News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Terima Laporan PWI Terhadap Hotman Paris yang Merendahkan Profesi Wartawan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa laporan resmi tersebut telah diterima melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu SPKT Polda Metro Jaya
Selasa, 21 Juli 2026 - 09:44 WIB
Pengacara kondang, Hotman Paris
Sumber :
  • Instagram/hotmanparisofficial

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya telah menerima laporan polisi dari pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea atas dugaan tindak pidana penghinaan terhadap profesi wartawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa laporan resmi tersebut telah diterima melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin (20/7/2026) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​"Benar, laporan dari PWI telah diterima. Selanjutnya, penyidik akan mempelajari materi laporan dan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku," ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (21/6/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

​Budi menjelaskan laporan tersebut dilayangkan oleh pengurus PWI Pusat atas nama Anrico Pasaribu dan telah terregistrasi dengan nomor Surat Tanda Penerimaan Laporan STTLP/B/5291/VII/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.

​Berdasarkan berkas laporan yang diterima pihak kepolisian, peristiwa tersebut bermula dari beredarnya rekaman video berisi pernyataan Hotman Paris saat diwawancarai sejumlah wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung RI pada Jumat (17/7).

​Selanjutnya, Budi menegaskan bahwa pihak penyidik akan mendalami materi laporan, memeriksa kelengkapan administrasi, serta menjadwalkan pemanggilan saksi dan pihak terkait untuk dimintai keterangan.

"​Polda Metro Jaya memastikan seluruh proses hukum akan dijalankan secara profesional, transparan, dan objektif berdasarkan fakta serta alat bukti yang sah," katanya.

Sebelumnya, PWI Pusat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya untuk melaporkan pengacara berinisial HP yang diduga telah menghina dan merendahkan profesi jurnalis berdasarkan unggahan video yang viral di media sosial.

​Direktur Anti-Kekerasan Wartawan PWI Pusat Edison Siahaan menyatakan bahwa langkah hukum ini diambil karena pernyataan terlapor telah menyakiti hati insan pers dan mencederai kehormatan profesi jurnalis secara luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​"Kemarin ada peristiwa yang sebenarnya menyakiti hati sekaligus menyinggung profesi wartawan. Untuk itu, kami dari PWI Pusat ingin melaporkan orang yang menyebut bahwa wartawan itu 'punya otak nggak'. Padahal, seperti kita ketahui wartawan itu cerdas-cerdas," kata Edison di Jakarta.

​Edison menambahkan meskipun terlapor dikabarkan telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada pagi harinya, PWI menilai tindakan tersebut belum menunjukkan ketulusan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kehilangan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, GS Caltex Bajak Setter SOOP Jelang Liga Voli Korea 2026/2027

Kehilangan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, GS Caltex Bajak Setter SOOP Jelang Liga Voli Korea 2026/2027

GS Caltex terus berusaha memperkuat sektor setter setelah kehilangan Ahn Hye-jin yang tersandung kasus hukum menjelang Liga Voli Korea 2026/2027.
Detik-detik Dedi Mulyadi Marah saat Sidak Sekolah MAUNG, Tegur Pengurus Sekolah soal Kebersihan

Detik-detik Dedi Mulyadi Marah saat Sidak Sekolah MAUNG, Tegur Pengurus Sekolah soal Kebersihan

Dedi Mulyadi menyempatkan menyapa siswa sekolah MAUNG yang berkumpul di lapangan. Mereka pun ditanya, apakah sekolah sudah bersih atau belum.
Reaksi Igor Tolic usai Ribuan Bobotoh Kirim Suntikan Semangat kepada Skuad Persib Bandung Jelang Hadapi Persija Jakarta

Reaksi Igor Tolic usai Ribuan Bobotoh Kirim Suntikan Semangat kepada Skuad Persib Bandung Jelang Hadapi Persija Jakarta

Ribuan Bobotoh memberikan suntikkan motivasi kepada pemain Persib Bandung jelang laga melawan Persija Jakarta. Dukungan ini dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (10/9/2026).
Duel Lionel Messi vs Lewandowski di MLS Berakhir 1-1, Ini Statistik Kedua Bintang

Duel Lionel Messi vs Lewandowski di MLS Berakhir 1-1, Ini Statistik Kedua Bintang

Duel Lionel Messi dan Robert Lewandowski di MLS 2026 berakhir imbang 1-1. Lewandowski mencetak gol dari satu-satunya tembakan, sementara Messi gagal cetak gol.
Sopir Alphard Mengantuk Picu Tabrakan Beruntun, 4 Luka Parah

Sopir Alphard Mengantuk Picu Tabrakan Beruntun, 4 Luka Parah

Mencoba kabur usai terlibat tabrakan, sopir mobil Alphard justru menabrak lima sepeda motor dan dua mobil lain di Jalan Menur Pumpungan, Surabaya.
Gestur Berkelas Como Jelang Laga Debut di Liga Champions: Mirwan Suwarso Beri Tiket Cuma-Cuma kepada Fans Setia

Gestur Berkelas Como Jelang Laga Debut di Liga Champions: Mirwan Suwarso Beri Tiket Cuma-Cuma kepada Fans Setia

Como memperlihatkan gestur yang berkelas jelang laga debutnya di Liga Champions. Presiden Mirwan Suwarso memutuskan untuk memberikan tiket secara cuma-cuma kepada para fans setia.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral