News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usulan Tarif Parkir Rp60 Ribu Bikin Heboh, Kadishub DKI Akui Ada Kesalahan dan Minta Maaf

Kadishub DKI Jakarta Budi Awaluddin meminta maaf soal usulan tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam. Angka itu disebut belum final.
Rabu, 2 September 2026 - 19:00 WIB
ilustrasi parkiran mobil
Sumber :
  • unsplash.com/Fiqih Alfarish

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin meminta maaf setelah muncul usulan tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam yang memicu polemik di tengah masyarakat.

Budi mengakui munculnya angka tersebut merupakan kesalahan dari pihaknya. Dia menjelaskan tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam yang beredar bukan merupakan keputusan final, melainkan masih berupa usulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi bahkan mengaku tidak mengetahui bahwa usulan perubahan tarif tersebut telah masuk hingga akhirnya menjadi perhatian publik.

"Mungkin tadi saya sudah jelaskan juga bahwa ini ada kesalahan di kami, ya saya sebagai Kepala Dinas. Dan sebenarnya kami juga pada saat itu tidak tahu, Pak, bahwa ada usulan (kenaikan tarif) ini masuk seperti itu," kata Budi dalam rapat bersama DPRD DKI Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut Budi, polemik tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam menyampaikan berbagai usulan kebijakan kepada DPRD.

Angka Rp60 Ribu Belum Jadi Keputusan

Budi menegaskan angka tarif parkir hingga Rp60 ribu per jam belum menjadi keputusan pemerintah.

Usulan tersebut masih dalam proses dan belum ditetapkan sebagai tarif parkir yang berlaku bagi masyarakat.

"Ya tapi memang ini kesalahan kami, ya kesalahan kami. Dan ini memang usulan yang belum final untuk dimasukkan seperti itu," ujarnya.

Karena itu, Budi kembali menyampaikan permintaan maaf atas munculnya polemik terkait usulan tarif parkir tersebut.

Dia mengatakan ke depan pihaknya akan memperbaiki mekanisme komunikasi terkait setiap kebijakan yang akan dibahas bersama DPRD DKI Jakarta.

Budi berjanji setiap kebijakan akan lebih dulu dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan anggota Dewan, terutama Komisi B DPRD DKI Jakarta.

"Dan sekali lagi, kami mohon maaf terkait kondisi ini, dan ke depan segala kebijakan akan kami komunikasikan terlebih dahulu, ya, dan melibatkan juga Komisi B," tuturnya.

Parkir Mahal Diusulkan dengan Sistem Zonasi

Sebelumnya, Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter mengungkap adanya usulan perubahan tarif parkir dengan menerapkan sistem zonasi.

Dalam skema tersebut, kawasan yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi berpotensi dikenakan tarif parkir lebih mahal dibandingkan kawasan lainnya.

Jupiter menyebut beberapa kawasan yang berpotensi masuk dalam zona dengan tarif lebih tinggi. Di antaranya SCBD, Menteng, Senayan, hingga sejumlah wilayah di Jakarta Selatan.

"Jadi nanti mau dibuat sistem zonasi. Misalnya daerah SCBD dianggap punya nilai ekonomi tinggi. Daerah Menteng, kemudian daerah seperti Bandung Indah, terus daerah misalnya di Jakarta Selatan, Senayan. Jadi tarif itu ambang batas tertingginya sampai Rp 60 ribu," kata Jupiter saat dihubungi, Sabtu (22/8).

Dengan skema tersebut, angka Rp60 ribu disebut sebagai ambang batas tertinggi tarif parkir, bukan tarif yang otomatis berlaku di seluruh wilayah Jakarta.

Namun, rencana tersebut mendapat kritik dari Jupiter sendiri.

DPRD Nilai Tarif Rp60 Ribu Terlalu Membebani

Jupiter menilai tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam terlalu tinggi dan dapat memberatkan masyarakat.

"Jadi menurut saya terlalu memberatkan masyarakat. Memberatkan. Nggak masuk akal, ngawur itu," ujarnya.

Menurutnya, kebijakan menaikkan tarif parkir bukan cara yang tepat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta.

Jupiter menilai pemerintah masih memiliki banyak sumber pendapatan lain yang dapat dioptimalkan tanpa harus menambah beban masyarakat melalui kenaikan tarif parkir.

"Maksudnya, untuk cara meningkatkan PAD itu bukan begitu caranya. Masih banyak dari yang saya sampaikan tadi. Sebenarnya masih banyak yang bisa kita lakukan," katanya.

Polemik ini kemudian mendapat penjelasan dari Dishub DKI Jakarta. Budi menegaskan kembali bahwa tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam masih sebatas usulan dan belum menjadi keputusan.

Dishub DKI juga akan mengevaluasi mekanisme komunikasi kebijakan agar setiap usulan yang berkaitan dengan masyarakat dapat lebih dulu dikoordinasikan bersama DPRD, khususnya Komisi B DPRD DKI Jakarta.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

UGM Advokasi Hukum Mahasiswa yang jadi Korban Kekerasan dalam Ricuh Demo di Simpang Gramedia

UGM Advokasi Hukum Mahasiswa yang jadi Korban Kekerasan dalam Ricuh Demo di Simpang Gramedia

Universitas Gadjah Mada (UGM) menyiapkan advokasi bagi mahasiswanya yang menjadi korban kekerasan dalam aksi demonstrasi yang berujung ricuh di kawasan simpang Gramedia, Kota Yogyakarta.
Dibeli SC Heerenveen Rp10,3 Miliar, Ternyata Go Ahead Eagles Sempat Berjuang Bawa Mees Hilgers dari FC Twente

Dibeli SC Heerenveen Rp10,3 Miliar, Ternyata Go Ahead Eagles Sempat Berjuang Bawa Mees Hilgers dari FC Twente

Adalah Go Ahead Eagles, klub yang juga diperkuat oleh sesama pemain Timnas Indonesia Dean James, yang disebut telah menanyakan kemungkinan mendatangkan Mees Hilgers.
Debit Air Waduk Sermo Menyusut Imbas Kekeringan, Makam Lawas di Dasar Waduk Muncul ke Permukaan

Debit Air Waduk Sermo Menyusut Imbas Kekeringan, Makam Lawas di Dasar Waduk Muncul ke Permukaan

Debit air Waduk Sermo di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta mulai menyusut imbas kemarau berkepanjangan. Turunnya permukaan air tersebut membuat bagian dasar waduk yang sebelumnya terendam mulai terlihat.
Polisi Sebut Belum Ada Indikasi Pelaku Pengeroyokan Maut Bambang Setiawan Adalah Anggota Ormas

Polisi Sebut Belum Ada Indikasi Pelaku Pengeroyokan Maut Bambang Setiawan Adalah Anggota Ormas

Polda Metro Jaya menyebut belum ada indikasi pelaku pengeroyokan Bambang Setiyawan merupakan anggota ormas tertentu. Polisi kantongi dua sketsa
Era Pemerintahan SBY Dinilai Jadi Capaian Penting Bagi Demokrat Jaga Kualitas Demokrasi

Era Pemerintahan SBY Dinilai Jadi Capaian Penting Bagi Demokrat Jaga Kualitas Demokrasi

Pemerintahan era Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut merupakan capaian penting bagi Partai Demokrat.
Ribuan Bansos Warga Blora Mendadak Amblas Usai Terindikasi Judi Online

Ribuan Bansos Warga Blora Mendadak Amblas Usai Terindikasi Judi Online

Ada ribuan warga Blora untuk menyambung hidup dari bantuan pemerintah mendadak kandas. Sebanyak 6.250 warga terpaksa gigit jari setelah hak mereka sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) resmi dicabut akibat terdeteksi indikasi transaksi judi online (judol).

Trending

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Selengkapnya

Viral