Datang ke NTT, Presiden Prabowo: Rakyat Harus Paham, Permakultur Butuh 5 Tahun
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden prabowo Subianto mengunjungi wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur pada Rabu (26/8/2026).
Presiden tiba di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nagekeo untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak bencana.
Setibanya di Nagekeo, Presiden Prabowo memimpin rapat penanganan gempa yang dihadiri sejumlah menteri dan kepala lembaga.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto turut mengikuti rapat tersebut.
Dalam rapat, Prabowo memastikan penanganan tanggap darurat sekaligus rehabilitasi pascagempa berjalan optimal.
Presiden menekankan pentingnya ketersediaan air bagi masyarakat terdampak serta perlunya pemerintah menyiapkan langkah penanganan jangka menengah dan panjang.
Prabowo juga mengingatkan proses pemulihan membutuhkan kesabaran, ketekunan, ketabahan, dan gotong royong dari seluruh pihak.
Usai memimpin rapat, Presiden Prabowo bertolak menuju lokasi pengungsian di Nagekeo untuk menemui warga terdampak gempa.
Presiden menggunakan kendaraan Maung dalam perjalanan menuju lokasi dan kehadirannya disambut masyarakat.
Pemerintah sebelumnya menetapkan masa tanggap darurat gempa Ntt selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.