News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 26 Dosen dan Mahasiswa Jadi Korban Kekerasan Verbal dalam Grup Chat Mahasiswa Unesa

Ketua Satgas PPK menjelaskan kasus tersebut bermula dari laporan mengenai riwayat percakapan tidak etis di sebuah Grup WhatsApp yang melibatkan enam mahasiswa.
Senin, 20 Juli 2026 - 05:30 WIB
Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Humas Unesa)

Surabaya, tvOnenews.com - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa yang diduga telah melakukan kekerasan verbal terhadap 26 mahasiswa dan dosen.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unesa Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (19/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iman mengatakan penonaktifan itu dilakukan guna mendukung kelancaran pemeriksaan yang dilakukan Satgas PPK terkait dugaan kekerasan verbal tersebut.

"Terlapor dinonaktifkan dari semua kegiatan akademik, kecuali untuk urusan pemenuhan kewajiban pemeriksaan kasus ini. Ini bukan sanksi akhir, melainkan bagian dari prosedur penanganan," katanya. 

Kronologi

Iman menjelaskan kasus tersebut bermula dari laporan mengenai riwayat percakapan tidak etis di sebuah Grup WhatsApp (WAG) yang melibatkan enam mahasiswa program vokasi.

Percakapan itu berisi pesan yang mengobjektifikasi sejumlah mahasiswi dan dosen, kemudian beredar luas sebelum dilaporkan secara resmi kepada Satgas PPK.

"Kasusnya kekerasan verbal yang terjadi yaitu dalam bentuk chat grup mahasiswa yang bersangkutan yang berisi pesan-pesan tidak etis tentang teman-teman mereka dan juga beberapa dosennya," ujar Imam.

Menurut Iman, penanganan kasus dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi dengan mengedepankan perspektif korban, asas keadilan, kerahasiaan, dan prinsip kehati-hatian.

"Dalam penanganan kasus ini ada mekanisme ketat yang dilakukan, mulai dari penerimaan laporan, penelaahan kasus, pengumpulan bukti, pemeriksaan terlapor dan saksi, pendampingan korban, pemanggilan orang tua, penyusunan simpulan dan rekomendasi, dan penetapan sanksi oleh rektor," ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan dugaan kasus tersebut melibatkan enam terlapor dengan 26 pihak yang diduga menjadi korban, terdiri dari mahasiswi dan empat dosen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satgas PPK masih mendalami perkara dengan memeriksa saksi serta mengumpulkan bukti tambahan dari riwayat percakapan.

"Kami masih melakukan investigasi mendalam, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan bukti tambahan dari riwayat percakapan grup yang panjang dan banyak sekali itu untuk memetakan duduk perkara ini secara utuh, objektif, dan adil," kata Iman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Singgung Soal Karakter Sirkuit Mandalika, Bos Ducati Khawatir Marc Marquez Kewalahan di Sisa Balapan MotoGP 2026

Singgung Soal Karakter Sirkuit Mandalika, Bos Ducati Khawatir Marc Marquez Kewalahan di Sisa Balapan MotoGP 2026

Ducati masih mewaspadai persaingan gelar MotoGP 2026 meski Marc Marquez kini memimpin klasemen setelah meraih hasil maksimal di Misano.
5 Shio yang Diprediksi Kebanjiran Hoki pada 19 September 2026, Salah Satunya Anda?

5 Shio yang Diprediksi Kebanjiran Hoki pada 19 September 2026, Salah Satunya Anda?

Bagi beberapa shio, esok hari menjadi momentum emas untuk mengambil keputusan penting atau memetik hasil dari kerja keras yang telah ditanam sejak awal tahun.
Kapolri Dorong Padepokan Tjimande Berdiri di Setiap Kabupaten Banten

Kapolri Dorong Padepokan Tjimande Berdiri di Setiap Kabupaten Banten

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong pembentukan padepokan pencak silat Tjimande di setiap kabupaten di Banten sebagai pusat pembinaan generasi muda, pelestarian budaya, serta penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Senang Bukan Main Lihat Kimi Antonelli Meraih Kemenangan di F1 GP Spanyol 2026, Bos Mercedes Sampai Bilang Begini

Senang Bukan Main Lihat Kimi Antonelli Meraih Kemenangan di F1 GP Spanyol 2026, Bos Mercedes Sampai Bilang Begini

Toto Wolff mengaku puas melihat Kimi Antonelli meraih kemenangan di F1 GP Spanyol 2026 yang berlangsung di Sirkuit Madring.
Jelang Konser 'Tiffany Young: Edge of Calm Tour' di Jakarta, Tiffany Ungkap Makna Album yang Jadi Perjalanan 10 Tahun

Jelang Konser 'Tiffany Young: Edge of Calm Tour' di Jakarta, Tiffany Ungkap Makna Album yang Jadi Perjalanan 10 Tahun

Jelang konser 'Tiffany Young: Edge of Calm Tour' di Jakarta. Tiffany ungkap makna album yang jadi peringatan perjalanan 10 tahun.
Tangkis Spekulasi Pasar, AirAsia Tegaskan Ketahanan Bisnis dan Siapkan Lonjakan Kapasitas Akhir Tahun

Tangkis Spekulasi Pasar, AirAsia Tegaskan Ketahanan Bisnis dan Siapkan Lonjakan Kapasitas Akhir Tahun

AirAsia Group Berhad (sebelumnya dikenal sebagai AirAsia X Berhad) (“AirAsia” atau “Grup”) menegaskan kembali komitmennya untuk menjalankan bisnis secara fokus

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 19 September 2026: Ada yang dapat kabar baik hingga peluang tak terduga.
Wanita Diduga Dilecehkan Pria di Dalam Bus Rute Blok M-Bogor: Modus Pura-Pura Tidur Hingga Meraba Paha

Wanita Diduga Dilecehkan Pria di Dalam Bus Rute Blok M-Bogor: Modus Pura-Pura Tidur Hingga Meraba Paha

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria berinisial FM (44) diduga melakukan pelecehan terhadap wanita penumpang bus rute Blok M-Bogor di Tol Jagorawi, pada Kamis (17/9).
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Selengkapnya

Viral