News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Skema BLU Sektor Energi, Pengamat: Berisiko Menambah Beban Birokrasi

Alih-alih memperkuat tata kelola dan efisiensi, skema tersebut kata Ali dikhawatirkan menciptakan birokrasi tambahan serta memperbesar ruang intervensi dalam pengelolaan energi nasional.
Selasa, 1 September 2026 - 23:27 WIB
Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development - Universitas Indonesia (RESSED UI), Ali Ahmudi.
Sumber :
  • Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI)

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) sektor energi tengah menjadi sorotan publik.

Salah satunya dating dari Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) sekaligus Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development - Universitas Indonesia (RESSED UI), Ali Ahmudi di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali menilai rencana pembentukan BLU sektor energi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru. 

Alih-alih memperkuat tata kelola dan efisiensi, skema tersebut kata Ali dikhawatirkan menciptakan birokrasi tambahan serta memperbesar ruang intervensi dalam pengelolaan energi nasional.

Menurutnya, sektor energi memiliki karakteristik bisnis padat modal dan teknologi, sehingga membutuhkan kepastian investasi, efisiensi, transparansi, efektivitas tata kelola, serta profesionalisme. 

Sehingga, jika terlalu banyak fungsi komersial dimasukkan ke dalam skema BLU, terdapat risiko pengambilan keputusan menjadi lebih birokratis dan kurang responsif terhadap dinamika pasar. 

Hal itu, kata Ali kontraproduktif terhadap profesionalisme tata kelola energi berkelanjutan. 

“Jangan sampai BLU justru menjadi lapisan birokrasi baru yang membuat pengelolaan energi semakin kompleks dan inefisiensi. Sektor energi membutuhkan badan yang lincah, profesional, dan memiliki akuntabilitas yang jelas, bukan struktur tambahan yang berpotensi memperpanjang rantai pengambilan keputusan,” katanya.

Ali mengingatkan bahwa fleksibilitas pengelolaan keuangan BLU tidak serta-merta menjamin terciptanya efisiensi. 

Tanpa desain kelembagaan dan pengawasan yang sangat kuat, menurutnya, BLU justru berpotensi menjadi instrumen untuk memperluas intervensi pemerintah dalam aktivitas bisnis energi yang seharusnya dapat dikelola secara profesional dan berbasis prinsip keekonomian.

“Yang perlu ditanyakan bukan apakah BLU bisa dibentuk, tetapi apakah BLU benar-benar menyelesaikan persoalan fundamental sektor energi. Jangan sampai kita membuat institusi baru, tetapi masalah efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas tetap sama atau bahkan lebih ruwet,” kata Ali.

Lebih jauh, penerapan BLU juga dinilai berpotensi menimbulkan distorsi pasar apabila mendapatkan perlakuan khusus dibandingkan badan usaha lainnya. 

Kondisi tersebut dapat mengurangi level "playing field" dan pada akhirnya membuat iklim investasi sektor energi menjadi kurang menarik.

Pada akhirnya, pemerintah perlu berhati-hati agar pembentukan BLU tidak menjadi solusi administratif yang justru menciptakan persoalan baru yaitu ekonomi biaya tinggi di sektor energi. 

Jika skema ini hanya menambah struktur, memperbesar birokrasi, membuka ruang intervensi, dan berpotensi membebani keuangan negara, maka keberadaannya patut dipertanyakan sejak awal.

“Jangan sampai BLU dibentuk hanya karena dianggap sebagai jalan pintas. Sektor energi terlalu strategis untuk dijadikan ruang eksperimen kelembagaan. Kalau ujungnya justru membuat pengelolaan semakin birokratis, tidak efisien, membebani negara, dan mengganggu mekanisme pasar, maka BLU bukan solusi, melainkan beban baru bagi sektor energi nasional,” tegasnya. 

Ali menegaskan jika memang BLU harus dibentuk saat ini, maka perlu kajian mendalam agar tercapai prinsip keadilan dan keberlanjutan. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berobat ke Medis tapi Hasilnya Tak Ada Penyakit,  Buya Yahya Ingatkan Jangan Asal Tuduh Kena Sihir

Berobat ke Medis tapi Hasilnya Tak Ada Penyakit,  Buya Yahya Ingatkan Jangan Asal Tuduh Kena Sihir

Berobat ke medis tapi hasilnya tak ada penyakit, Buya Yahya ingatkan jangan langsung berpikir kena sihir dan suuzan pada orang.
Media Italia Ulas Statistik Aneh Sassuolo Tanpa Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes

Media Italia Ulas Statistik Aneh Sassuolo Tanpa Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes

Jay Idzes meninggalkan Sassuolo setelah mengalami cedera pada pertengahan September lalu
Agit Kabayel Prediksi Duel Tinju Tyson Fury Vs Anthony Joshua: The Gypsy King Bakal Menang

Agit Kabayel Prediksi Duel Tinju Tyson Fury Vs Anthony Joshua: The Gypsy King Bakal Menang

Petinju kelas berat asal Jerman, Agit Kabayel, memberikan prediksi soal duel tinju antara Tyson Fury vs Anthony Joshua. Ia menilai bahwa The Gypsy King bakal mengalahkan AJ.
Vinicius Junior Gagal Cetak Gol Lagi, Jose Mourinho Buka Suara usai Real Madrid Bantai Leipzig 4-1

Vinicius Junior Gagal Cetak Gol Lagi, Jose Mourinho Buka Suara usai Real Madrid Bantai Leipzig 4-1

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, buka suara soal penampilan Vinicius Junior kontra RB Leipzig. Sang penyerang sayap asal Brasil kembali gagal mencetak gol pada pertandingan itu.
Satresmob Bareskrim Polri Ungkap Kasus Spesialis Curanmor Modus Pura-Pura Kost, Lima Pelaku Diamankan dan Satu DPO

Satresmob Bareskrim Polri Ungkap Kasus Spesialis Curanmor Modus Pura-Pura Kost, Lima Pelaku Diamankan dan Satu DPO

Tim Satresmob Bareskrim Polri mengungkap kasus spesialis pencurian kendaraan sepeda motor di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya yang menggunakan modus pura-pura menempati indekos. Hal ini terungkap usai hilangnya kendaraan sepeda motor pada Selasa (4/8/2026) di sebuah indekos wilayah Jakarta Barat.
Dua Tahun Prabowo-Gibran Memimpin, Aliansi Keadilan Masyarakat Indonesia Tekankan Pengawasan Anggaran

Dua Tahun Prabowo-Gibran Memimpin, Aliansi Keadilan Masyarakat Indonesia Tekankan Pengawasan Anggaran

Aliansi Keadilan Masyarakat Indonesia menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Puluhan kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu (21/10), guna memberikan doa dan dukungan moral kepada eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). 
Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Kamis 22 Oktober 2026: Hujan Ringan Merata

Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Kamis 22 Oktober 2026: Hujan Ringan Merata

BMKG dalam laporannya merilis prakiraan cuaca wilayah administratif DKI Jakarta pada hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026 adalah hujan ringan yang hampir merata.
Timnas Indonesia Panggil 14 Pemain untuk Tampil di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026

Timnas Indonesia Panggil 14 Pemain untuk Tampil di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026

Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA akan berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada 24–30 Oktober 2026. 
Selengkapnya

Viral