News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNPB Buka Suara soal Putusan MK Status Bencana: Tiga Indikator Bisa Jadi Penentu, Korban Tetap Utama

BNPB menghormati putusan MK soal status bencana. Untuk status nasional, minimal tiga dari lima indikator harus terpenuhi dengan korban sebagai indikator utama.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:55 WIB
BNPB mengungkapkan update terkni jumlah korban meninggal dan luka-luka akibat akibat gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Putusan tersebut memberikan kejelasan mengenai cara pemerintah menetapkan status bencana, baik yang berskala nasional maupun daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BNPB menyatakan perubahan dalam putusan MK berkaitan dengan sejumlah indikator yang selama ini menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan status bencana.

Lima Indikator Penetapan Status Bencana

Selama ini terdapat lima hal yang dinilai sebelum status bencana ditetapkan. Kelima indikator tersebut meliputi:

  1. Jumlah korban;

  2. Kerugian harta benda;

  3. Kerusakan sarana dan prasarana;

  4. Luas wilayah yang terkena bencana;

  5. Dampak sosial dan ekonomi.

Sebelumnya, kelima indikator tersebut dipahami harus terpenuhi seluruhnya dalam penetapan status bencana.

Namun, melalui putusan terbaru, MK menyatakan kelima indikator tersebut tidak harus terpenuhi seluruhnya.

Khusus untuk penetapan status bencana nasional, sekurang-kurangnya tiga dari lima indikator harus terpenuhi. Dalam ketentuan tersebut, jumlah korban menjadi indikator utama.

Perubahan ini memberikan kejelasan mengenai bagaimana indikator-indikator tersebut digunakan dalam menentukan skala status bencana.

Penetapan Status Tetap Mengacu Data Lapangan

BNPB menegaskan penetapan status bencana merupakan keputusan penting negara. Karena itu, keputusan tersebut harus berdasarkan data yang akurat serta kondisi nyata yang terjadi di lapangan.

Untuk mendukung proses tersebut, BNPB akan terus memperkuat sejumlah tahapan, mulai dari kaji cepat, pendataan, analisis dampak hingga penilaian terhadap kemampuan daerah.

Seluruh proses tersebut menjadi bahan bagi pemerintah dalam mengambil keputusan terkait penetapan status bencana.

Dengan demikian, penilaian status bencana tidak hanya melihat satu kondisi, tetapi mempertimbangkan indikator dan situasi yang terjadi berdasarkan data serta kondisi lapangan.

Bantuan Pemerintah Pusat Tak Bergantung Status Nasional

BNPB juga menegaskan status bencana nasional bukan satu-satunya pintu bagi pemerintah pusat untuk memberikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana.

Pemerintah pusat tetap dapat mengerahkan berbagai bentuk dukungan sesuai kebutuhan dan kewenangan. Dukungan tersebut mencakup:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Personel;

  • Peralatan;

  • Logistik;

  • Pendanaan;

  • Dukungan teknis.

Artinya, suatu bencana yang tidak ditetapkan berstatus nasional bukan berarti penanganannya tidak melibatkan pemerintah pusat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kursi Mobil Bisa Terbakar, Hyundai Tarik Kembali 94 Ribu Genesis dan G80 di Amerika Serikat

Kursi Mobil Bisa Terbakar, Hyundai Tarik Kembali 94 Ribu Genesis dan G80 di Amerika Serikat

Hyundai menarik kembali 94.622 kendaraan di Amerika Serikat karena kursi depan elektrik berpotensi mengalami panas yang berlebih hingga dapat memicu kebakaran.
Beruntungnya Timnas Indonesia Dapat Mitchell Baker, Aset Masa Depan Garuda Kian Bersinar di Kompetisi Amerika: 12 Kontribusi Gol Cuma dari 10 Laga

Beruntungnya Timnas Indonesia Dapat Mitchell Baker, Aset Masa Depan Garuda Kian Bersinar di Kompetisi Amerika: 12 Kontribusi Gol Cuma dari 10 Laga

Beruntungnya Timnas Indonesia dapat Mitchell Baker yang mampu tampil gemilang di kompetisi kampus Amerika Serikat. Aset masa depan Merah Putih jadi tumpuan gol.
Penabrak Anak 15 Tahun di Mampang Prapatan Diduga Pakai Tembakau Sintetis, Polisi: Hasilnya Negatif!

Penabrak Anak 15 Tahun di Mampang Prapatan Diduga Pakai Tembakau Sintetis, Polisi: Hasilnya Negatif!

Sebab, Joko menyebutkan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan urine terhadap pengendara mobil yang menabrak anak tersebut. Namun didapati hasilnya negatif.
Harga Cabai Merah dan Rawit di Aceh Barat Naik Drastis jadi Rp 85 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah dan Rawit di Aceh Barat Naik Drastis jadi Rp 85 Ribu per Kilogram

Harga cabai merah dan cabai rawit yang dijual pedagang di Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat mengalami kenaikan harga jual di kisara
Survey 2 Tahun Kabinet Merah Putih: Menteri Perempuan Paling Menonjol Jatuh pada Meutya Hafid

Survey 2 Tahun Kabinet Merah Putih: Menteri Perempuan Paling Menonjol Jatuh pada Meutya Hafid

Salah satu nama yang menonjol dalam pemetaan Indopol Survey adalah Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
7 Fakta Terbaru Kasus Anak Difabel Dibully hingga Tewas di Surabaya, Bocah yang Diduga Terlibat Masih Beraktivitas

7 Fakta Terbaru Kasus Anak Difabel Dibully hingga Tewas di Surabaya, Bocah yang Diduga Terlibat Masih Beraktivitas

Kasus kematian Zulkarnain, anak difabel berusia 10 tahun di Surabaya, menyita perhatian publik.Simak fakta-fakta terbaru yang terungkap.

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Hal yang tak kalah menarik perhatian adalah sosok terduga tersangka dalam insiden mengerikan tersebut. Diketahui, bahwa terduga pelaku baru berusia 26 tahun.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem operasional yang adaptif. Kenali tanda sistem perlu diperbarui melalui integrasi data, ERP, dashboard, dan otomasi.
Selengkapnya

Viral