News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Era Pemerintahan SBY Dinilai Jadi Capaian Penting Bagi Demokrat Jaga Kualitas Demokrasi

Pemerintahan era Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut merupakan capaian penting bagi Partai Demokrat.
Rabu, 2 September 2026 - 20:59 WIB
Cendekiawan Perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Yenny Wahid
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintahan era Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut merupakan capaian penting bagi Partai Demokrat.

Pasalnya, pemerintahan kala itu dinilai mampu menjaga stabilitas politik tanpa mengorbankan kualitas demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan oleh Cendekiawan Perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Yenny Wahid dalam kegiatan Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat, Jakarta.

Ia menilai stabilitas, demokrasi yang berfungsi, serta disiplin terhadap prinsip-prinsip demokrasi berjalan beriringan sehingga proses konsolidasi demokrasi Indonesia dapat berlangsung dengan baik.

"Di era pemerintahan Presiden SBY, stabilitas politik terjaga, tetapi demokrasi juga tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Disiplin dan komitmen terhadap demokrasi dijaga kuat. Tidak ada politisasi aparat dan netralitas instrumen negara tetap dijaga," kata Yenny dikutip Rabu (2/9/2026).

Yenny menuturkan kombinasi antara stabilitas dan penghormatan terhadap prinsip demokrasi tersebut penting karena Indonesia ketika itu masih menjalani proses transisi dan rekonsolidasi demokrasi pasca reformasi. 

Karenanya, kata Yenny, salah satu pekerjaan penting Partai Demokrat ke depan adalah terus menjaga pilar-pilar demokrasi dengan memastikan institusi negara bekerja profesional, ruang politik tetap terbuka, dan kompetisi kekuasaan berlangsung secara sehat. 

"Legacy demokrasi, pada akhirnya tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus terus dijaga dan diteruskan," jelasnya.

Di sisi lain, Profesor Riset BRIN, Siti Zuhro turut berpandangan hal yang sama terkait pemerintahan era SBY.

Menurutnya sejumlah praktik demokrasi pada masa pemerintahan SBY mungkin dulu dianggap sebagai sesuatu yang biasa. 

Namun, kata Zuhro, praktik itu justru semakin terasa nilainya ketika dilihat dari perspektif perjalanan demokrasi Indonesia hari ini. 

“Dulu kita pikir itu hal biasa. Sekarang terasa luar biasa. Incredible,” pungkasnya.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Anak 5 Tahun di Tegal Dirudapaksa oleh Tetangganya, Polres Tegal Tegaskan Pelaku Terancam Hukuman di Atas 7 Tahun

Viral Anak 5 Tahun di Tegal Dirudapaksa oleh Tetangganya, Polres Tegal Tegaskan Pelaku Terancam Hukuman di Atas 7 Tahun

Pelecehan terhadap anak di bawah umur di Tegal, Jawa Tengah jadi sorotan di media sosial. Polres Tegal menyebut pelaku terancam hukuman lebih dari 7 tahun.
Taklukan Wakil China di Partai Final, Rina/Subhan Persembahkan Medali Emas Kedua dari Para Bulu Tangkis Asian Para Games 2026

Taklukan Wakil China di Partai Final, Rina/Subhan Persembahkan Medali Emas Kedua dari Para Bulu Tangkis Asian Para Games 2026

Para bulu tangkis Indonesia kembali menyumbangkan medali emas pada gelaran Asian Para Games 2026.
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Kim Bum Gelar Fanmeeting, Bummies Catat Informasi Penting Ini

Kim Bum Gelar Fanmeeting, Bummies Catat Informasi Penting Ini

Dengan tajuk Bertajuk "Kim Bum Fanmeeting Page∞ Debut 20th Anniversary Tour in Jakarta", Bummies perlu mengetahui rundown dari acara. 
Air Mata Zaskia Adya Mecca Jatuh di Tengah Karhutla Palangkaraya, Sampai Tak Bisa Berkata-kata

Air Mata Zaskia Adya Mecca Jatuh di Tengah Karhutla Palangkaraya, Sampai Tak Bisa Berkata-kata

Air mata Zaskia Adya Mecca jatuh saat menyaksikan karhutla Palangkaraya. Ia terharu mendengar perjuangan relawan memadamkan api di lahan gambut.
Datangkan 4,7 Ton Dry Ice dari Jakarta, Upaya Penanganan Karhutla Sumsel Terus Digenjot

Datangkan 4,7 Ton Dry Ice dari Jakarta, Upaya Penanganan Karhutla Sumsel Terus Digenjot

Pemerintah terus berupaya melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selamat. Hal ini terlihat saat Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia dari tahun ganjil ke genap mulai 2032. Piala Asia 2027 tetap dijadwalkan di Arab Saudi, meski masih ada potensi penundaan.
Selengkapnya

Viral