News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Fakta Terbaru Kasus Taufik Hidayat Pelaku Penyiksaan YTR Sampai Buta dan Lumpuh Selama 3 Tahun

Pemeriksaan terhadap kasus penyekapan dan penyiksaan sadis oleh Taufik Hidayat selama tiga tahun terakhir terhadap seorang wanita berinisial YTR (29) di Bandung
Jumat, 17 Juli 2026 - 17:30 WIB
Taufik Hidayat Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR
Sumber :
  • YouTube tvOneNews

tvOnenews.com – Pemeriksaan terhadap kasus penyekapan dan penyiksaan sadis oleh Taufik Hidayat selama tiga tahun terakhir terhadap seorang wanita berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung menyajikan dua fakta baru.

1. 31 orang bersaksi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat dilaporkan telah merampungkan pemeriksaan maraton terhadap 31 orang saksi.

Polda Jabar menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan berat dan penyekapan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap wanita berinisial YTR (29) di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (2/7).
Polda Jabar menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan berat dan penyekapan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap wanita berinisial YTR (29) di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (2/7).
Sumber :
  • Antara

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menegaskan bahwa kesaksian dari puluhan orang tersebut menjadi kartu as bagi kepolisian untuk membongkar setiap jengkal kekejaman yang dilakukan oleh tersangka tunggal Taufik Hidayat.

“Jumlah saksi sebanyak 31 orang ini sangat berharga bagi penyidikan," tegas Hendra kepada awak media, Kamis (16/7/2026).

Saat ini, penyidik tengah sibuk menyinkronkan seluruh keterangan saksi dengan hasil rekonstruksi adegan yang sebelumnya telah digelar di tiga tempat kejadian perkara (TKP) utama di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Langkah taktis ini diambil agar tidak ada satu pun detail penyiksaan yang terlewat dari jeratan hukum.

2. Alat Penyiksaan

Kombes Hendra memaparkan bahwa kesaksian para saksi sangat krusial mengingat kekejaman yang dilakukan tersangka berlangsung secara sistematis dalam kurun waktu yang sangat lama.

Akibat penyiksaan brutal tersebut, korban YTR kini harus menderita cacat permanen, mulai dari kebutaan total di kedua matanya, bibir sumbing, gangguan bicara, hingga lumpuh tak bisa berjalan normal.

Taufik Hidayat dan Teman Wanita Berjaket Merah
Taufik Hidayat dan Teman Wanita Berjaket Merah
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Youtube tvOnenews

Tak hanya itu, polisi juga berhasil mengidentifikasi berbagai alat mengerikan yang digunakan tersangka untuk menyiksa korban dari waktu ke waktu.

"Keterangan saksi membantu penyidik memastikan penggunaan berbagai alat penyiksaan mulai dari pukulan tangan kosong, helm, kaki meja besi, hingga golok sesuai dengan fakta di lapangan," ungkap Hendra dengan nada geram.

Demi memastikan tersangka mendapat hukuman maksimal tanpa celah hukum di pengadilan, Polda Jabar sengaja menahan pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.

Penyidik ingin memastikan seluruh alat bukti, hasil rekonstruksi, dan keterangan saksi sinkron secara sempurna.

Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR dalam konferensi pers di Mapolda Jabar
Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR dalam konferensi pers di Mapolda Jabar
Sumber :
  • tvOneNews

Awal Mula Terbongkarnya Penyekapan Jahanam Taufik Hidayat

Kasus memilukan ini pertama kali mencuat setelah pihak keluarga korban tiba-tiba menerima pesan misterius via WhatsApp dari nomor tidak dikenal pada pertengahan Juni lalu.

Pesan tersebut mengabarkan bahwa YTR tengah terbaring sekarat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Saat keluarga tiba di rumah sakit, kondisi korban sangat mengenaskan dengan luka robek dan lebam di sekujur wajah, kepala, serta kaki.

YTR sendiri dilaporkan telah hilang kontak dan tidak diketahui keberadaannya oleh pihak keluarga selama hampir tiga tahun akibat disekap rapat oleh pelaku.

Setelah melakukan perburuan intensif di wilayah Bandung Raya, jajaran Polda Jabar akhirnya berhasil meringkus Taufik Hidayat pada Selasa (23/6/2026) lalu.

Kini, pelaku hanya bisa pasrah menanti ancaman hukuman berat atas tindakan tidak manusiawi yang telah menghancurkan masa depan korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BSKDN Dorong Mahasiswa KKN Jadi Motor Inovasi Berbasis Kearifan Lokal di Kepulauan Yapen

Kepala BSKDN Dorong Mahasiswa KKN Jadi Motor Inovasi Berbasis Kearifan Lokal di Kepulauan Yapen

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, memberikan motivasi kepada para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cenderawasih (Uncen). 
Denis Kolinger Ungkap Kesan Pertama Dilatih Shin Tae-yong di Persija Jakarta: Dia Sangat Profesional

Denis Kolinger Ungkap Kesan Pertama Dilatih Shin Tae-yong di Persija Jakarta: Dia Sangat Profesional

Rekrutan anyar Persija Jakarta, Denis Kolinger, mulai menikmati proses adaptasinya bersama Macan Kemayoran.
Win Metawin Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta, Duo Host Siap Meriahkan Acara

Win Metawin Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta, Duo Host Siap Meriahkan Acara

Win Metawin bakal gelar fan meeting di Jakarta, pihak promotor kenalkan duo host yang siap meriahkan acara.
Kejahatan SDA-LH Makin Terorganisir, Dirtipidter Bareskrim Polri Ingatkan Kolaborasi Aparat Hukum

Kejahatan SDA-LH Makin Terorganisir, Dirtipidter Bareskrim Polri Ingatkan Kolaborasi Aparat Hukum

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Muhammad Irhamni menegaskan pentingnya penguatan strategi penindakan dan sinergi antar-aparat penegak hukum guna memberantas kejahatan di sektor Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH).
Murka Truk Molen Tabrak JPO Matraman, Gubernur Pramono: Sanksi Sekeras-kerasnya

Murka Truk Molen Tabrak JPO Matraman, Gubernur Pramono: Sanksi Sekeras-kerasnya

Aksi pengemudi truk yang bermain ponsel hingga memicu kecelakaan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, memantik reaksi keras dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. 
Selain Laga Maut Spanyol vs Argentina, Apa Lagi yang Harus Diantisipasi di Final Piala Dunia 2026?

Selain Laga Maut Spanyol vs Argentina, Apa Lagi yang Harus Diantisipasi di Final Piala Dunia 2026?

Bagi para pencinta sepak bola di seluruh dunia, inilah beberapa hal krusial yang wajib diantisipasi menjelang babak final di Piala Dunia 2026.

Trending

Respons Menohok Kompolnas Terkait Pernyataan Mahfud MD soal Kasus Febrie Adriansyah

Respons Menohok Kompolnas Terkait Pernyataan Mahfud MD soal Kasus Febrie Adriansyah

Kompolnas Yusuf Warsyim lontarkan respons menohok terkait pernyataan eks Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud soal kasus eks Jampidsus
4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 shio yang dianugerahi peluang emas pada 18 Juli 2026 sudah terungkap! Ayam paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio besok sekarang!
Soal Serangan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kader Muda Golkar: Tidak Mendasar

Soal Serangan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kader Muda Golkar: Tidak Mendasar

Kader Muda Partai Golkar menilai berbagai serangan yang diarahkan ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia muncul di tengah keberhasilan pemerintah mendorong implementasi program B50 dan percepatan pengembangan Blok Masela sebagai proyek strategis nasional.
Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bergerak cepat merespons insiden meledaknya Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (16/7). 
Majelis Hakim Mengesahkan Arkana Jadi Anak Ridwan Kamil

Majelis Hakim Mengesahkan Arkana Jadi Anak Ridwan Kamil

Majelis Hakim PA Bandung akhirnya mengesahkan Arkana Aidan Misbach jadi anak mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Bunyi penetapan itu sebagaimana dilihat tvOne
Terungkap, Alasan Utama KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

Terungkap, Alasan Utama KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

KPK memilih untuk tidak menindaklanjuti laporan penolakan gratifikasi yang dilayangkan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli. Penolakan ini lantaran gratifikasi
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 18 Juli 2026, di antaranya Leo panen peluang dan Cancer diselimuti rezeki. Ada zodiakmu?
Selengkapnya

Viral