News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senjata Baru Lawan Karhutla, Prabowo: Bukan Air, Tapi ‘Ubi Bombing’

Presiden Prabowo Subianto membuka opsi baru dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bukan hanya mengandalkan water bombing menggunakan helikopter
Senin, 24 Agustus 2026 - 16:01 WIB
Senjata Baru Lawan Karhutla, Prabowo: Bukan Air, Tapi ‘Ubi Bombing’
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto membuka opsi baru dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bukan hanya mengandalkan water bombing menggunakan helikopter, pemerintah kini tengah mengembangkan inovasi berbahan pangan lokal berupa tepung olahan ubi atau singkong yang diklaim mampu meredam dan mencegah penyebaran api.

Inovasi tersebut dipaparkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat penanganan karhutla di Palembang, Sumatra Selatan, yang dipimpin Presiden Prabowo, Senin (24/8/2026). Pertemuan tersebut ditayangkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo langsung tertarik ketika mendengar formula berbahan tepung ubi tersebut dapat digunakan untuk meredam api. Kepala Negara bahkan meminta agar inovasi itu dikaji lebih serius untuk melihat efektivitasnya dalam menghadapi kebakaran di kawasan hutan dan lahan.

“Jadi tepung itu bisa meredam api, ya? Tapi intinya dia bisa meredam ya. Menarik sekali itu,” kata Prabowo.

Dalam pemaparan Kapolri, formula pemadam tersebut memanfaatkan kandungan olahan tepung ubi yang bekerja dengan mengisolasi api dari oksigen dan karbon dioksida. Mekanisme tersebut diharapkan dapat menghambat api sekaligus mencegah vegetasi di sekitar lokasi ikut terbakar.

Prabowo kemudian mendalami bagaimana inovasi tersebut dapat diterapkan di lapangan, khususnya ketika kebakaran terjadi dalam skala besar. Pertanyaan tersebut diarahkan pada metode penyebaran bahan pemadam agar dapat menjangkau area yang luas dan bekerja secara efektif.

Listyo menjelaskan tepung ubi dapat dibuat dalam bentuk bola-bola pemadam untuk menangani api dalam skala kecil. Sementara untuk area yang lebih luas, bahan tersebut dapat disemprotkan langsung ke lokasi yang rawan terbakar.

Penggunaan formula tersebut juga diarahkan bukan semata-mata untuk memadamkan api setelah kebakaran terjadi. Bahan berbasis tepung ubi itu diharapkan dapat digunakan sebagai langkah pencegahan dengan melindungi vegetasi sehingga tidak mudah terbakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsep tersebut menjadi alternatif baru di tengah strategi pemerintah yang selama ini mengandalkan berbagai metode, mulai dari operasi modifikasi cuaca (OMC), water bombing, pemadaman dari darat, hingga pembangunan sekat kanal di kawasan gambut.

Prabowo kemudian meminta inovasi tersebut tidak berhenti sebagai gagasan atau uji coba terbatas. Ia menginstruksikan agar formula berbahan ubi tersebut segera diteliti lebih mendalam dan dipersiapkan untuk diproduksi dalam skala besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat “Demi Waktu”? Konser 30 Tahun UNGU, Lagu yang Menyimpan Kenangan Cinta hingga Masa Muda

Masih Ingat “Demi Waktu”? Konser 30 Tahun UNGU, Lagu yang Menyimpan Kenangan Cinta hingga Masa Muda

Lagu-lagu UNGU seperti “Demi Waktu” dan “Tercipta Untukku” menemani perjalanan hidup pendengar selama 30 tahun. Simak kisah di balik konser perayaan tiga dekade
Emil Audero Dapat Apresiasi di Liga Spanyol, Kiper Timnas Indonesia Jalani Guard of Honour Usai Bawa Garuda Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Emil Audero Dapat Apresiasi di Liga Spanyol, Kiper Timnas Indonesia Jalani Guard of Honour Usai Bawa Garuda Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Emil Audero dapat sambutan istimewa dari rekan setimnya di Rayo Vallecano setelah mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
IPO Lintas Negara hingga Dual Listing, Peluang RI-Singapura Ini Bisa Buka Akses Modal Global bagi Perusahaan Indonesia

IPO Lintas Negara hingga Dual Listing, Peluang RI-Singapura Ini Bisa Buka Akses Modal Global bagi Perusahaan Indonesia

Ibas bertemu SGX untuk membahas peluang kerja sama pasar modal Indonesia-Singapura, mulai dari IPO lintas negara, dual listing, ETF regional, hingga akses
Anak Yatim Bisa Mandiri Setelah Bantuan Berakhir? 4 Pilar Ini Menentukan Masa Depannya

Anak Yatim Bisa Mandiri Setelah Bantuan Berakhir? 4 Pilar Ini Menentukan Masa Depannya

Bagaimana anak yatim bisa mandiri setelah bantuan berakhir? Kenali empat pilar penting, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga dukungan sosial
PBB: Hampir 50 Ribu Perempuan Gaza Tewas dan Cacat Permanen sejak Oktober 2023

PBB: Hampir 50 Ribu Perempuan Gaza Tewas dan Cacat Permanen sejak Oktober 2023

Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) membeberkan laporan mengerikan terkait dampak kehancuran di Jalur Gaza. Hampir 50.000 ..
Kabut Asap Karhutla Merambah ke Malaysia, PM Anwar Ibrahim Kontak Presiden Prabowo Cari Solusi Bersama

Kabut Asap Karhutla Merambah ke Malaysia, PM Anwar Ibrahim Kontak Presiden Prabowo Cari Solusi Bersama

Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia memasuki fase krusial setelah dampak sebaran kabut asap mulai meluas ke sejumlah negara tetangga ..

Trending

Klarifikasi Betrand Peto Soal Video Viral di Medsos Dugem dan Pesta Minuman Keras

Klarifikasi Betrand Peto Soal Video Viral di Medsos Dugem dan Pesta Minuman Keras

Penyanyi muda Betrand Peto akhirnya melancarkan klarifikasi tegas terkait beredarnya potongan video viral berkonotasi miring di media sosial yang memunculkan ..
Detik-detik Istri Pergoki Suami Hendak Cabuli Anak Kandung, Terbongkar Sang Anak Kini Hamil

Detik-detik Istri Pergoki Suami Hendak Cabuli Anak Kandung, Terbongkar Sang Anak Kini Hamil

Kasat Reskrim Polres Tapteng, Iptu Dian Agustian Perdana, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan ibu kandung korban, MM (42), Minggu (29/9/2026)
Viral, Bayi 9 Bulan Naik Gunung, Hebohkan Media Sosial hingga Picu Perdebatan

Viral, Bayi 9 Bulan Naik Gunung, Hebohkan Media Sosial hingga Picu Perdebatan

Aksi menggemaskan sekaligus menakjubkan dari seorang bayi laki-laki berusia sembilan bulan mendadak gegerkan jagat media sosial China. Tanpa rasa takut, bayi -
Xiaomi vs Samsung Flagship 2026: Gaji UMR Jakarta Cukup Beli HP Rp20 Juta? Ini Hitung-hitungan Worth It-nya!

Xiaomi vs Samsung Flagship 2026: Gaji UMR Jakarta Cukup Beli HP Rp20 Juta? Ini Hitung-hitungan Worth It-nya!

Xiaomi vs Samsung flagship 2026, mana lebih worth it untuk gaji UMR Jakarta? Simak perbandingan harga, kamera, performa, baterai, dan biaya membeli HP premium
Viral Tradisi Pernikahan Bugis, Satu Tante Satu Emas! Netizen Takjub, Ternyata Ada Makna Kekeluargaan di Baliknya

Viral Tradisi Pernikahan Bugis, Satu Tante Satu Emas! Netizen Takjub, Ternyata Ada Makna Kekeluargaan di Baliknya

Viral tradisi pernikahan Bugis satu tante satu emas di Instagram. Simak momen pengantin dibanjiri perhiasan, filosofi Baju Bodo, dan makna budaya di baliknya
5 Cara Cari Cuan dari AI pada 2026, Modal Laptop dan Skill! Gen Z Bisa Mulai dari ChatGPT

5 Cara Cari Cuan dari AI pada 2026, Modal Laptop dan Skill! Gen Z Bisa Mulai dari ChatGPT

Lima cara menghasilkan uang dari AI pada 2026 yang realistis untuk Gen Z dan milenial. Manfaatkan ChatGPT, Gemini, desain AI, affiliate, dan otomatisasi bisnis
Cardinale Suntikkan Dana 50 Juta Euro, AC Milan Bakal Makin Ugal-ugalan di Bursa Transfer Januari Nanti

Cardinale Suntikkan Dana 50 Juta Euro, AC Milan Bakal Makin Ugal-ugalan di Bursa Transfer Januari Nanti

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, dikabarkan menyuntikkan dana sebesar 50 juta euro untuk memperkuat ekuitas pemegang saham klub.
Selengkapnya

Viral