News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siswi SMP Tewas Dibakar, Polisi Berhasil Ungkap Pelaku dalam Waktu Singkat Ternyata...

Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek tim kepolisia berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMP tersebut dalam waktu singkat. Ternyata pelakunya adalah..
Minggu, 2 Agustus 2026 - 04:59 WIB
Ilustrasi api
Sumber :
  • Viva.co.id

Nabire, tvOnenews.com - Seorang siswi SMP di Nabire menjadi korban pembunuhan di kawasan Jalan Waroki, Kabupaten Nabire.

Korban berinisial CKC (14) ditemukan tewas dalam keadaan terbakar di Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, pada Kamis (30/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek tim kepolisia berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMP tersebut dalam waktu singkat.

Ia mengatakan laporan diterima sekitar pukul 20.00 WIT pada Kamis (30/7), dan tim kepolisian tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 20.15 WIT untuk melakukan olah TKP.

"Pada pukul 20.15 WIT saya bersama anggota sudah berada di tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan awal dan olah TKP," katanya.

Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan luka bakar pada bagian kepala, rambut, dan tubuhnya. Polisi kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

Menurut Piter, identifikasi sempat mengalami kendala karena kondisi wajah korban yang hancur, sehingga penyidik menggunakan sidik jari hingga akhirnya korban diketahui berinisial CKC dan pihak keluarga dapat dihubungi.

Setelah identitas korban diketahui, penyidik mengumpulkan alat bukti, termasuk memeriksa rekaman CCTV yang mengarah kepada seorang teman sekolah korban.

"Dari hasil rekaman CCTV terdapat petunjuk yang mengarah kepada pacar korban. Dari situ anggota bergerak dan berhasil mengamankan yang bersangkutan," ujarnya.

Piter mengatakan terduga pelaku berinisial AWS berhasil diamankan sekitar pukul 03.00 WIT atau sekitar tujuh jam setelah laporan diterima. 

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, penyidik menduga korban dibawa ke kawasan dekat Pantai Napan sebelum diduga dibunuh dan jasadnya dibakar.

Penyidik menjerat AWS dengan dugaan pembunuhan berencana sesuai Pasal 459 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara. 

Tidak Sebar Foto Pelaku dan Korban

Polres Nabire mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), sebagai korban maupun terduga pelaku, karena penyebaran identitas anak dapat dipidana hingga lima tahun penjara.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengatakan peringatan tersebut disampaikan menyusul terjadinya praktik doxing atau penyebaran identitas foto, nama, dan terduga pelaku kasus pembunuhan remaja putri di Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Kamis (30/7).

“Korban berinisial CKC (14) dan terduga pelaku AWS (15) sama-sama masih berstatus anak di bawah umur sehingga identitas keduanya wajib dilindungi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Samuel di Nabire, Sabtu.

Ia mengatakan, larangan doxing atau penyebaran identitas anak diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), khususnya Pasal 19 dan Pasal 97.

Pasal 19 mengatur kerahasiaan identitas anak, yaitu identitas anak, anak korban, dan/atau anak saksi wajib dirahasiakan dalam pemberitaan di media cetak ataupun elektronik.

Cakupan identitas meliputi nama anak, nama anak korban, atau nama anak saksi, nama orang tua, alamat, wajah dan atau hal lain yang dapat mengungkapkan jati diri anak yang bersangkutan

Pasal 97 menjelaskan sanksi pidana pelanggaran, dimana setiap orang yang dengan sengaja melanggar kewajiban untuk merahasiakan identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 dipidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.

Selain memiliki konsekuensi hukum, Samuel menilai penyebaran identitas anak juga berpotensi memperburuk dampak psikologis yang dialami keluarga korban maupun anak yang menjadi terduga pelaku.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menghormati privasi keluarga korban sekaligus menjaga hak-hak anak selama proses hukum berlangsung.

"Saya minta masyarakat menghentikan penyebaran identitas anak dalam kasus ini. Jika tetap dilakukan, kami tidak akan ragu mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Kapolres memastikan penyidikan kasus pembunuhan tersebut tetap berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum guna memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

"Saat ini penyidik kami masih terus bekerja mendalami perkara ini. Kami mengimbau masyarakat untuk mempercayakan proses penanganannya kepada kepolisian dan tidak menyebarkan informasi yang melanggar ketentuan hukum," ujarnya. (ant)

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Berikut profil singkat anggota Polsek Tulis, Polresta Batang, Aipda Prihatika Wahyu Wibowo yang tewas ditabrak truk ugal-ugalan saat bertugas di Jalur Pantura.
Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Yusuf menerangkan, pemerintah perlu mencocokkan data ekspor Indonesia dengan data impor negara tujuan untuk memastikan potensi manfaat ekonominya.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Setelah sekian lama menghirup asap karhutla, warga Kalimantan kini bisa merasakan kembali udara segar. Momen ini bahkan dibagikan oleh sejumlah pengguna Threads
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.

Trending

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Senin (2/11). 
Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kemenlu Rusia mengungkap 9.213 warga sipilnya tewas dan 27 ribu orang lainnya luka akibat perang dengan Ukraina pecah sejak 2022.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Selengkapnya

Viral