Soal Pernyataan Presiden Prabowo Kinerja Pemerintahan "Oke", Gerindra: Itu Bukan Klaim Sepihak!
- Setpres
Ia mengatakan jika Prabowo tidak menutup mata terhadap persoalan sistemik yang selama ini terjadi di dalam tata kelola negara.
Menurutnya, keberanian pemerintah mengidentifikasi potensi kebocoran anggaran dan melakukan pembenahan di tubuh BUMN justru merupakan bagian dari transparansi dan upaya memperbaiki sistem.
"Presiden Prabowo juga tidak pernah menutup-nutupi penyakit sistemik negara. Beliau mendiagnosisnya dan langsung mengoperasinya," tegas Sugiat.
"Keberanian mengakui potensi kebocoran anggaran dan pembenahan di tubuh BUMN bukanlah kelemahan, melainkan bentuk transparansi," sambungnya.
Ia menambahkan, pemerintah harus memastikan uang negara digunakan untuk membiayai program-program yang memiliki manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Pemerintah tidak lagi membiarkan uang rakyat menguap di tengah jalan, melainkan menguncinya rapat-rapat untuk membiayai program strategis seperti gizi anak dan pendidikan," katanya.
Sugiat juga menilai pelaksanaan berbagai program pemerintah dalam dua tahun terakhir tidak terlepas dari stabilitas politik dan soliditas kabinet.
Kerja sama lintas sektor dan koordinasi antar-kementerian membuat berbagai kebijakan dapat dijalankan tanpa terganggu konflik politik yang tidak produktif.
"Dua tahun ini membuktikan, ketika para pemimpin bangsa bersatu dan membuang ego politik, yang diuntungkan adalah rakyat," kata Sugiat.
"Keberhasilan menjalankan program-program lintas sektor dalam dua tahun terakhir adalah buah dari stabilitas politik dan soliditas tim kabinet," lanjutnya.
Kerja sama yang selaras antar-kementerian menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program pemerintah berjalan secara efektif.
Di akhir, Sugiat menilai berbagai program besar yang dijalankan pemerintahan Prabowo harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar program yang berorientasi pada hasil politik dalam satu periode.
Ia mencontohkan investasi pemerintah di bidang nutrisi anak sekolah, perbaikan sekolah dan pendidikan vokasi, serta penguatan sektor energi dan pangan.
"Terakhir, semua investasi besar pemerintah saat ini mulai dari nutrisi anak sekolah, perbaikan sekolah/vokasi, hingga penguatan energi dan pangan adalah investasi jangka panjang," kata Sugiat. (muu)
Load more