News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos BGN Klaim 80 Persen Kasus Keracunan MBG Itu Gegara Tidak Taat SOP

mayoritas insiden keracunan itu terjadi murni karena kelalaian dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) di lapangan
Jumat, 4 September 2026 - 07:57 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap fakta penting di balik rentetan kasus keracunan yang menimpa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan BGN, mayoritas insiden keracunan itu terjadi murni karena kelalaian dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan pelanggaran SOP terjadi pada berbagai tahap krusial, mulai dari penerimaan barang, penyimpanan, hingga batas waktu konsumsi makanan bagi siswa.

"Bagaimana kami tadi sudah jelaskan juga di dalam, dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown, itu 80-90% tuh karena tidak taat SOP," ucap Sudaryono kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 4 September 2026.

"Tidak taat SOP penyimpanan, tidak taat SOP pada saat dia penerimaan barang, tidak taat SOP terkait suhu dan waktu konsumsi waktu konsumsi, batas konsumsi waktu, dan seterusnya. Itu mayoritas itu," sambungnya.

Merespons insiden tersebut, BGN kata Sudaryono, telah mengambil tindakan strategis dengan mengatur ulang jadwal kerja para penanggung jawab di lapangan. 

Sudaryono mengklaim langkah tersebut berhasil menekan angka kasus keracunan.

"Nah, jadi ini menjadi catatan bagi kami. So far dengan kami berlakukan jam kerjanya kepala dapur dan pengawas gizi di dini hari dan di sore hari, itu kemudian so far kemarin cukup landai selama 3 minggu," tutur dia.

Meski begitu, Sudaryono mengakui bahwa munculnya kembali laporan keracunan di sejumlah daerah baru-baru ini menjadi pukulan berat bagi instansinya. 

Namun, ia menegaskan bahwa BGN akan terus melakukan pembenahan.

"Kemudian kita di beberapa hari terakhir ini kemudian tersebar berita adanya keracunan di Sidoarjo, di Agam, kemudian tadi di mana di Lasem di Rembang ya. Ini tentu saja kami sangat terpukul sebetulnya. Tapi ini dan kami tidak boleh menyerah," tegas Sudaryono.

Sudaryono menyebut BGN berkomitmen untuk merombak total tata kelola program MBG dan mempererat koordinasi dengan kementerian atau lembaga lain. 

Dia kembali menegaskan bahwa program MBG ini didesain bukan sebatas untuk mengenyangkan perut, melainkan harus terintegrasi dengan data kesehatan agar dampak gizinya dapat diukur secara pasti.

"Insya Allah ini kami kita perbaiki semua tata kelolanya, aturannya, flow penataan keuangannya, dan lain sebagainya, ya. Kami kemudian terus berkoordinasi, data antar kementerian/lembaga yang terkait MBG ini juga saling ngobrol," ungkap dia. 

"Sehingga BGN ini tidak hanya ngasih makan orang kemudian kenyang, selesai, enggak. Tapi output dan impact yang kita inginkan adalah si A yang ber-NIK ini, yang sekolah di SD ini, itu kemudian setelah diberikan MBG selama sekian bulan, di catatan sistemnya Kementerian Kesehatan bisa kita tarik datanya sehingga kita bisa tahu perkembangan gizinya," tandas Sudaryono.

 

Yeni Lestari/VIVA

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Timnas Indonesia Curi Perhatian di Eropa, Calvin Verdonk Akhirnya Starter dan Bawa Lille Menang di Liga Prancis

Pemain Timnas Indonesia Curi Perhatian di Eropa, Calvin Verdonk Akhirnya Starter dan Bawa Lille Menang di Liga Prancis

Calvin Verdonk kembali mendapat sorotan setelah dipercaya menjadi starter bersama Lille. Bek Timnas Indonesia itu membantu timnya meraih kemenangan di Ligue 1.
Harga Pertamax Seharusnya Rp16.800, Pemerintah Tahan Harga Jual: Untuk Jaga Daya Beli

Harga Pertamax Seharusnya Rp16.800, Pemerintah Tahan Harga Jual: Untuk Jaga Daya Beli

Harga Pertamax di Jakarta masih dipatok Rp15.950 per liter, meski harga keekonomiannya diperkirakan telah menembus kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per liter.
Bukan Cuma Perdagangan, Rusia Tawarkan Kapal Canggih hingga Pabrik Pupuk ke Indonesia

Bukan Cuma Perdagangan, Rusia Tawarkan Kapal Canggih hingga Pabrik Pupuk ke Indonesia

Tak hanya mengejar ekspansi bisnis, investasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan bahan dan industri nasional melalui kerja sama dengan Rusia.
Harga Cabai hingga Telur Ayam dan Gula Kembali Naik, Cek Daftar Lengkapnya

Harga Cabai hingga Telur Ayam dan Gula Kembali Naik, Cek Daftar Lengkapnya

PIHPS Nasional BI melaporkan, harga beras kualitas bawah I stagnan di Rp 14.850 per kg, dan harga beras kualitas bawah II juga tetap di Rp 14.650 per kg.
Mendagri Tito Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

Mendagri Tito Ajak Pemda dan Forkopimda Galakkan Gerakan Indonesia ASRI

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah (Pemda) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Kemenhut Bekukan Izin 5 Perusahaan Terkait Karhutla di Kalbar, Ini Daftarnya

Kemenhut Bekukan Izin 5 Perusahaan Terkait Karhutla di Kalbar, Ini Daftarnya

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan pemerintah tidak hanya membekukan izin perusahaan terkait karhutla

Trending

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait terus diserang rudal milik angkatan bersenjata Iran pada Kamis. Serangan merupakan balasan atas serangan terbaru terhadap Iran.
DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto membandingkan tingkat kerumitan antara bekerja di puskesmas dengan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Seorang senator Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna kembali menjadi sorotan publik setelah viral menghadiri ajang Transgender Internasional di Thailand.
Muktamar ke-35 NU Turut Perkenalkan Aplikasi Dukung Pertumbuhan Pelaku UMKM

Muktamar ke-35 NU Turut Perkenalkan Aplikasi Dukung Pertumbuhan Pelaku UMKM

Kegiatan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur beberapa waktu lalu turut mendorong transformasi digital dalam pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kadin Wanti-wanti Rantai Pasok Terganggu: Inflasi Bisa Melonjak, Ekonomi Goyah

Kadin Wanti-wanti Rantai Pasok Terganggu: Inflasi Bisa Melonjak, Ekonomi Goyah

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperingatkan pentingnya menjaga kelancaran rantai pasok di tengah tantangan pangan, bencana, hingga ancaman El Nino. Gangguan distribusi barang dinilai dapat memicu kenaikan inflasi sekaligus mengguncang perekonomian nasional.
Lensa Berbicara: Trotoar Jalan Gatot Subroto Ditata, Fasilitas Pejalan Kaki Ditingkatkan

Lensa Berbicara: Trotoar Jalan Gatot Subroto Ditata, Fasilitas Pejalan Kaki Ditingkatkan

emprov DKI Jakarta terus melakukan penataan dan revitalisasi sejumlah fasilitas publik guna meningkatkan kenyamanan masyarakat. Salah satunya melalui proyek revitalisasi jalan dan trotoar di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Ketua KPK Buka Suara Soal Kemungkinan Periksa Bupati Bogor Rudy Susmanto

Ketua KPK Buka Suara Soal Kemungkinan Periksa Bupati Bogor Rudy Susmanto

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto buka suara terkait kemungkinan pemanggilan Bupati Bogor, Rudy Susmanto atas dugaan rasuah di Bumi Tegar Beriman.
Selengkapnya

Viral