Bakom Sebut Perlinsos Digital Pangkas Pendataan dari 200 Hari Jadi 5 Menit
- Bakom
Tak berhenti pada dua program tersebut, potensi penghematan diperkirakan semakin besar apabila sistem digital diterapkan pada berbagai program perlindungan sosial lainnya.
“Potensi efisiensi diperkirakan mencapai Rp127 hingga Rp200 triliun, mengacu pada proyeksi Dewan Ekonomi Nasional pada tahun 2024,” kata Qodari.
Besarnya potensi tersebut menjadi semakin signifikan mengingat anggaran perlindungan sosial pemerintah mencapai sekitar Rp1.300 triliun atau hampir 30 persen dari APBN. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi faktor penting agar anggaran yang besar tersebut benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Selain mengejar efisiensi fiskal, digitalisasi Perlinsos diarahkan untuk memperbaiki kualitas pengambilan kebijakan. Integrasi data antarlembaga memungkinkan pemerintah memperoleh gambaran kondisi masyarakat secara lebih utuh sebelum menetapkan kebijakan. (agr/rpi)
Load more