News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk, Bukan Cuma Ada 50 Orang di Atas, Ini Fakta Sebenarnya

Tak hanya persoalan teknis, sekitar 50 orang berada di atas jembatan secara bersamaan ketika insiden terjadi.
Sabtu, 5 September 2026 - 10:06 WIB
Jembatan Merah Putih atau jembatan gantung Pongpet di Pangandaran ternyata dibangun TNI
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com –Misteri penyebab Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ambruk mulai terungkap. Hasil investigasi TNI Angkatan Darat (AD) menemukan sejumlah persoalan teknis pada sistem struktur jembatan.

Tak hanya persoalan teknis, sekitar 50 orang berada di atas jembatan secara bersamaan ketika insiden terjadi. Kondisi tersebut berdasarkan hasil analisis menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja struktur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hasil investigasi menemukan adanya sejumlah kondisi teknis pada sistem jembatan yang secara bersama-sama memengaruhi kinerja struktur, termasuk kondisi pembebanan yang melebihi kapasitas penggunaan jembatan,” tutur Kadispenad TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, dikutip Sabtu, 5 September 2026.

Tim investigasi menemukan beberapa kondisi teknis pada bagian jembatan. Di antaranya pengait block anchor yang mengalami patah, konfigurasi dan posisi block anchor terhadap pylon sistem roller, hingga turnbuckle konfigurasi sling bawah.

“Serta perbedaan elevasi pada pylon. Selain itu, pada saat kejadian, jembatan menerima beban secara bersamaan dari sekitar 50 orang, yang berdasarkan hasil analisis menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja struktur,” ujarnya.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena jembatan itu merupakan jembatan perintis yang dibangun sebagai solusi akses masyarakat, terutama di daerah dengan kondisi geografis yang menyulitkan pembangunan jembatan beton.

TNI AD menjelaskan bahwa jembatan perintis memiliki kemampuan atau kapasitas tertentu. Karena itu, jumlah beban yang berada di atas jembatan menjadi salah satu aspek penting dalam penggunaannya.

“Jembatan perintis memiliki batas kemampuan atau kapasitas tertentu. Karena itu, aspek pembebanan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam penggunaannya. Pada jembatan tersebut juga telah dicantumkan ketentuan mengenai batas jumlah orang yang dapat berada di atas jembatan,” kata dia.

Pasca-kejadian tersebut, TNI AD melakukan peningkatan keamanan terhadap sistem sling pada jembatan-jembatan perintis yang telah dibangun. Kekuatan sling disebut ditingkatkan sekitar 20 hingga 30 persen.

Evaluasi juga akan dilakukan terhadap sejumlah aspek teknis pada jembatan perintis lainnya.

“Kami tidak ingin menyalahkan siapa pun. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk memastikan seluruh aspek teknis dan ketentuan penggunaan benar-benar dipahami dan dipatuhi,” tuturnya.

TNI AD selanjutnya akan melakukan penanganan dan penyempurnaan terhadap bagian-bagian yang berkaitan dengan sistem struktur jembatan. Evaluasi meliputi konfigurasi, keseimbangan, distribusi beban, serta penerapan ketentuan keselamatan pada jembatan perintis lainnya.

Jembatan tersebut juga tidak akan langsung digunakan kembali. Sebelum dimanfaatkan masyarakat, akan dilakukan pemeriksaan dan pengujian teknis untuk memastikan kelayakannya.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan pembangunan jembatan sejak awal ditujukan untuk membantu mobilitas masyarakat. Karena itu, aspek keselamatan menjadi perhatian utama setelah insiden tersebut.

“TNI AD memahami bahwa Jembatan Garuda dibangun untuk memberikan manfaat dan memudahkan mobilitas masyarakat. Karena itu, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” katanya.

Hasil investigasi ambruknya Jembatan Garuda juga akan menjadi bahan evaluasi untuk pembangunan jembatan perintis berikutnya.

“Hasil investigasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan dalam pelaksanaan pembangunan jembatan ke depan, sehingga infrastruktur yang dibangun benar-benar dapat memberikan manfaat secara optimal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” kata dia lagi.

Foe peace simbolon/VIVA

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Penyataan Tegas MUI soal Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia

4 Penyataan Tegas MUI soal Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia

MUI membuka ruang dialog soal konser Andrea Bocelli. Ini bagian dari upaya tabayun agar persoalan dapat dibahas secara terbuka dan menghasilkan pemahaman utuh.
Jadwal KRL Rute Nambo-Jakarta Kota Hari Ini 23 Oktober 2026

Jadwal KRL Rute Nambo-Jakarta Kota Hari Ini 23 Oktober 2026

Jadwal KRL rute Nambo-Jakarta Kota hari ini 23 Oktober 2026 telah terbit. Untuk lebih rincinya, inilah jadwal lengkap KRL hari ini rute Nambo-Jakarta Kota.
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
10 Ucapan Selamat Hari Dokter Nasional 2026, Referensi Caption untuk Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Dokter Nasional 2026, Referensi Caption untuk Media Sosial

Berikut 10 ucapan selamat Hari Dokter Nasional 2026, referensi caption untuk media sosial.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kebiasaan Sepele saat Khutbah Jumat yang Bisa Mengurangi Pahala

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kebiasaan Sepele saat Khutbah Jumat yang Bisa Mengurangi Pahala

Ustaz Adi Hidayat ungkap kebiasaan sepele saat Khutbah Jumat yang bisa mengurangi pahala. Jangan sampai dilakukan, cek hal apa yang dimaksud.
Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Berpeluang Mengukir Sejarah Baru di Sirkuit COTA

Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Berpeluang Mengukir Sejarah Baru di Sirkuit COTA

Jadwal F1 GP Amerika Serikat 2026 yang akan berlangsung sepanjang akhir pekan ini di Circuit of the America, Texas, berpeluang menjadi saksi momen bersejarah.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Selengkapnya

Viral