Delapan ABK WNA Penyelundup 1,3 Ton Ketamin di Batam Diupah 3.000 USD, Ternyata Sudah Tiga Kali Beraksi
- Biro Humas BNN
Lebih lanjut, Zulkarnain menerangkan, saat ini tersangka ini akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mencari, mengetahui, dan mengejar jaringan atasnya.
Baik merupakan yang mempersiapkan, kemudian yang menyuruh, serta pemilik ketamin yang akan dibawa ke Indonesia.
Adapun Zulkarnain mengungkap peran delapan ABK ini dalam melancarkan aksinya. Salah satunya berperan sebagai kapten, kemudian ada satu orang manajer yang warga negara Taiwan, ada satu tersangka yang berperan sebagai bagian mesin.
“Lima orang sebagai ABK. Ketujuh orang tersebut merupakan warga negara Myanmar. Satu orang warga negara Taiwan sudah kita surati ke kedutaan bahwasanya yang bersangkutan kita tetapkan tersangka dan dilakukan penahanan,” jelasnya. (ars/muu)
Load more