Ratusan Pelajar dari 165 Sekolah Adu Gagasan di Simulasi Sidang PBB, Bahas Isu Dunia
- Ayimun Chapter.
Jakarta, tvOnenews.com - Minat pelajar Indonesia untuk mempelajari isu-isu global melalui simulasi diplomasi internasional terus menunjukkan peningkatan. Hal itu terlihat dari penyelenggaraan Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) BSD Chapter yang diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan daerah di Indonesia.
Konferensi yang berlangsung pada 18–19 Juli 2026 di Harris Hotel & Convention Serpong, Tangerang Selatan, tersebut mempertemukan sebanyak 270 siswa dan mahasiswa dari 165 sekolah serta perguruan tinggi. Peserta berasal dari wilayah Jabodetabek, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Jambi, Palembang, Sumatera Utara, Kalimantan Timur hingga Manado.
Mengusung tema "Ethnics in Crisis: Navigating Rights, Risks, and Responsibility in the Globalized Era", para peserta diajak mengasah kemampuan berpikir kritis, bernegosiasi, serta menyusun solusi atas berbagai persoalan dunia melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (Model United Nations/MUN).
Dua forum utama yang menjadi fokus pembahasan adalah World Health Organization (WHO) dengan topik "Battling Misuse of Prescription Drugs" dan United Nations Environment Programme (UNEP) yang mengangkat isu "Exploring Sustainable Water Management Practices and Water-saving Technologies".
Melalui pembahasan tersebut, peserta tidak hanya dituntut memahami persoalan global, tetapi juga menyampaikan argumentasi secara diplomatis serta menyusun resolusi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Konferensi ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan sekaligus memperluas wawasan internasional sebagai bekal menghadapi tantangan global.
President International Global Network (IGN), Muhammad Fahrizal, mengatakan forum MUN menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
"Di AYIMUN BSD Chapter ini, kalian akan belajar menyampaikan pendapat, berdiskusi secara konstruktif, dan juga belajar mendengarkan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda dari kalian. Kalian akan belajar menemukan solusi bersama, bukan sekadar memenangkan sebuah perdebatan," ujar Muhammad Fahrizal dalam keterangannya, dikutip Sabtu (25/7/2026).
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan, Drs. Fuad, MPA, yang mewakili Wali Kota Tangerang Selatan, membagikan pengalamannya saat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di usia 18 tahun.
Load more