,” kata Krisna, kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).

Hal ini dilakukan lantaran mengingat tidak adanya jaminan keamanan dan keselamatan bagi Sony maupun keluarganya ketika bersaksi untuk mengungkap nama-nama yang diduga terlibat dalam korupsi MBG ini.

“Saat ini kita posisinya masih menunggu keputusan lembaga yang berwenang untuk menyatakan saudara Sony sebagai JC, yaitu LPSK,” jelasnya.

Lebih lanjut, Krisna mengungkapkan, dalam hal ini pihaknya tetap menghormati keputusan Kejaksaan yang menolak permohonan JC kliennya.

“Saya secara pribadi menghormati dan menghargai keputusan Jaksa atas klien kami, Justice Collaborator-nya ditolak,” terang Krisna.

Namun Krisna menyayangkan sikap Kejaksaan yang menolak permohonan tersebut. Sebab, kliennya ingin mengungkap semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini.

“Tapi, amat disayangkan di saat saudara Soni ingin mengungkap semua pihak yang diduga mempunyai andil besar dalam korupsi MBG ini dan siap memberikan kesaksian terhadap 26 nama besar yang diduga sangat berpengaruh dalam dugaan korupsi penjualan titik SPPG di Indonesia,” ujar Krisna.

Walaupun JC Sony ditolak, Krisna menerangkan bahwa kliennya siap memberikan bukti-bukti terkait kasus tersebut.

“JC-nya ditolak, bingung juga sih kita. Sehingga ada ruang bagi saudara Sony menyuarakan kebenaran di balik korupsi MBG ini. Senyatanya kan selain memberikan 26 nama, lalu berkembang menjadi 41 nama terakhir. Ia juga siap memberikan bukti-bukti yang cukup valid,” katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menolak permohonan justice collaborator yang dilayangkan oleh Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola makan bergizi gratis (MBG).

"Kami belum bisa memenuhi permohonan Justice Collaborator atau menolak permohonan Justice Collaborator dari tersangka SS," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).

Lebih lanjut, Syarief mengungkapkan penolakan ini dilakukan penyidik lantaran ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Yang pertama yakni yang bersangkutan bukan pelaku utama dan yang kedua yang bersangkutan mengakui perbuatannya.

Namun, dalam hal ini, tersangka merupakan pihak yang paling bertanggung jawab dalam hal penentuan atau verifikasi titik-titik SPPG, sehingga tersangka merupakan pelaku utama.

“Yang bersangkutan ini bukan merupakan pelaku yang second ya, yang ke-second liner dari kedua yang akan membuka pelaku di atasnya. Karena yang kita sangkakan disini adalah tindak pidana korupsi salah satunya adalah jual beli titik dan kerugian keuangan negara dalam melakukan pengadaan barang dan jasa,” jelas Syarief.

Kemudian alasan penolakan yang kedua yaitu yang bersangkutan belum mengakui perbuatannya.

“Nah, dalam pemeriksaan kemarin, memang belum ada yang dianggap oleh penyidik ya, menyatakan bahwa yang bersangkutan mengakui perbuatannya seperti yang disangkakan. Atas dasar hal tersebut, ya kami belum bisa memenuhi permohonan justice collaborator atau menolak permohonan justice collaborator dari tersangka SS,” tegasnya. (Ars/ree)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asian Games 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Siap Bertolak ke Nagoya, PBVSI Beri Target Medali untuk Farhan Halim Cs

Asian Games 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Siap Bertolak ke Nagoya, PBVSI Beri Target Medali untuk Farhan Halim Cs

Timnas Voli Putra Indonesia akhirnya resmi dilepas oleh PBVSI menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang pada Kamis 24 September pada pagi hari tadi WIB.
Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Standar mutu pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai tidak semata-mata bertumpu pada kecepatan maupun keandalan tindakan teknis semata, melainkan juga sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi yang diterima pasien. 
Jadi Lawan Pertama di FIFA ASEAN Cup, Singapura Akui Kekuatan Timnas Indonesia Beda Jauh di Piala AFF

Jadi Lawan Pertama di FIFA ASEAN Cup, Singapura Akui Kekuatan Timnas Indonesia Beda Jauh di Piala AFF

Dalam pertandingan ini akan menjadi laga ulangan di fase grup Piala AFF 2026 di mana Singapura justru menyingkirkan Timnas Indonesia usai hasil imbang 1-1. 
Heboh! Marak Ratusan Hotel di Bali Dijual Lewat Situs Online, Sektor Pariwisata Lagi Kendor?

Heboh! Marak Ratusan Hotel di Bali Dijual Lewat Situs Online, Sektor Pariwisata Lagi Kendor?

Gubernur Bali, Wayan Koster akan memverifikasi ratusan hotel maupun vila yang dijual melalui situs online di tengah peningkatan sektor pariwisata Pulau Dewata.
Temui Gubernur Banten Andra Soni, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Temui Gubernur Banten Andra Soni, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

PT Telkom Akses (Telkom Akses), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus mempererat hubungan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. 
Didukung Ratu Voli Korea, Zhong Hui Tinggalkan China Demi Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks

Didukung Ratu Voli Korea, Zhong Hui Tinggalkan China Demi Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks

Red Sparks memasuki musim baru dengan wajah berbeda setelah tak lagi diperkuat Megawati Hangestri. Zhong Hui ungkap peran Kim Yeon-koung soal keputusannya.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral