Bahlil Kirim 48 Genset ke Fasilitas Kesehatan NTT: Kita Pakai yang Silent Biar Gak Ganggu
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengirimkan 48 unit generator set (genset) ke sejumlah fasilitas kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih membutuhkan pasokan listrik untuk menunjang pelayanan medis.
Rencana pengiriman genset tersebut disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko Penanganan Bencana, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Bahlil mengatakan genset diperlukan terutama untuk mendukung tenda-tenda pelayanan kesehatan yang dibangun Kementerian Kesehatan di luar gedung puskesmas. Langkah tersebut dilakukan karena sebagian fasilitas kesehatan belum dapat digunakan secara optimal setelah gempa.
“Cuma ada satu yang kami kasih laporan bahwa besok kami akan kirim 48 genset dari Kementerian ESDM untuk tenda-tenda yang puskesmasnya gak masuk itu kan, dari Kemenkes membangun tenda pak pengobatan dan mereka tidak ada genset,” kata Bahlil, dikutip Kamis (27/8/2026).
Menurut Bahlil, pengiriman genset tersebut turut didukung Kementerian Kesehatan dan Sekretariat Kabinet, terutama dalam aspek transportasi udara untuk membawa peralatan ke wilayah terdampak.
Distribusi genset akan menyasar tujuh kabupaten di Pulau Flores. Rinciannya, 8 unit untuk Manggarai Timur, 7 unit untuk Manggarai, 6 unit untuk Ngada, 6 unit untuk Nagekeo, 6 unit untuk Ende, 4 unit untuk Sikka, dan 11 unit untuk Manggarai Barat.
“Yaitu Manggarai Timur ada 8 puskesmas, Manggarai ada 7 genset, Ngada ada 6, Nagakeo ada 6, Ende ada 6, Sikka ada 4, dan Manggarai Barat ada 11. Mungkin ini mereka trauma di dalam gedung jadi bikin di luar. Genset kita pakai yang silent supaya tidak menganggu mereka berobat,” kata Bahlil.
Penggunaan genset jenis silent menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan suplai listrik tidak justru mengganggu aktivitas pelayanan medis. Dengan begitu, tenda-tenda pengobatan yang berada di luar bangunan puskesmas tetap dapat beroperasi dengan dukungan listrik yang memadai.
Penguatan layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari penanganan bencana yang lebih luas. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menggelontorkan bantuan kemasyarakatan senilai Rp200 miliar untuk memperkuat penanganan gempa bumi di NTT.
Dana tersebut diberikan kepada pemerintah daerah terdampak dan diarahkan untuk membantu masyarakat korban bencana. Dari total anggaran itu, Rp40 miliar diberikan kepada Pemerintah Provinsi NTT, sementara Rp20 miliar untuk masing-masing delapan kabupaten di Pulau Flores.
Load more