News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesal Fotonya Dibuat Stiker-Diolok, Pegawai Diskominfo Kukar Bawa 30 Liter Bensin Bakar Ruang Rapat

Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang membenarkan penangkapan MFA. Menurutnya, pria tersebut merupakan karyawan Diskominfo yang bertugas sebagai operator.
Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38 WIB
Ilustrasi kebakaran.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang karyawan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, berinisial MFA diamankan polisi setelah diduga membakar ruang rapat di kantornya pada Selasa 11 Agustus 2026.

Polisi menduga aksi tersebut dipicu rasa kesal MFA karena kerap menjadi bahan olok-olokan di lingkungan kerjanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang membenarkan penangkapan MFA. Menurutnya, pria tersebut merupakan karyawan Diskominfo yang bertugas sebagai operator.

"Betul, betul. Selama ini kan kita sudah melakukan penyelidikan, dan sudah mengamankan orang. Dia juga termasuk orang yang bekerja di Diskominfo, karyawan Diskominfo," kata Elnath dikutip Rabu 12 Agustus 2026.

Elnath menjelaskan, MFA diduga tersinggung dengan perlakuan rekan-rekannya di tempat kerja. Ia disebut sering difoto, kemudian foto tersebut diedit dan dijadikan bahan lelucon hingga stiker.

"Untuk motifnya itu, pada saat melakukan pembakaran di Diskominfo, dia merasa kesal dengan lingkungan. Karena sering difoto, terus diganti, dibuat bahan olokan, terus dijadikan stiker, kayak gitu," ujar Elnath.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif tersebut. Penyidik masih memeriksa MFA untuk menggali latar belakang dan alasan lengkap di balik pembakaran ruang rapat.

Bawa 30-40 Liter Bensin

Dalam menjalankan aksinya, MFA diduga telah menyiapkan bahan bakar sebelum mendatangi kantor. Polisi menemukan dugaan bahwa pelaku membeli bensin sekitar 30 hingga 40 liter untuk digunakan dalam pembakaran.

"Jadi beli bensin, kurang lebih ada sekitar 30-40 liter," kata Elnath.

Penyidik masih menelusuri secara detail cara MFA membawa dan menggunakan bensin tersebut di dalam gedung Diskominfo.

Elnath mengatakan, persiapan aksi diduga telah dilakukan sejak sekitar pukul 07.20 Wita.

"Dia sekitar jam 7 itu sudah bersiap-siap," ujarnya.

Sekitar pukul 07.30 Wita, kebakaran diketahui dan laporan kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.

Di tengah proses penanganan perkara, beredar sebuah video yang memperlihatkan dugaan pemukulan terhadap MFA setelah diamankan. Namun, polisi belum bisa memastikan peristiwa yang terekam dalam video tersebut.

Elnath mengatakan pihaknya masih perlu memastikan fakta di balik video yang beredar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kukar Fida Hurisani memastikan kebakaran tidak menjalar ke bagian lain gedung Diskominfo.

Api hanya mengenai satu ruangan yang difungsikan sebagai ruang rapat. Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dilakukan.

"Ya, satu ruangan, ruangan rapat," ujar Fida.

Kendati tidak meluas, kebakaran mengakibatkan sejumlah barang di dalam ruangan mengalami kerusakan. Peralatan elektronik, meja, kursi, serta berbagai perlengkapan lainnya ikut terdampak.

"Walaupun pasti kerusakan ada, seperti alat-alat elektronik, meja, kursi, dan segala macam itu kena," kata Fida.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih menghadapi persoalan lain berupa asap tebal yang tertinggal di dalam ruangan.

Menurut Fida, proses mengeluarkan asap berlangsung lebih lama daripada pemadaman api. Kondisi tersebut disebabkan ruang rapat menggunakan pendingin udara dan hanya memiliki sedikit jendela sehingga sirkulasi udara terbatas.

"Iya, ruangan ber-AC. Makanya yang agak lama itu menghabiskan asapnya, mengeluarkan asapnya," kata Fida.

Untuk mempercepat proses pengeluaran asap, petugas menggunakan blower hingga kondisi ruangan kembali aman.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral