News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ombudsman Soroti Kasus Unsoed, Seleksi Mahasiswa Baru Diminta Lebih Transparan

Ombudsman RI menilai kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed menjadi momentum memperkuat transparansi dan pengawasan seleksi.
Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq
Sumber :
  • ANTARA/Sumarwoto

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi perhatian Ombudsman RI. Lembaga pengawas pelayanan publik itu menilai peristiwa tersebut harus menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk memastikan proses seleksi mahasiswa baru berjalan transparan dan akuntabel.

Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan penerimaan mahasiswa baru merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang penting. Karena itu, proses tersebut harus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, termasuk calon mahasiswa dan orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Nuzran, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas sejak awal mengenai seluruh tahapan penerimaan mahasiswa baru. Transparansi tersebut mencakup persyaratan, waktu seleksi, biaya resmi, alur proses hingga pengumuman hasil seleksi.

"Masyarakat harus mengetahui sejak awal berbagai komponen pelayanan, mulai dari persyaratan, jangka waktu seleksi, rincian biaya resmi dibebankan, alur proses seleksi, pengumuman hasil seleksi, hingga ke mana mereka bisa melaporkan jika mendapatkan kejanggalan," kata Nuzran saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Jalur Mandiri Tetap Harus Transparan

Nuzran mengatakan jalur mandiri merupakan bagian dari kewenangan internal perguruan tinggi dalam melakukan seleksi calon mahasiswa.

Meski demikian, kewenangan tersebut menurutnya harus diikuti dengan standar pelayanan yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ombudsman RI pun memberikan perhatian terhadap tata kelola penerimaan mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi negeri, termasuk proses seleksi melalui jalur mandiri.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam seleksi jalur mandiri yang sedang ditangani aparat penegak hukum di Unsoed dinilai menjadi alarm mengenai pentingnya transparansi dalam standar pelayanan publik.

Ombudsman juga menyoroti pengawasan, monitoring, dan evaluasi yang perlu diperkuat, baik di lingkungan internal perguruan tinggi maupun di tingkat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

"ORI menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya pembuktian materiil kepada aparat penegak hukum," tuturnya.

Ombudsman Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Sistem

Selain meminta perguruan tinggi memperkuat pengawasan, Ombudsman RI mendorong Kemendiktisaintek segera mengevaluasi regulasi dan sistem tata kelola penerimaan mahasiswa baru.

Evaluasi tersebut juga mencakup standar pelayanan seleksi masuk perguruan tinggi. Ombudsman meminta agar proses penerimaan mahasiswa baru dapat berjalan secara objektif, akuntabel, serta terbebas dari konflik kepentingan.

Pimpinan perguruan tinggi juga diimbau menjaga standar pelayanan dan mengoptimalkan pengawasan internal secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Ombudsman mengingatkan agar proses belajar mengajar dan layanan akademik bagi mahasiswa di Unsoed tetap berjalan normal meskipun kasus hukum terkait penerimaan mahasiswa baru sedang diproses.

Calon Mahasiswa Diminta Hindari Pemberian Imbalan

Ombudsman RI juga mengingatkan masyarakat, khususnya calon mahasiswa dan orang tua, agar selalu menggunakan informasi dari kanal resmi perguruan tinggi.

Masyarakat juga diminta menghindari pemberian imbalan di luar ketentuan dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Jika menemukan dugaan malaadministrasi, penyimpangan prosedur, atau pungutan liar dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi Ombudsman RI.

Pengaduan dapat disampaikan kepada Ombudsman RI di tingkat pusat maupun Kantor Perwakilan Ombudsman RI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

KPK Tetapkan Enam Tersangka Kasus Unsoed

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak dari jajaran Rektorat Unsoed pada 20 Agustus 2026.

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed.

Mereka yakni Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo, Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto, Mulyono yang merupakan keponakan Sodiq, serta Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto yang disebut sebagai perantara.

KPK menduga Norman, melalui Dian dan Adhi, memeras orang tua calon mahasiswa baru hingga Rp650 juta dengan iming-iming anak mereka dapat masuk Fakultas Kedokteran. Namun, calon mahasiswa tersebut tetap tidak diloloskan.

Selain itu, KPK menduga Sodiq memerintahkan keponakannya, Mulyono, menerima pemberian dari calon orang tua mahasiswa baru. Dari dugaan tersebut, Sodiq disebut mendapatkan uang hingga Rp680 juta selama 2025–2026.

Uang tersebut kemudian diduga digunakan Sodiq untuk membeli tiga bidang tanah yang kepemilikannya diatasnamakan Mulyono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK juga menduga Sodiq memberikan akses persetujuan kelulusan kepada Eko. Dugaan tersebut berkaitan dengan penerimaan uang sebesar Rp1,12 miliar dari seorang pengepul yang berprofesi sebagai guru selama periode 2025–2026.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian dalam konteks tata kelola penerimaan mahasiswa baru. Ombudsman menilai penguatan transparansi, standar pelayanan, serta pengawasan diperlukan agar proses seleksi mahasiswa baru dapat berlangsung secara objektif dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Voxpol Center menunjukkan masyarakat Indonesia masih menaruh optimisme tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
‎Igor Tolic Ungkap Penyebab Utama Persib Bandung Takluk dari Madura United

‎Igor Tolic Ungkap Penyebab Utama Persib Bandung Takluk dari Madura United

Persib Bandung harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor tipis 0-1 pada pertandingan pekan keenam Super League 2026/2027
KRL Lintas Cikarang Alami Keterlambatan Hari Ini 23 Oktober 2026, Ada Truk Mogok Dekat Stasiun Cikarang

KRL Lintas Cikarang Alami Keterlambatan Hari Ini 23 Oktober 2026, Ada Truk Mogok Dekat Stasiun Cikarang

KRL lintas Cikarang atau “Blue Line” mengalami keterlambatan hari ini, Jumat, 23 Oktober 2026. Keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Cikarang yang disebabkan oleh adanya truk mogok di perlintasan dekat Stasiun Cikarang.
Target Asian Para Games 2026 Terpenuhi, Tim Indonesia Fokus Ubah Klasemen di Hari-hari Terakhir Kompetisi

Target Asian Para Games 2026 Terpenuhi, Tim Indonesia Fokus Ubah Klasemen di Hari-hari Terakhir Kompetisi

Tim Indonesia berhasil menjawab target Asian Games 2026 dengan kini memiliki 10 medali emas, 13 medali perak dan 35 perunggu.
6 Link Twibbon Hari Dokter Nasional 2026, Download dan Bagikan ke Media Sosial

6 Link Twibbon Hari Dokter Nasional 2026, Download dan Bagikan ke Media Sosial

Berikut kumpulan link twibbon Hari Dokter Nasional 2026, download dan bagikan ke media sosial sebagai upacan.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Selengkapnya

Viral