News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Sawit Nasional Masih Memerlukan Diplomasi Sawit untuk Hadapi Diskriminasi Perdagangan

Diplomasi sawit idealnya, tidak bersifat reaktif, melainkan mampu berfungsi sebagai instrumen intelijen pasar yang mengantisipasi potensi hambatan sejak tahap perumusan kebijakan.
Jumat, 24 Juli 2026 - 08:09 WIB
Mendorong Diplomasi Sawit untuk Hadapi Diskriminasi Perdagangan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung menyebut Indonesia perlu memperkuat diplomasi kelapa sawit sebagai bagian dari strategi menjaga daya saing komoditas nasional di tengah peningkatan berbagai hambatan perdagangan global. 

Ia mengatakan bahwa upaya diplomasi sawit perlu menggunakan pendekatan proaktif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diplomasi sawit idealnya, kata Tungkot tidak bersifat reaktif, melainkan mampu berfungsi sebagai instrumen intelijen pasar (market intelligence) yang mengantisipasi potensi hambatan sejak tahap perumusan kebijakan.

Menurutnya, keberhasilan diplomasi sawit tidak semata diukur dari kemampuan menyelesaikan sengketa perdagangan tetapi juga dari efektivitas dalam mencegah kemunculan kebijakan yang dapat merugikan kepentingan industri sawit nasional.

“Seharusnya diplomasi sawit yang baik adalah jika kita berhasil meredam atau mencegah timbulnya kebijakan negara lain yang merugikan industri sawit nasional. Karena itu, diplomasi sawit seharusnya bekerja sebagai market intelligence,” katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia mengakui upaya diplomasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia selama beberapa tahun terakhir telah menunjukkan hasil positif terutama melalui diversifikasi pasar ekspor sawit. 

Strategi tersebut berhasil mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasar tradisional, khususnya kawasan Uni Eropa. 

Saat ini, ekspor minyak sawit asal Indonesia telah tersebar ke berbagai kawasan di dunia, termasuk India, China, Pakistan, Bangladesh, negara-negara di Afrika, Uni Eropa, hingga Amerika Utara. 

“Pangsa Uni Eropa sebagai tujuan ekspor kita tinggal 8-10 persen. Jadi dengan diversifikasi negara tujuan ekspor tersebut, kita tidak lagi tergantung pada pasar Uni Eropa,” tegasnya.

Di sisi lain pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus memperkuat diplomasi sawit di tingkat internasional melalui berbagai program yang melibatkan pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Berbagai inisiatif tersebut dilakukan melalui penguatan hubungan dengan negara-negara importir utama, partisipasi dalam misi dagang untuk memperluas pasar ekspor, litigasi dan advokasi terhadap kebijakan yang diskriminasi terhadap produk sawit, kampanye positif melalui media internasional, hingga dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai forum dan konferensi sawit berskala global. 

Sementara, Kepala Pusat South East Asia Food and Agriculture Science & Technology (SEAFAST) Center IPB University, Puspo Edi Giriwono, menilai diplomasi sawit masih menjadi kebutuhan strategis bagi industri sawit nasional karena berbagai bentuk hambatan perdagangan masih terus bermunculan di sejumlah negara. 

Ia mencontohkan penerapan standar keberlanjutan di beberapa negara yang sering kali bersifat diskriminatif terhadap komoditas kelapa sawit apabila dibandingkan dengan minyak nabati lain. 

“Contohnya kenapa kok hanya minyak sawit yang harus sustainable, harus tidak boleh ada deforestasi, baru boleh masuk pasar Eropa? Padahal kalau misalnya dipikir minyak kedelai itu produsernya Brasil dan mereka masih melakukan deforestasi. Tapi, itu enggak diberlakukan (aturan tersebut),” tuturnya.

Meski demikian, Puspo Edi menegaskan bahwa penguatan diplomasi internasional harus berjalan seiring dengan pembenahan tata kelola industri sawit di dalam negeri. 

Menurutnya, peningkatan daya saing akan lebih kuat apabila didukung praktik produksi yang memenuhi prinsip keberlanjutan mulai dari aspek lingkungan hingga sosial.

Ia menilai perbaikan tata kelola, proses produksi, dan kualitas produk menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk sawit Indonesia. 

"Kita benahi proses dan produksi di dalam negeri kita supaya bisa menghasilkan produk yang berkualitas, meningkatkan daya saing, dan seterusnya,” pungkasnya. (muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

APMI Bersama BPDP  Hadirkan STORY 2026 Ekspedisi Aceh, Dorong Generasi Muda Bersuara untuk Sawit Baik Indonesia

APMI Bersama BPDP  Hadirkan STORY 2026 Ekspedisi Aceh, Dorong Generasi Muda Bersuara untuk Sawit Baik Indonesia

Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bersama BPDP sebagai BLU Kementerian Keuangan menyelenggarakan STORY 2026: Sawit Creator Academy Ekspedisi Aceh.
Lanjutkan Pemulihan, Kemenhut Bangun Rumah Bagi Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

Lanjutkan Pemulihan, Kemenhut Bangun Rumah Bagi Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

Komitmen Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menghadirkan kebijakan kehutanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi sosial.
7 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

7 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

Berikut 7 contoh ucapan selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 tahun 2026, cocok dijadikan sebagai caption media sosial.
Pihak Sarwendah Minta Narasi Negatif Dihentikan, Sebut Anak Pasti Membela Ibunya jika Terus Disakiti

Pihak Sarwendah Minta Narasi Negatif Dihentikan, Sebut Anak Pasti Membela Ibunya jika Terus Disakiti

Pihak Sarwendah meminta narasi negatif dihentikan karena dinilai berdampak pada psikologis anak. Kuasa hukum menegaskan anak akan membela ibunya.
Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat, Sule Beri Ucapan Menyentuh: Nitip Adzam Ya

Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat, Sule Beri Ucapan Menyentuh: Nitip Adzam Ya

Nathalie Holscher resmi menikah dengan Aripat, Sule beri ucapan menyentuh: Nitip Adzam ya...
Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, hasil investigasi menunjukkan dr. Muhammad Zulfikar Drakel meninggal dunia akibat penyakit yang bersifat sensitif.

Trending

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang mendadak cuan pada 25 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya ungkap perkembangan terbaru terkait komposisi skuad Garuda jelang Piala AFF 2026. Ada 26 pemain dipertahankan.
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Purbaya mengatakan pengelolaan Kopdes Merah Putih bukan berada di bawah Kemenkeu. Melainkan, tanggung jawab pihak pelaksana yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Kasus kekerasan yang kerap dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian publik.
Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Elkan Baggott kembali dipercaya untuk tampil bersama Millwall FC dalam masa pramusim dengan laga uji coba melawan Gillingham.
Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan dalam upaya penyidikan kasus dugaan korupsi berkaitan dengan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, suap, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Selengkapnya

Viral