News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Asabri, Kubu Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp40 M, Spill 4 Pejabat Kejagung di BAP

Febri Adriansyah mengatakan, informasi mengenai aliran uang Rp40 miliar kepada Febrie muncul karena adanya pembacaan pertimbangan hakim
Jumat, 4 September 2026 - 10:02 WIB
Eks Jampidsus, Febrie Adrisanyah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah membantah adanya aliran uang Rp40 miliar dari pengusaha Tan Kian kepada kliennya.

Bantahan itu disampaikan penasihat hukum Febrie, Febri Diansyah, setelah mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis malam, 3 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Febri mengatakan, informasi mengenai aliran uang Rp40 miliar kepada Febrie muncul karena adanya pembacaan pertimbangan hakim tunggal praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dinilai tidak secara utuh mengutip isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Tan Kian.

”Bagaimana kami bisa menegaskan hal tersebut, di proses praperadilan itu, salah satu bukti yang diajukan adalah BAP Tan Kian,” ujarnya, dikutip Jumat, 4 September 2026.

Menurut Febri, berdasarkan BAP Tan Kian, pengusaha tersebut awalnya dihubungi seseorang bernama Lucy. Sosok tersebut disebut memberikan informasi terkait perkara yang sedang berjalan dan berpotensi membuat Tan Kian menjadi tersangka apabila perkara tersebut tidak diurus.

Komunikasi itu kemudian berlanjut hingga Tan Kian berhubungan dengan Ferry Hongkiriwang alias Ferry Boboho. Febri menegaskan, berdasarkan BAP tersebut, uang diserahkan Tan Kian kepada Ferry dan tidak disebut diberikan kepada Febrie.

”Ferry tidak pernah menyampaikan sama sekali di BAP Tan Kian tersebut, bahwa uang tersebut nanti akan diberikan kepada Pak FA (Febrie). Itu tegas sekali di BAP,” kata dia.

Febri kemudian mengungkap bagian lain dari BAP Tan Kian. Menurut dia, Tan Kian hanya menyebut adanya kemungkinan uang tersebut ditujukan kepada empat pejabat di Korps Adhyaksa.

Namun, Febri tidak mengungkap identitas keempat pejabat yang dimaksud. Dia hanya memastikan empat nama tersebut memang disebut Tan Kian dalam BAP yang menjadi salah satu bukti dalam sidang praperadilan.

”Tan Kian justru mengatakan di BAP itu, menggunakan kata menurut saya, bisa saja, Tan Kian mengatakan, bisa saja uang tersebut adalah untuk ada 4 nama pejabat di Kejaksaan Agung,” tuturnya.

Febri menekankan, Tan Kian juga tidak memberikan kepastian mengenai siapa sebenarnya penerima uang puluhan miliar tersebut.

Selain itu, menurut dia, tidak terdapat keterangan dalam BAP yang memastikan bahwa uang tersebut akhirnya digunakan ataupun disimpan oleh Ferry Boboho.

Karena itu, pihak Febrie menilai pembacaan pertimbangan hakim praperadilan yang tidak utuh dapat menimbulkan persepsi seolah-olah terdapat aliran uang dari Tan Kian kepada Febrie.

Padahal, hakim praperadilan disebut menyatakan tidak berada dalam posisi untuk menyimpulkan pokok perkara. Febrie sendiri telah membantah pernah menerima uang tersebut.

Kubu Febrie pun berharap seluruh fakta terkait dugaan aliran uang tersebut dapat dibuka dalam proses persidangan.

”Kami sangat berharap ini dibuka seterang-terangnya dalam proses persidangan nanti,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Febrie diduga menerima uang sebesar Rp 40 miliar dari pengusaha Tan Kian terkait kasus korupsi ASABRI dan Jiwasraya.

"Menimbang bahwa salah satu keterangan yang disebut sebagai bagian dari konstruksi bukti adalah keterangan Tan Kian mengenai penyerahan uang dalam mata uang dollar Singapura dengan nilai ekuivalen Rp40 miliar kepada pemohon yang menurut keterangan tersebut berkaitan dengan persoalan hukum Jiwasraya dan atau ASABRI," kata hakim tunggal Richard Edwin Basoeki dalam pembacaan putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis.

Foe peace simbolon/VIVA

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yusuf Mahardika dan Wavi Zihan Ungkap Tantangan Mendalami Karakter di "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih"

Yusuf Mahardika dan Wavi Zihan Ungkap Tantangan Mendalami Karakter di "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih"

Para pemain "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" membagikan pengalaman mereka dalam membangun karakter yang menjadi bagian penting dalam perjalanan cerita.
Apa Kabar Park Hang-seo? Mantan Rival Shin Tae-yong Kini Punya Tantangan Baru di Thailand

Apa Kabar Park Hang-seo? Mantan Rival Shin Tae-yong Kini Punya Tantangan Baru di Thailand

Mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, akhirnya kembali ke dunia kepelatihan setelah cukup lama vakum. Eks rival Shin Tae-yong itu kini menangani klub.
Gubernur Dedi Mulyadi Respons Tegas Viralnya Jembatan Ambruk di Pangandaran

Gubernur Dedi Mulyadi Respons Tegas Viralnya Jembatan Ambruk di Pangandaran

Dedi Mulyadi menyoroti jembatan Gantung Pongpet yang berlokasi di Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ambruk ini sempat viral.
Warga Depok Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Begini Modusnya Kelabui Petugas Saat Urus Paspor

Warga Depok Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Begini Modusnya Kelabui Petugas Saat Urus Paspor

WNI berinisial WOI itu rupanya sempat mengurus paspor beberapa bulan sebelum namanya dikaitkan dengan dugaan perekrutan tersebut.
Tega! Lahir di Luar Pernikahan, Ibu Kandung Mutilasi Bayi Berakhir Jasadnya Diseret Anjing di Sumedang

Tega! Lahir di Luar Pernikahan, Ibu Kandung Mutilasi Bayi Berakhir Jasadnya Diseret Anjing di Sumedang

Polres Sumedang ungkap kasus ibu kandung mutilasi bayi laki-laki di Desa Ungkal, Sumedang imbas hamil di luar nikah usai hubungan intim dengan pacar di Bandung.
Soal Siswa Harus Ambil MBG di Tengah Karhutla, Kepala BGN: Dapurnya Sudah Masak

Soal Siswa Harus Ambil MBG di Tengah Karhutla, Kepala BGN: Dapurnya Sudah Masak

Oleh karena itu, para siswa maupun orang tua diminta ambil MBG ke sekolah, lantaran makanan terlanjur dimasak.

Trending

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait terus diserang rudal milik angkatan bersenjata Iran pada Kamis. Serangan merupakan balasan atas serangan terbaru terhadap Iran.
DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto membandingkan tingkat kerumitan antara bekerja di puskesmas dengan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Dunia digital yang terus mengalami perkembangannya turut memberi pelaung bagi generasi muda untuk dapat berkarya sekaligus membangun bisnis yang diinginkan.
Soal Peluang Kasus Keracunan MBG Masuk Pidana, Ini Respons Menohok Kepala BGN Sudaryono

Soal Peluang Kasus Keracunan MBG Masuk Pidana, Ini Respons Menohok Kepala BGN Sudaryono

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono buka suara terkait peluang kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dibawa ke ranah hukum.
Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Seorang senator Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna kembali menjadi sorotan publik setelah viral menghadiri ajang Transgender Internasional di Thailand.
Top 3 Voli: Pemain Hyundai Hillstate Bikin Konten Dance, Gaji Megawati Hangestri Lebih Kecil, hingga Mengenal Jeong Ji-yun

Top 3 Voli: Pemain Hyundai Hillstate Bikin Konten Dance, Gaji Megawati Hangestri Lebih Kecil, hingga Mengenal Jeong Ji-yun

Sorotan utama tertuju pada kiprah pevoli putri kebanggaan Tanah Air, Megawati Hangestri Pertiwi, yang membuka lembaran baru bersama klub Hyundai Hillstate.
Nasib Finansial Zodiak Sagitarius 5 September 2026: Rekening Kebanjiran Hoki atau Jebol karena Impulsif?

Nasib Finansial Zodiak Sagitarius 5 September 2026: Rekening Kebanjiran Hoki atau Jebol karena Impulsif?

Diprediksi, bahwa akan ada sinyal kontras yang menantang bagi pemilik zodiak Sagitarius, dimana pintu rezeki terbuka lebar, tapi potensi kerugian juga mengintai.
Selengkapnya

Viral