Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI
- Cepi Kurnia/tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Jabar memastikan tetap memproses dugaan pelanggaran yang dilakukan anggotanya terhadap satpam bernama Fiktor Harefa (27) di Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar tersebut.
"Polda Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf kepada Saudara Fiktor, seorang satpam di kawasan Bundaran HI, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh tiga anggota Polda Jawa Barat," katanya di Bandung, Sabtu (26/7/2026).
Hendra menjelaskan, proses pemeriksaan internal tetap berjalan meski telah terjadi perdamaian antara para pihak.
- Instagram @jakpus24jam.id
Pemeriksaan yang dilakukan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jabar menemukan adanya dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri oleh ketiga personel tersebut.
"Hasilnya, ditemukan cukup bukti adanya dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022. Proses selanjutnya akan dilaksanakan melalui mekanisme sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri," ujarnya.
Selain diproses melalui sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri, anggota Polda Jabar tersebut juga telah ditempatkan di tempat khusus (patsus) selama proses pemeriksaan berlangsung.
Polda Jabar menegaskan akan bertindak tegas, profesional, dan transparan terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.
Selain itu, polisi juga mengapresiasi kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya evaluasi serta peningkatan pelayanan kepada publik.
Sebelumnya, viral di media sosial mobil Toyota Alphard menerobos lampu merah penyeberangan di kawasan Halte TransJakarta Bundarah Hotel Indonesia.
Tindakan sang pengemudi tersebut langsung ditegur oleh satpam yang membantu menyebrangi pejalan kaki tersebut.
Namun, ketika ditegur sopir mobil Alphard tersebut tak terima. Alhasil security tersebut langsung dibatik ke pos polisi yang ada di dekat lokasi.
Lantas seperti apa kejadian sebenarnya? Dalam video CCTV yang diunggah di akun Instagram @kabarjakpus24, terlihat lampu penyebrangan yang ada di halte tersebut sudah menunjukkan tanda merah.
- Antara
Sejumlah kendaraan di lokasi juga telah menghentikan laju kendaraan mereka.
Namun mobil Alphard berwarna hitam itu tetap melaju padahal sejumlah pejalan kaki sudah mulai menyebrang. Satpam yang hendak menyebrang kemudian menegur pengendara mobil tersebut.
Mobil hitam itu kemudian memperlambat laju kendaraanya dan menghampiri satpam tersebut. Alhasil sempat terjadi kemacetan di lokasi.
Dalam video lainnya yang diunggah tersebut, satpam kemudian diajak oleh dua pria berkemeja batik menuju pos polisi yang berada di depan bundaran Hotel Indonesia.
"Sejumlah warga melaporkan insiden di Kawasan Halte TransJakarta Bundaran HI. Saat kondisi ramai dan lampu penyebrangan pejalan kaki disebut sedang menyala hijau, sebuah mobil Toyota Alphard hitam diduga menerobos area penyebrangan. Seorang security yang tengah membantu warga menyebrang kemudian menegur pengemudi dengan mengetuk bagian mobil. Namun pengemudi kendaraan disebut tidak terima hingga turun dari mobil dan membawa security tersebut masuk ke dalam pos," demikian caption dalam unggahan akun instagram tersebut dikutip Kamis (23/7/2026). (Foe Peace Simbolon)
Load more