News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenang Setahun Berlalu Demo Berdarah Agustus 2025, Aksi Massa dan Tudingan Pengaruh Asing

Mengingat kembali aksi unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi pada 25 Agustus hingga 9 September 2025 di sejumlah wilayah Republik Indonesia.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:38 WIB
Demo buruh di DPR, Senin (22/9/2025)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mengingat kembali aksi unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi pada 25 Agustus hingga 9 September 2025 di sejumlah wilayah Republik Indonesia.

Aksi tersebut dipicu oleh pemberian tunjangan bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang dinilai mengabaikan kesulitan ekonomi yang dihadapi rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu terjadi kenaikan pajak bumi dan bangunan di beberapa daerah serta ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi kesenjangan ekonomi dan kenaikan biaya hidup. Terjadi unjuk rasa yang kemudian diikuti kerusuhan. Rumah sejumlah anggota DPR-RI dan pejabat didatangi massa.

Korban jiwa pun jatuh, ribuan orang ditahan, ratusan orang terluka. Hasilnya, sejumlah kebijakan diubah termasuk soal tunjangan anggota DPR-RI.

Dalam berbagai ulasan media, disebut-sebut adanya peran asing sebagai pendana yakni diduga dari lembaga Open Society Foundations

“OSF milik George Soros sudah beroperasi sejak 1990-an mengeluarkan biaya milyaran dolar AS secara global. OSF mendukung sejumlah kelompok termasuk TIFA yang berkontribusi dalam dinamika sosial politik di Indonesia,” ungkap Analis Swiss, Angelo Giuliano yang diwawancara media Rusia, Sputnik, 1 September 2025 merespons hal tersebut.

OSF, melalui lembaga lokal, Yayasan Kurawal juga meluncurkan Dana Cepat Tanggap Darurat (DCTD) untuk mendukung organisasi masyarakat sipil dalam menyuarakan keberatan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak demokratis.

Sementara Jeff J. Brown penulis “The China Trilogy” menilai protes di Indonesia dilakukan dengan pola sama persis seperti di Serbia. Di sana Barat secara kolektif menginginkan diktator lain yang didukung AS, seperti Suharto di masa lalu.

Isu campur tangan asing dalam aksi demonstrasi di Indonesia juga diungkap oleh mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM. Hendropriyono. Dia menilai kerusuhan yang terjadi di Kompleks DPR-RI pada tanggal 25 dan 28 Agustus 2025 tidak sepenuhnya dipicu faktor internal.

Pada 26 September 2025, pemerhati sosial Aditya Setiawan menilai ada manipulasi asing dalam memanfaatkan momentum untuk mengguncang stabilitas nasional. 

“Data yang beredar menunjukan keterlibatan jaringan internasional seperti Open Society Foundations dalam mendanai NGO lokal. Itu digunakan untuk mengerakan kelompok pemuda dan buruh menyebarkan narasi negatif terhadap pemerintahm,” ujar Aditya Setiawan.

Dia menyebut aliran dana tersebut disalurkan melalui Yayasan Kurawal kepada organisasi lokasi seperti Komite Politik Social Movement Institute dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ulta Levenia Nababan dalam senarai @UltaUltimatum tanggal 26 April 2026 menyebutkan adanya aliran dana OSF ke Kurawal dari tahun 2019-2024 mencapai 6,190.000 juta dollar AS (Rp 106 milyar) atau Rp 2,2 milyar tiap bulan. Selain itu ada lembaga CELIOS hingga LBHM. Semua diumumkan di laman OSF secara terbuka.

Pengaruh yang ingin ditanamkan adalah kebebasan individu, HAM, perdagangan bebas, hingga pandangan hidup LGBT. Nilai bebas sebebasnya sesuai keinginan OSF itu yang ingin ditanamkan di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Menurut Ulta, tidak ada pemerintah yang sempurna. Namun mengedepankan kepentingan agenda asing mengubah sistem nilai satu negara dan seluruh dunia sesuai kepentingan kebebasan versi mereka tentu berdampak besar.

Dia mengingatkan Soros adalah spekulan yang menjatuhkan Bank of England atau Bank Sentral Inggris dalam peristiwa Black Wednesday dengan membuat nilai Poundsterling jatuh. Merusak ekonomi Inggris.

Kroni Soros menuntut pemerintah, mengawasi penegakan hukum, mempreteli isu keamanan. Nasionalisme dilihat sebagai ancaman karena nasionalisme tidak sesuai gagasan OSF. Nilai universal jadi standar bersama. Berbeda dari nasionalisme yang mengakar dan tumbuh dari identitas suatu bangsa yang unik di tiap negara.

Menanggapi tudingan tersebut, Kurawal Foundation dalam laman blog 29 September 2025 mendesak pemerintah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar kebenaran bisa terungkap. Kurawal menulis, pembungkaman warga bukanlah penegakan hukum.

Kurawal mengingatkan Indonesia pernah punya sejumlah TGPF untuk kasus-kasus besar seperti kasus Mei 1998, pembunuhan aktivis HAM Munir Said dan lain-lain. Pada 8 Desember 2025 muncul peringatan tentang intervensi yang dilakukan Soros telah memicu Revolusi Oranye di Ukraina, dan Revolusi Mawar di Georgia.

Intervensi tersebut jika dibiarkan bisa merusak proses hukum dan demokrasi di Indonesia. Hal ini perlu menjadi refleksi mendalam tentang pola revolusi warna (Colour Revolution) yang memicu kekacauan di mana-mana. Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan melindungi kedaulatan negara dan stabilitas sosial.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simak di Sini! Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Senin 9 November 2026

Simak di Sini! Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Senin 9 November 2026

Jadwal keberangkatan kereta rel listrik atau KRL Commuter Line relasi Jogja-Solo untuk hari ini Senin 9 November 2026 tersedia secara lengkap pada artikel ini.
Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Sesosok Mayat Wanita Ditemukan Mengenaskan di Padang, Kaki Tangan dan Mulut Dilakban

Kuat dugaan kalau korban berjenis kelamin perempuan itu adalah korban tindak pidana, namun Polisi membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.
Kesaksian Marbot Masjid di Jaktim soal Detik-detik Pria Berkapak Bakar dan Serang 3 Jemaah saat Shalat Berjamaah

Kesaksian Marbot Masjid di Jaktim soal Detik-detik Pria Berkapak Bakar dan Serang 3 Jemaah saat Shalat Berjamaah

Dayat, marbot Masjid Daarul Maarif, Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim), menceritakan pria berkapak menyerang tiga jemaah saat memadamkan api di pintu masjid.
Cek Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 9 November 2026

Cek Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 9 November 2026

Dalam artikel ini menyajikan informasi lengkap seputar jadwal keberangkatan KRL Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota untuk hari ini Senin 9 November 2026.
Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz mengambil langkah mengejutkan terkait rencana produksi SUV GLC di Amerika Serikat. Pabrikan asal Jerman itu memutuskan untuk menunda proyeknya.
Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian SRU untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.

Trending

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

KemenpanRB membocorkan formasi untuk CPNS 2026 yakni untuk posisi seperti Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Selengkapnya

Viral