Hari ke-10 Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Area Diperluas hingga 8.509 NM Persegi
- Tangkapan layar YouTube tvOneNews
Jakarta, tvOnenews.com - Pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau memasuki hari ke-10, Kamis (17/9/2026).
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto mengatakan area pencarian diperluas hingga mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi.
Adapun pada hari sebelumnya, yakni hari ke-9, area pencarian mencakup 3.439 NM persegi.
"Diperluas hingga 8.509 NM persegi dengan menyiagakan total 24 unit kapal gabungan di 10 sektor," ujarnya, Kamis (17/9/2026).
Rizky menyebut pencarian kali ini melibatkan empat KN SAR milik Basarnas, tiga unit RIB, lima KRI, dua KAL, satu RBB dari TNI AL, delapan unit kapal Polairud serta satu unit kapal patroli KPLP.
Sebanyak 523 personel SAR gabungan pun dilibatkan saat operasi SAR ini.
Berdasarkan peta rencana operasi Basarnas, sektor pencarian paling luas berada di Sektor C seluas 3.380 NM persegi hingga memasuki perairan Samudra Hindia di sebelah barat Pulau Belimbing menuju selatan Pulau Enggano, Bengkulu.
Sektor A seluas 1.156 NM persegi di barat laut Pulau Panaitan hingga pintu Samudra Hindia arah barat laut.
Sektor E di selatan Teluk Semangka, Sektor F memutari Pulau Tabuan dan Sektor G di perairan Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sebesi.
Sementara itu, Sektor H di selatan Anak Krakatau hingga Pulau Panaitan, Sektor I menyisir pesisir Anyer, Carita hingga Sumur serta Sektor J mengawal perairan Anyer hingga Merak.
Adapun delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis, yakni M, Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu) dan Donal (jurnalis lepas).
Sementara itu, tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK) serta Heriyanto (pemandu). (ant/nsi)
Load more