News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU kian memanas. Sejumlah nama yang saat ini menjabat sebagai menteri disebut-sebut berpotensi ikut bertarung.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:55 WIB
Narasumber PMKNU, KH Imam Jazuli
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU kian memanas. Sejumlah nama yang saat ini menjabat sebagai menteri disebut-sebut berpotensi ikut bertarung dalam kontestasi kepemimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Di tengah menguatnya perbincangan soal kemungkinan rangkap jabatan antara pejabat pemerintahan dan pimpinan PBNU, Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli, justru menilai hal tersebut bukan sesuatu yang tabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Imam Jazuli, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa rangkap jabatan antara Ketua Umum PBNU dan Menteri Agama pernah terjadi berulang kali. Karena itu, ia menilai status seorang calon sebagai menteri tidak semestinya menjadi penghalang untuk maju dalam bursa Ketua Umum PBNU.

“Rangkap jabatan antara Ketum PBNU dan Menteri Agama itu sudah berulang-ulang dalam sejarah Indonesia kita, jadi bukan hal yang tabu,” kata Imam Jazuli, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Minggu (9/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.

Sejumlah tokoh yang memiliki kedekatan dengan NU mulai disebut dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Abdul Muhaimin Iskandar, Nusron Wahid, dan Saifullah Yusuf.

Imam Jazuli menilai kehadiran para tokoh tersebut justru menjadi bagian dari dinamika organisasi. Selama memenuhi mekanisme yang ditetapkan NU dan memiliki kapasitas kepemimpinan, menurutnya, tidak ada alasan untuk mempersoalkan status mereka sebagai pejabat negara.

“Jika para menteri pembantu Presiden mau mencalonkan diri sebagai Ketum PBNU seperti Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Abdul Muhaimin Iskandar, Nusron Wahid, dan Saifullah Yusuf, saya kira tidak masalah, malah itu bagus,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para tokoh yang kini masuk dalam bursa merupakan kader NU yang memiliki pengalaman panjang, kapasitas, visi, serta komitmen untuk mengabdi kepada organisasi.

Bagi Imam Jazuli, kontestasi Ketua Umum PBNU seharusnya tidak dibatasi oleh latar belakang jabatan seseorang. Yang paling menentukan adalah apakah kandidat tersebut memperoleh kepercayaan dari para muktamirin.

“Siapa pun berhak memimpin NU asalkan dipilih muktamirin PC/PW,” katanya.

Imam Jazuli juga menyinggung perdebatan mengenai ketentuan rangkap jabatan dalam aturan internal NU. Menurutnya, ketentuan yang terdapat dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) maupun Peraturan Perkumpulan (Perkum) masih membuka ruang penafsiran yang berbeda.

“Terkait rangkap jabatan dalam ART dan Perkum itu kan masih multitafsir,” ungkapnya.

Keputusan Ada di Tangan Muktamirin

Lebih lanjut, Imam Jazuli menegaskan bahwa polemik mengenai boleh atau tidaknya seorang menteri maju sebagai calon Ketua Umum PBNU sebaiknya dikembalikan kepada forum Muktamar.

Ia menilai muktamirin dari Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Wilayah (PW) memiliki kewenangan penuh untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi, termasuk jika diperlukan melakukan penyempurnaan terhadap aturan organisasi maupun tata tertib pemilihan.

“Jadi kita serahkan ke muktamirin (PC dan PW) saja, mereka yang punya hak pilih, mengubah AD/ART, Perkum atau tata tertib pemilihan,” jelasnya. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.
Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Zaidul Akbar pernah menjelaskan banyak bahan-bahan bisa disantap jadi menu sahur. Sebab bisa membuat tubuh melemah, karena gizinya tidak memenuhi kebutuhanmu.
Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Liverpool kembali membuka peluang mengejar Alessandro Bastoni pada bursa transfer musim panas mendatang. Bek Inter Milan itu sudah lama masuk radar The Reds.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Selengkapnya

Viral