Terungkap! Detik-detik Penemuan Ratusan Senjata Api Hingga Narkoba di Sekolah Jaksel, Berawal dari Pinjam Ruangan
- tvOnenews/AR Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa Hukum Sekolah Islam di Jakarta Selatan, Hermawanto mengungkap detik-detik awal penemuan ratusan senjata api hingga narkoba di sebuah ruangan, yang membuat geger warga sekolah.
Saat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, pada Kamis (7/8/2026), Hermawanto menjelaskan bahwa senjata api ini ditemukan sejak tanggal 10-11 Juli 2026 lalu.
“Jadi pada tanggal 10 dan tanggal 11 bulan Juli, hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain,” ungkap Hermawanto, kepada awak media.
Selanjutnya dilakukan pengembangan dan kembali ditemukan beberapa senjata hingga narkotika, pada Rabu (6/8/2026) kemarin.
“Kemudian pada tadi malam, hari Rabu gitu ya, hari Rabu tadi malam kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba, dan juga menemukan CD porno,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji menuturkan kronologi penemuan senjata ini bermula saat dirinya ingin membuka sebuah ruangan untuk kebutuhan anak sekolah.
“Namun tiba-tiba ketika kita membuka kepentingan untuk sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Air gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur. Jadi tidak bisa kita selidiki kalau untuk membunuh orang. Kemudian ada shotgun. Jumlah senjata genggam itu 995. Lalu shotgun-nya satu, kaliber 12/70,” ujarnya.
Kemudian, Untung kembali ingin menggunakan dua ruangan untuk kepentingan guru dan lain-lain, pada Rabu kemarin. Pasca adanya penemuan pada bulan Juli lalu, pihaknya meminta pendampingan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.
“Karena ada ruangan yang saya buka kemarin ada senjata, kali ini tolong dampingi saya. Bahkan beliau kirim orang. Lalu setelah kita membuka dan menggeledah untuk kita rapikan, eh ada laras senjata tajam kaliber 5.56,” ujar Untung.
Selain itu juga ditemukan adanya senjata genggam kaliber 40 dan 9 mili, ada tiga magazine jenis Glock, 30 amunisi, Walther, ada juga yang 22, kemudian ada M4 punya magazine lengkap, dan alat pembuat peluru yang sangat dilarang.
“Ada narkoba kita temukan, VCD kurang lebihnya 25 kaset yang berbeda, lalu dia buat bunker di sekolah. Ada pintu belakang masuk, debarkasi-embarkasi barang yang berbahaya di situ bisa dia lakukan diam-diam di belakang,” tegasnya.
Atas temuan ini, pihaknya berharap agar pihak kepolisian dapat serius menangani kasus ini, sebab berkaitan dengan senjata dan keamanan nasional.
“Karena senjata ini bisa disalahgunakan dan tetap bisa berbahaya bagi siapapun. Apalagi senjata ini disimpan di tempat sekolah yang tentunya berbahaya bagi para siswa dan para guru. Jadi itu yang kami harapkan, dan kami berharap kepolisian akan sangat serius memprosesnya,” ujar Untung. (Ars/cmi)
Load more