News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Akhiri Hidup, Apa Saja Dampak Dugaan Aksi Teror setelah dr Icha Diintimidasi 3 Anggota DPRD TTU di IGD?

Keluarga meyakini aksi teror oknum DPRD TTU usai intimidasi menyebabkan psikologis Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr Icha) lemah berujung akhiri hidup.
Selasa, 30 Juni 2026 - 21:36 WIB
dr. Eliza Princila Utami Paenoni (Icha) yang mengakhiri hidup usai diduga mendapat intimidasi dari sejumlah anggota DPRD.
Sumber :
  • Instagram @kemenkes_ri

Kupang, tvOnenews.com - Kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr Icha kian mencuri perhatian publik. Peristiwa ini berawal adanya dugaan intimidasi di IGD RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (13/6/2026).

dr Icha kala itu tengah bertugas di IGD RS Leona. Ia menangani seorang anak pasien korban gigitan bisa ular dan berujung diduga mendapat intimidasi dari tiga oknum anggota DPRD Kabupaten TTU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga meyakini dampak setelah terjadinya insiden tersebut sangat mempengaruhi tekanan psikologis dialami dr Icha. Kondisi ini justru memperburuk keadaan Dokter Icha.

Tekanan psikologis usai dugaan insiden intimidasi membuat Dokter Icha ditemukan tewas gantung diri. Dampak ini pun diungkap oleh paman korban, Fabianus Banase.

"Sejak kejadian itu, keponakan kami setiap hari mendapat pesan WhatsApp yang berasal dari nomor tidak jelas. Anak kami itu pun mengalami depresi berat," ungkap Fabianus saat dihubungi tvOne, Selasa (30/6/2026).

Dampak Aksi dan Pesan Teror WhatsApp kepada dr Icha

Kasus meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha (27) di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Kasus meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha (27) di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sumber :
  • Antara

Lebih lanjut, menurut Fabianus, kejadian saat berada di IGD baru menjadi awalan. Penyebab depresi beratnya diduga pasca ketegangan antara Icha dan tiga oknum tersebut.

Icha merasa aksi psikologis tersebut sangat mengganggu pergerakannya. Tidak hanya berupa fisik, tetapi aksi pesan teror juga membuat dirinya secara personal merasa hati-hati.

Pesan teror tersebut, kata Fabianus, Icha mengaku sempat tidak berani kembali ke TTU. Korban merasa tak sanggup akibat terus diancam oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten TTU tersebut.

"Dia tidak sanggup mau kembali ke TTU. Hal itu kalau tiga anggota DPRD itu belum dapat diberi sanksi dan hukuman apa-apa," terangnya.

Hingga akhirnya, kondisi Icha semakin lemah. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kejiwaan korban mengalami depresi berat tanpa gejala psikotik disebabkan psikologis yang terguncang dan bisa mendorong seseorang melakukan percobaan bunuh diri.

Pihak keluarga semakin panik. Saat dijadwalkan hendak melakukan pemeriksaan lanjutan di RS Bhayangkara Kupang pada Jumat, 26 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WITA, Dokter Icha sudah ditemukan bunuh diri di rumah orang tuanya.

Permintaan Keluarga Dokter Icha

Kasus kematian Dokter Icha telah menjadi atensi nasional. Fabianus mewakili pihak keluarga menyampaikan permintaan dan harapannya.

Ia mengaku hingga kini belum menerima kabar terkait reaksi tegas dari partai politik (Parpol) pengusung ketiga oknum tersebut. Ia berharap mereka ditindaklanjuti seberat-beratnya.

Selain itu, ia juga mendesak Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo. Pemimpin daerah tersebut diharapkan dapat mendorong Direktur RS Leona memberikan kesaksian secara terbuka.

"Kami juga meminta sekiranya Bupati TTU harus bersikap tegas terhadap pihak manajemen Rumah Sakit Leona agar manajemen rumah sakit dalam hal ini direkturnya saat berada di tempat menjadi saksi kunci dan juga menyerahkan CCTV secara lengkap kepada pihak berwajib," desaknya.

Ia meminta Polres TTU terbuka dalam menangani kasus tersebut. Hingga kini, pihak keluarga belum mendapat keterangan secara detail terkait isi dalam surat panggilan pada para terduga pelaku.

"Anak kami itu mengalami kekerasan verbal dan intimidasi serta teror. Itu yang sampai detik ini keluarga kami sangat kecewa," pungkasnya.

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Shio Beruntung Soal Cinta Besok 30 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Cinta Besok 30 September 2026

5 shio diprediksi beruntung soal cinta besok 30 September 2026. Ada yang makin dekat dengan si dia, hubungan makin hangat, hingga peluang asmara baru.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral