News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Ayah di Surabaya yang Viral Disebut Telantarkan Anak Kandung Selama 5 Bulan

Seorang ayah asal Surabaya yang viral, Sunardi membantah tuduhan dari mantan istri, Agustin Arimardika (33) terkait eksploitasi anak kandung, A (5) 5 bulan.
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:43 WIB
Sunardi, ayah kandung asal Surabaya yang viral bantah tuduhan mantan istri terkait dugaan menelantarkan anak kandung
Sumber :
  • Pemerintah Kota Surabaya

Surabaya, tvOnenews.com - Seorang ayah bernama Sunardi asal Surabaya muncul ke ruang publik. Ia mengungkap fakta sebenarnya terkait tuduhan dari mantan istrinya, Agustin Arimardika (33).

Sunardi mendengar klaim mantan istrinya bahwa dirinya diduga menelantarkan anak kandung berinisial A (5). Ia juga dinilai mengeksploitasi dengan menyuruh mengemis maupun mengamen di jalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia secara tegas menepis tuduhan dari mantan istrinya. Ia mengaku telah merawat anak kandungnya sebaik mungkin sejak di tangan dirinya pada awal Maret 2026.

Ia tidak menyangka tuduhan dari mantan istrinya dengan cepat viral di media sosial. Pengakuan Ayu sapaan akrab mantan kekasihnya langsung memicu gelombang emosi dari publik.

"Saya ayah dari A. Apa yang diucapkan di luar sana itu tidak benar," ujar Sunardi dalam keterangan resminya melalui unggahan media sosial Pemkot Surabaya, Sabtu (1/8/2026).

Ia menyoroti tuduhan dari mantan istrinya yang menilai dirinya telah membuat putrinya tidak bersekolah selama lima bulan terakhir. Di sisi lain, A telah mendapatkan hak pendidikannya dengan lancar.

Selain pendidikan, ia juga selalu menafkahi anaknya. Sunardi merasa heran dirinya dianggap tak memberikan makan untuk balitanya.

"Saya memberikan A pendidikan dengan baik, memberikan nafkah yang baik, memberi makan selayaknya seorang ayah kepada anak. Jadi, apa yang diberitakan diluar sana itu tidak benar, itu fitnah," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, Sunardi dinilai sengaja menyuruh anaknya mengamen di jalanan, pasar khususnya di kawasan Pasar Keputran Surabaya.

Selain mengamen, Sunardi juga menyuruh anak kandungnya mengemis di pasar. Ayu mendapat kabar bahwa balitanya kerap mengemis sambil mengatakan "Minta makan, saya belum makan".

"Saya enggak pernah menyuruh anak saya mengamen, mengemis, dan apa yang di Balong Bendo, di Ampel, di TP, lillahi taala itu semua hoaks," katanya.

Ia memastikan dirinya tidak berani mengeksploitasi anak kandungnya. Ia mengakui dirinya sosok yang kekurangan harta atau masuk kategori orang miskin.

"Saya seorang ayah mana mungkin tega seperti itu," tambahnya.

Kakak kandung Sunardi, Hariyanto mendukung pernyataan adiknya. Ia menilai bahwa Sunar dan A selalu bersama, bahkan balitanya selalu tercukupi untuk urusan nafkahnya.

"Kalau di Pasar Keputran, A dan Sunar memang sekadar main gitu. Kayak perkara makan A sudah dicukupi sama ayahnya. Kalau ditelantarkan ayahnya, itu semua tidak benar. Semua keluarga Sunar di sini juga bertanggung jawab," ungkap Hariyanto.

Sementara, Kepala DP3A-PPKB Kota Surabaya, Ida Widayati mengungkap hasil pertemuan dengan Sunardi dan A di kawasan Dinoyo, Surabaya. Hal itu juga ditemani oleh tim Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Ida menilai tidak ada permasalahan apa pun antara A dan Sunardi. Kondisi balita yang tengah dicari juga masih dalam keadaan baik tanpa mengalami gangguan psikologis dan trauma.

"Alhamdulillah kami sudah ketemu dengan anaknya dan anaknya dalam kondisi baik baik saja dalam pengasuhan bapaknya," kata Ida, Jumat (31/7/2026).

Lanjut Ida, jajaran Polrestabes Surabaya juga menuggu bukti otentik baik rekaman maupun bukti lainnya terkait keaslian pernyataan bahwa balita berusia 5 tahun diduga dieksploitasi dan ditelantarkan ayah kandungnya.

Bahkan saat berkunjung ke sekolah, A juga telah mendapatkan hak pendidikan yang layak. Ayah kandungnya juga menjemput dan mengantar anaknya secara rutin.

"Kami memang percaya bapaknya. Bapaknya sudah bisa melakukan pengasuhan dengan baik dan anaknya juga sudah disekolahkan," tukasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Pungli Parkir Merajalela di Yogyakarta, Wali Kota Tegaskan Pelanggar Bisa Kena Sanksi Hukum

Pungli Parkir Merajalela di Yogyakarta, Wali Kota Tegaskan Pelanggar Bisa Kena Sanksi Hukum

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan dugaan praktik pungutan liar (pungli) maupun aksi premanisme tidak boleh dibiarkan. Pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Satu Anggota Polsek Kraton Terbukti Langgar SOP Dalam Kasus Dugaan Pungli Bolosego di Alun-alun Kidul Yogyakarta

Satu Anggota Polsek Kraton Terbukti Langgar SOP Dalam Kasus Dugaan Pungli Bolosego di Alun-alun Kidul Yogyakarta

Seorang anggota Polsek Kraton berpangkat Aipda menjalani penempatan khusus (patsus) setelah dinyatakan terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dugaan kasus pungutan liar (pungli) foodtruck Bolosego di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta.
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Akses Jalan Solok-Padang Terputus Akibat Tertutup Material

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Akses Jalan Solok-Padang Terputus Akibat Tertutup Material

Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Senin (21/9/2026) malam. Akses jalan Solok-Padang putus sementara.
Asian Games 2026 Diguncang Skandal: Tunggal Putri Thailand Pitchamon Opatniputh Diskors Usai Positif Doping

Asian Games 2026 Diguncang Skandal: Tunggal Putri Thailand Pitchamon Opatniputh Diskors Usai Positif Doping

Tunggal putri Thailand, Pitchamon Opatniputh mendapatkan hukuman skorsing di Asian Games 2026. Pebulu tangkis muda tersebut dikabarkan tersandung dugaan pelanggaran aturan anti-doping.
Hadapi Singapura hingga Malaysia, Maarten Paes Bicara Jujur soal Persaingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Hadapi Singapura hingga Malaysia, Maarten Paes Bicara Jujur soal Persaingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara jujur soal persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026. Sang kiper tidak akan meremehkan para calon lawan.

Trending

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Aktris Prilly Latuconsina mengajak masyarakat terus berani bersuara dan melawan maraknya tindakan kekerasan seksual maupun pelecehan seksual terhadap anak.
Tabrakan Kapal di Selat Singapura, Kemlu Pantau Perkembangannya

Tabrakan Kapal di Selat Singapura, Kemlu Pantau Perkembangannya

Sebuah peristiwa tabrakan kapal First Margaux berbendera Panama dengan kapal ikan Luqing Yuanyu 108 berbendera China di Selat Singapura terjadi pada 17 September 2026.
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Mahasiswa Diajak Untuk Menjadi Pencipta Solusi Melalui Kewirausahaan

Mahasiswa Diajak Untuk Menjadi Pencipta Solusi Melalui Kewirausahaan

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan pola pikir kewirausahaan dengan menjadikan persoalan di lingkungan sekitar sebagai peluang
Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Dipastikan Tidak Terafiliasi dengan Partai, Pria yang Tendang Wanita di Senayan City Ditahan

Dipastikan Tidak Terafiliasi dengan Partai, Pria yang Tendang Wanita di Senayan City Ditahan

Dipastikan tidak terafiliasi dengan partai politik apapun, pria yang menendang wanita di food court Senayan City ditahan Polda Metro Jaya.
Selengkapnya

Viral