Dies Natalis ke-24 IABN Sriwijaya, IKA Dorong Lulusan Tak Cuma Siap Kerja tapi Mendunia
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya memperingati Dies Natalis ke-24 dengan mengusung tema “Siap Kerja, Siap Berkarya, Siap Mendunia”.
Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Ketua Umum Ikatan Alumni IABN Sriwijaya, Anes Dwi Prasetya, mengatakan perjalanan 24 tahun IABN Sriwijaya menjadi bagian penting dalam proses mencetak sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Menurutnya, Dies Natalis ke-24 tidak semata-mata menjadi perayaan bertambahnya usia institusi. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi sekaligus membangun komitmen baru bagi kemajuan IABN Sriwijaya dan para alumninya.
“Dies Natalis ke-24 ini bukan sekadar perayaan usia lembaga. Ini adalah momentum untuk melakukan refleksi sekaligus membangun komitmen baru agar IABN Sriwijaya semakin maju dan alumninya semakin mampu mengambil peran di berbagai bidang,” kata Anes kepada wartawan, Kamis (3/9).
Tiga Pesan untuk Lulusan IABN Sriwijaya
Anes menjelaskan, tema “Siap Kerja, Siap Berkarya, Siap Mendunia” memiliki makna strategis dalam menghadapi tantangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang semakin cepat.
Menurut dia, Siap Kerja tidak hanya berarti lulusan mampu mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, alumni harus memiliki kompetensi, integritas, karakter, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia profesional.
Sementara itu, Siap Berkarya mengandung pesan agar alumni tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja.
Alumni diharapkan mampu menciptakan inovasi, membuka peluang, serta menghasilkan berbagai karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dan Siap Mendunia berarti kita harus memiliki wawasan global. Alumni IABN Sriwijaya harus mampu bersaing dan berkolaborasi di tingkat internasional, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Menurut Anes, kemampuan untuk beradaptasi menjadi semakin penting seiring perubahan dunia yang berlangsung cepat. Karena itu, lulusan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan.
IKA IABN Sriwijaya Siapkan Jejaring Alumni
Dalam momentum Dies Natalis ke-24 tersebut, Ikatan Alumni IABN Sriwijaya juga berkomitmen mengambil peran dalam pengembangan para lulusan.
Anes mengatakan IKA IABN Sriwijaya akan terus memperkuat jejaring alumni, membangun kolaborasi, serta membuka ruang untuk pengembangan kapasitas dan profesionalitas.
“Kami ingin Ikatan Alumni IABN Sriwijaya menjadi rumah besar bagi seluruh alumni. Bukan hanya tempat untuk berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk bertumbuh, membangun jejaring, berkolaborasi, dan menghasilkan karya,” tegas Anes.
Dia juga mengajak seluruh alumni untuk terus mengambil peran sesuai dengan bidang dan kompetensi masing-masing.
Anes menilai perubahan yang terjadi di dunia harus diikuti dengan peningkatan kapasitas dari para lulusan.
“Dunia terus berubah. Karena itu, alumni harus terus meningkatkan kapasitas dan berani mengambil peluang. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan,” ungkapnya.
Dies Natalis Jadi Momentum Perkuat Sinergi
Peringatan Dies Natalis ke-24 IABN Sriwijaya diharapkan menjadi titik tolak bagi sivitas akademika dan alumni untuk semakin memperkuat sinergi.
Sinergi tersebut diarahkan untuk membangun institusi yang semakin maju sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing.
Anes berharap semangat yang dibawa melalui tema “Siap Kerja, Siap Berkarya, Siap Mendunia” dapat menjadi dorongan bagi alumni untuk berani mengambil peluang dan berkontribusi di berbagai bidang.
“Marilah kita jadikan Dies Natalis ke-24 ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan, memperluas kolaborasi, dan membangun optimisme. Bersama-sama kita siapkan generasi yang Siap Kerja, Siap Berkarya, dan Siap Mendunia,” pungkas Anes.
Load more