News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Rabu, 1 Juli 2026 - 05:05 WIB
Foto dr Icha, dokter jaga IGD di RS Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas bunuh diri diduga akibat intimidasi oknum anggota DPRD
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase menyoroti secara tegas reaksi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perhatian itu tak lepas atas reaksi dari tiga anggota DPRD Kabupaten TTU yang diduga melakukan intimidasi terhadap Dokter Icha. Mereka di antaranya, Therensius Lazakar, Norbertus Tubani, dan Veronika Lake.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fabianus mengetahui respons dilontarkan ketiga anggota DPRD tersebut. Pernyataan tersebut membuat dirinya dan keluarga Dokter Icha tak kuasa menahan amarahnya.

Fabianus bingung ketiga anggota DPRD tersebut baru menyampaikan klarifikasinya. Menurutnya, mereka terutama Veronika Lake sama sekali tak meminta maaf hingga menemui pihak keluarga Dokter Icha.

"Bilang sama Veronika itu, jujur saja dia jangan memancing amarah keluarga kami! Kita keluarga sudah terlalu bijak, tidak ada aksi-aksi apa pun di luar nalar karena kami masih bijak," ujar Fabianus Banase melalui saluran program tvOne, Selasa (30/6/2026).

Sosok Terduga Pelaku di Mata Keluarga Dokter Icha

Fabianus mengaku cukup mengetahui para anggota DPRD tersebut, terutama Veronika Lake yang merupakan anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan sebelum dinonaktifkan.

Tak ayal, keluarga dr Icha juga cukup tersohor di lingkungan tenaga medis dan kesehatan. Ibu korban, Nur Azizah sendiri menjabat sebagai Kepala Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT.

Menurut Fabianus, anggota DPRD seharusnya mempunyai naluri untuk langsung beritikad baik dan meminta maaf. Ia tak menyangka kemunculan mereka seusai dr Icha tewas diduga gantung diri.

"Kenapa dia baru muncul setelah anak kami tiada? Dia provokator," tegasnya.

Reaksi Anggota DPRD TTU usai Ditantang Keluarga dr Icha

Ia yang sangat melekat dengan budaya timur tentu memberikan tantangan kepada terduga pelaku. Setidaknya mereka menjalani sumpah adat berbasis budaya dari NTT.

"Dia jumpa saya. Jangan gitu, anak kami sudah tiada baru dia muncul," tegasnya.

Lanjut Fabianus, kedua anggota DPRD yang diduga terlibat juga telah dihubungi olehnya pada 23 Juni 2026. Ia secara tegas akan melaporkan terduga pelaku jika belum beritikad baik.

Alih-alih terwujud, ungkap Fabianus, mereka justru bereaksi dengan cara menantang balik. Ia mengungkap alasannya lantaran terduga pelaku membantah telah melakukan intimidasi Dokter Icha.

"Saya katakan bahwa Icha itu keponakan saya. Mereka mengatakan, mereka malah tantang saya terutama Norbertus Tubani itu katakan siap," katanya.

Paman korban menyampaikan bahwa, reaksi tersebut membuat dirinya semakin tak kuasa menahan amarahnya. Pihak keluarga Icha hanya menginginkan mereka khilaf atas perbuatannya.

"Saya bilang, saya akan melaporkan kalian ke Polda kalau kalian tidak ada niat baik untuk melakukan konferensi pers dan mengakui kalian khilaf. Mereka ngomong apa? 'Kami tidak bentak, kami tidak intimidasi, kami hanya nada tinggi'. Perbedaan nada tinggi dengan bentak apa?," herannya.

Untuk itu, Fabianus menegaskan, pihak keluarga mendesak Bupati TTU mendorong Direktur RS Leona Kefamenanu diharapkan menjadi saksi kunci. Sebab, sang direktur turut hadir di lokasi kejadian kasus ini.

"Hadirkan sebagai saksi kunci utama dan serahkan CCTV," harap dia.

Sebelumnya, kasus kematian Dokter Icha menggetarkan warga NTT. Ia ditemukan tewas secara tragis yang membuat kabar ini menjadi atensi nasional.

Dokter Icha didiagnosa mengalami depresi berat. Penyebab diduga peristiwa intimidasi dari sejumlah oknum anggota DPRD Kabupaten TTU di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Peristiwa ini bermula saat dokter muda tersebut bertugas menjaga IGD. Ia kedapatan seorang pasien anak korban gigitan bisa ular.

Ketegangan terjadi saat keluarga pasien meminta vaksin tertentu. Dokter Icha mengatakan, berdasarkan pertimbangan medis, pihaknya belum bisa merekomendasikan dan lagi kosong di rumah sakit.

Situasi semakin memanas saat dua pria mengaku anggota DPRD TTU disebut datang. Mereka langsung protes dengan menggunakan nada tinggi.

Pada Minggu, 14 Juni 2026, ketakutan membuat Dokter Icha semakin tertekan saat kembali melihat dua orang yang sama. Ia pun memilih kembali ke tempat tinggalnya.

Korban kemudian ditemukan dalam kondisi lemas oleh rekan kerjanya. Ia sempat dirawat selama sekitar enam hari meskipun hasilnya tetap mengalami depresi berat.

Pada Jumat, 26 Juni 2026, Dokter Icha ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya. Kepergian tenaga medis tersebut menuai reaksi dari para terduga pelaku.

Salah satu anggota DPRD TTU, Therensius Lazakar membantah dirinya mengintimidasi tenaga medis tersebut. Ia tak menafikan telah melontarkan nada tinggi dengan maksud meminta penjelasan terkait prosedur penanganan pasien.

Sementara, Veronika Lake turut merespons kasus kematian dr Icha. Hal ini menyusul namanya ikut dikaitkan dalam insiden di IGD RS Leona Kefamenanu.

Dalam klarifikasinya, Veronika meluruskan kronologi kejadian dialami olehnya saat di lapangan. Hal ini bermula saat dirinya menghadiri acara arisan sejumlah istri anggota DPRD TTU.

Ia mengaku menumpang mobil bersama kedua terduga pelaku dan seorang istri anggota dewan lainnya. Di tengah perjalanan, seorang anggota mengajak rombongan menjenguk keponakannya dirawat akibat gigitan ular berbisa.

Veronika kemudian menyampaikan duduk perkara ucapan "panggil wartawan saja" yang viral di media sosial. Ia menepis ucapan itu ditujukan untuk mengintimidasi secara personal, melainkan dorongan memperbaiiki pelayanan kesehatan di RS Leona.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Izin RS Leona Kefamenanu Dicabut Imbas Dokter Icha Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU? Ini Kata sang Direktur

Benarkah Izin RS Leona Kefamenanu Dicabut Imbas Dokter Icha Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU? Ini Kata sang Direktur

Direktur Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Rizky Anugrah Dewati sebut izin operasional belum dicabut imbas kasus Dokter Icha diduga diintimidasi anggota DPRD TTU.
Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.965 per Dolar AS Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan Mei 2026

Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.965 per Dolar AS Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan Mei 2026

Rupiah pada Rabu (1/7/2026) melemah lagi ke level Rp17.965 per dolar Amerika Serikat (AS) menjelang rilis data neraca perdagangan Mei 2026. 
Ternyata ini Alasan Orang Tua Taufik Hidayat Belum Temui Keluarga Korban

Ternyata ini Alasan Orang Tua Taufik Hidayat Belum Temui Keluarga Korban

Ayah Taufik Hidayat, Tata memgatakan dirinya bukan tidak mau. Berikut penjelasannya yang dijelaskan langsung dihadapan KDM.
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Melindungi Rakyat

HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Melindungi Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran utama Polri sebagai institusi yang harus berpihak kepada rakyat.
Momen Hangat Prabowo Beri Salam Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Momen Hangat Prabowo Beri Salam Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026) menghadirkan momen yang mencuri perhatian.
Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden Prabowo Subianto Beri Tanda Kehormatan ke Tujuh Satuan Kerja Polri dan Tiga Bintang Bhayangkara Nararya

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti, Bhayangkara Nararya, pangkat kehormatan saat HUT ke-80 Bhayangkara.

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Selengkapnya

Viral