News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pemadaman Listrik di Sumatera dan Jawa-Bali, Discourse Forum Reform Syndicate: Bukan Hanya Teknis Belaka

Pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Sumatera dan Jawa-Bali di pertengahan 2026 menjadi sorotan utama dalam Discourse Forum yang diselenggarakan Reform Syndicate
Kamis, 16 Juli 2026 - 14:10 WIB
Ilustrasi pemadaman listrik di Jakarta.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Sumatera dan Jawa-Bali di pertengahan 2026 menjadi sorotan utama dalam Discourse Forum yang diselenggarakan Reform Syndicate, pada Rabu (15/7/2026). 

Para narasumber menyimpulkan bila krisis ini bukan hanya masalah teknis belaka, melainkan cerminkan dari kerapuhan struktural pasokan batubara dan ketahanan sistem kelistrikan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Komisi XII DPR-RI Sugeng Suparwoto menyampaikan ada ketidaksinkronan antara kebutuhan dan pasokan. Kebutuhan PLN terhadap batubara sebesar 154 juta ton per tahun, dimana pemerintah memberikan penugasan 180–190 juta ton. Namun di saat yang sama, menurutnya, pemerintah baru berhasil menandatangani sekitar 134 juta ton. “Ini jelas menimbulkan defisit pasokan,” ujar Sugeng.

Menurut politisi Partai NasDem ini pemadaman listrik yang terjadi di berbagai daerah menunjukkan kerapuhan infrastruktur dan sistem. Karena itu, melalui Komisi XII, beliau berkomitmen mendorong audit menyeluruh terhadap PLN dan rantai pasok batubara, dan perbaikan regulasi agar Domestic Market Obligation (DMO) benar-benar terlaksana.

Sementara itu, Direktur Reform Syndicate Muhammad Jusrianto, melalui sambutannya, menekankan akan pentingnya melihat krisis kelistrikan secara komprehensif. 

“Krisis ini bukan hanya soal lampu padam. Ini adalah sinyal kuat bahwa sistem kelistrikan nasional dan pasokan energi nasional mempunyai masalah struktural, mulai dari ketergantungan batubara hingga koordinasi antar lembaga yang belum optimal,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Dewan Energi Nasional Mohammad Fadhil Hasan, juga menyoroti paradoks yang terjadi. 

“Di satu sisi sering disebutkan ada oversupply, namun pada faktanya pemadaman listrik bergilir masih terjadi. Ini menandakan sistem kita belum memiliki ketahanan yang memadai,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fadhil Hasan mengingatkan jika dominasi batubara dalam bauran energi yang mencapai 60 persen cenderung membuat Indonesia beresiko terhadap fluktuasi harga global serta gangguan pasokan. Dalam jangka panjang, kata dia, diperlukan pengembangan Energi Baru Terbarukan secara masif.

Krisis kelistrikan yang terjadi, menurut Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan, Bisman Bhaktiar, tidak terlepas dari kelemahan regulasi. “Saat harga batubara internasional melambung tinggi, banyak produsen memilih untuk mengekspor daripada memasok ke PLN dengan harga DMO yang lebih rendah. Penegakan hukum di sini harus lebih tegas” jelas Bisman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik Megawati Soekarnoputri di Media Sosial, Hari Purwanto: Bawa ke Jalur Hukum

Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik Megawati Soekarnoputri di Media Sosial, Hari Purwanto: Bawa ke Jalur Hukum

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menyatakan akan mendorong penyelesaian secara hukum atas pernyataan yang diduga disampaikan Sri Bintang Pamungkas dalam sebuah video yang beredar di media sosial.
Cemburu Berujung Penyekapan! Polisi Buru Pria yang Diduga Aniaya Kekasih Berulang Kali di Bekasi

Cemburu Berujung Penyekapan! Polisi Buru Pria yang Diduga Aniaya Kekasih Berulang Kali di Bekasi

Polisi memburu HSLT, pria yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya di Bekasi karena cemburu. Korban berhasil kabur lewat jendela setelah mengalami kekerasan berulang.
Prabowo Tegaskan Investor Harus Untung di Proyek LNG Abadi Masela: Hargai Kawan Kita dari Jepang

Prabowo Tegaskan Investor Harus Untung di Proyek LNG Abadi Masela: Hargai Kawan Kita dari Jepang

Prabowo apresiasi kepada para mitra internasional, khususnya Jepang melalui INPEX dan Malaysia melalui Petronas, yang bersama Pertamina mengembangkan proyek LNG Abadi Masela.
Soal Lokasi Kopdes Merah Putih di Tengah Hutan hingga Gunung, Gerindra Sebut Sesuai Kesepakatan Musyawarah Desa

Soal Lokasi Kopdes Merah Putih di Tengah Hutan hingga Gunung, Gerindra Sebut Sesuai Kesepakatan Musyawarah Desa

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) disorot publik lantaran di beberapa wilayah dibangun di lokasi tak biasa, seperti di tengah hutan, gunung, hingga dekat tempat pemakaman.
DKI Jakarta Jadi Magnet Utama Investasi Nasional, Jawa Barat Ada Diperingkat Dua

DKI Jakarta Jadi Magnet Utama Investasi Nasional, Jawa Barat Ada Diperingkat Dua

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani mengatakan, komposisi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sepanjang Januari–Juni 2026 berlangsung relatif seimbang.
Resmi! Tim Geypens Tinggalkan Liga Belanda, Gabung Bali United

Resmi! Tim Geypens Tinggalkan Liga Belanda, Gabung Bali United

Pemain muda Timnas Indonesia, Tim Geypens, resmi melanjutkan kariernya di Liga Indonesia. Bek sayap kiri berusia 21 tahun itu dipastikan bergabung dengan Bali United setelah mengakhiri kebersamaannya bersama FC Emmen di Liga 2 Belanda.

Trending

3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 Shio yang Dihampiri Keberuntungan Besar pada 17 Juli 2026, Kuda Paling Hoki

3 shio yang dihampiri keberuntungan besar pada 17 Juli 2026 sudah terungkap! Kuda paling hoki, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat sekarang!
19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

19 Tahun yang Lalu Digendong, Kini Lionel Messi Lawan Lamine Yamal di Final Piala Dunia Argentina Vs Spanyol

Lionel Messi dan Lamine Yamal dipastikan saling berhadapan saat Argentina menghadapi Spanyol di partai puncak, Senin (21/7/2026), tetapi ternyata keduanya pernah bertemu jauh sebelum menjadi lawan di final Piala Dunia.
Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Blunder Taktik Thomas Tuchel Kubur Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Strategi Thomas Tuchel tidak membuahkan hasil saat menghadapi Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni justru makin leluasa menguasai permainan dan menekan Inggris.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli, laga semifinal antara Inggris menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pukul 02.00 WIB.
Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Di balik aksi mencekam ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, terungkap fakta mengejutkan mengenai aktivitas pelaku berinisial MY (34). 
Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Sebuah postingan viral di media sosial menjelaskan bahwa seorang pria berinisial M (27) ditemukan tewas di indekosnya, di Jalan Sumur Batu Raya, Gang Buntu, Kemayoran.
Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Kejagung Bentuk Tim Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Respons KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik tim penyidik khusus yang dibuat oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut kasus yang menyeret nama mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Selengkapnya

Viral