Presiden Gelar 4 Ratas, Panggil Panglima TNI-Kapolri Minta Laporan Penanggulangan Karhutla
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9). Presiden ingin mendengar laporan terbaru dari keduanya mengenai penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan rapat terbatas (ratas) antara Presiden Prabowo dengan Panglima TNI dan Kapolri berlangsung di
"Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi nasional serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan," kata Seskab Teddy, yang juga mengikuti rapat tersebut, saat dihubungi di Jakarta, Selasa malam.
Dalam rapat tersebut, Seskab Teddy menyampaikan Presiden Prabowo menerima laporan mengenai perkembangan kondisi di lapangan, termasuk langkah-langkah penanganan dan pengendalian karhutla yang telah dilakukan.
"Pemerintah terus memperkuat koordinasi untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terpadu, sekaligus mengantisipasi meluasnya titik kebakaran," kata Seskab Teddy
Di Hambalang, rapat bersama Panglima TNI dan Kapolri itu turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, dan Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto.
Kemudian, ada pula Kepala Badan Intelijen Negara M.Herindra dan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto.
Presiden Prabowo memimpin setidaknya empat ratas yang digelar berturut-turut di kediaman pribadinya, Hambalang, Senin. Selain membahas situasi keamanan nasional dan penanggulangan karhutla, rapat-rapat lain yang dipimpin oleh Presiden itu juga membahas perkembangan Kampung Nelayan Merah Putih, pengusulan penerima gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan, kemudian program pemerintah mengenai rumah yang layak huni untuk masyarakat.
Rapat yang membahas mengenai perumahan rakyat dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, dan CTO Danantara Sigit P. Santosa.
Load more