News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lembaga Antirusuah Mencium Lingkaran Kasus Suap Hutan Kuasing, Ditanya soal Menhut, KPK: Akan Didalami

Lembaga antirusuah sudah mencium lingkaran kasus suap Hutan Kuansing hingga Kampar. Bahkan KPK memastikan tidak mengabaikan dugaan keterlibatan Menhut Raja Juli
Sabtu, 5 September 2026 - 15:40 WIB
Menhut Raja Juli Antoni menunjukkan tanda terima dan notulensi penyerahan amplop miliki Bupati Kuansing Suhardiman Amby kepada media saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari/am.

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga antirusuah sudah mencium lingkaran kasus suap Hutan Kuansing hingga Kampar. Bahkan, KPK memastikan penyidik tidak mengabaikan dugaan keterlibatan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam pusaran rasuah Bupati nonaktif Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.

Kemudian, ditanya soal keterlibatan Menhut, KPK saat ini memilih fokus menuntaskan pemberkasan kasus utama, yakni suap lelang jabatan sekretaris daerah, sebelum membongkar tuntas skandal pelepasan kawasan hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan penyidik saat ini berpacu dengan masa penahanan para tersangka. 

KPK mengutamakan kelengkapan berkas perkara suap jabatan yang melibatkan Suhardiman dan Kepala Dinas PUPR Zulkarnain. 

Konstruksi awal perkara ini bermula ketika Zulkarnain menyuap Suhardiman menggunakan mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S seharga Rp2,05 miliar demi menduduki kursi sekda.

"Nanti kami cek ya informasi tersebut namun yang pasti kita masih fokuskan dulu untuk proses penyidikan perkara ini karena tentu pascadilakukan penahanan, argo penahanan juga terus berjalan, jadi penyidik fokuskan dulu untuk melengkapi berkas perkaranya," ucap Jubir KPK Budi kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).

Untuk diketahui, saat ini KPK sudah mencium aroma korupsi pelepasan kawasan hutan yang mengular tidak hanya di Kuansing, tetapi juga merambah hingga ke wilayah Kampar, Riau. 

Beberapa saksi yang menjalani pemeriksaan intensif telah membeberkan informasi pelebaran wilayah rasuah tersebut kepada tim penyidik.

Budi menegaskan KPK pasti mendalami setiap keterangan saksi dan mencocokkannya dengan alat bukti lain. 

Upaya ini bertujuan untuk memperkuat konstruksi hukum dugaan manipulasi perizinan hutan yang bermuara ke pihak kementerian.

"Tentunya keterangan-keterangan dari saksi ini semuanya akan didalami dan dikonfirmasi dengan alat bukti-alat bukti lainnya sehingga ini kemudian juga mempertebal jika memang ada dugaan pengkondisian dalam proses pelepasan kawasan hutan tersebut," ucap Budi. 

Ia menambahkan publik perlu bersabar melihat arah pengembangan kasus ini. 

"Nanti kita akan lihat perkembangannya seperti apa karena ini kan masih fokus dulu untuk perkara yang berkaitan dengan suap jabatan dan juga gratifikasinya," jelasnya.

KPK juga tengah menindaklanjuti laporan penyelidikan baru terkait pelepasan kawasan hutan di Bantaeng dan Makassar yang terpisah dari rentetan kasus Kuansing. 

Tim penyelidik bahkan sudah turun langsung ke lapangan untuk menelusuri jejak dugaan penerimaan uang oleh Menhut Raja Juli. 

Pada kasus Kuansing sendiri, Suhardiman sebelumnya memeras sisa hasil usaha (SHU) milik ratusan petani untuk mengumpulkan dana pelicin izin pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 1.828 hektare, yang kemudian ia bawa untuk melobi pihak Kementerian Kehutanan.

Menyikapi progres penyelidikan di Bantaeng dan Makassar tersebut, Budi menyatakan KPK belum bisa membuka seluruh informasi secara gamblang ke publik demi menjaga kerahasiaan proses pengumpulan alat bukti.

"Yang pertama terkait dengan informasi pada tahapan pengaduan masyarakat ataupun penyelidikan tidak semuanya bisa dibuka ke publik karena memang konteks informasinya adalah informasi publik yang dikecualikan," jelas Budi.

Ia berjanji KPK akan menyampaikan setiap perkembangan kasus kepada masyarakat pada waktu yang tepat. 

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, KPK saat ini baru bisa memberikan konfirmasi dan pembaruan informasi secara terbatas kepada pihak pelapor. 

KPK menjamin transparansi penuh akan terbuka saat konstruksi hukum skandal pelepasan kawasan hutan ini sudah matang. (aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Ini Penyebab Dentuman Misterius di Bandung Raya Menurut BMKG

Ternyata Ini Penyebab Dentuman Misterius di Bandung Raya Menurut BMKG

Suara dentuman misterius menggelegar dan terdengar di sejumlah wilayah Bandung Raya sejak Jumat malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari. BMKG mengidentifikasi -
Fokus Hadapi F1 GP Italia 2026 Akhir Pekan Ini, George Russell Tak Ambil Pusing Soal Penalti Kimi Antonelli di Monza

Fokus Hadapi F1 GP Italia 2026 Akhir Pekan Ini, George Russell Tak Ambil Pusing Soal Penalti Kimi Antonelli di Monza

George Russell memilih tidak terlalu memikirkan penalti yang diterima oleh rekan satu timnya, Kimi Antonelli, di F1 GP Italia 2026.
Luhut Klaim GovTech Tekan Bansos Salah Sasaran dari 77,6% Jadi di Bawah 10%: Tutup Kebocoran Sana-sini

Luhut Klaim GovTech Tekan Bansos Salah Sasaran dari 77,6% Jadi di Bawah 10%: Tutup Kebocoran Sana-sini

Luhut Binsar Pandjaitan menyebut integrasi data melalui GovTech mampu menekan bansos salah sasaran dari 77,6% menjadi di bawah 10% dan berpotensi menghemat Rp1.200 triliun.
Bukan Cuma Tambang! MIND ID Kirim Foam Pemadam dan APD Bantu Korban Karhutla

Bukan Cuma Tambang! MIND ID Kirim Foam Pemadam dan APD Bantu Korban Karhutla

Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, mengambil langkah cepat dan terkoordinasi dalam merespons risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang
Masyarakat Papua Minta Pemerintah Tindak Tegas OPM

Masyarakat Papua Minta Pemerintah Tindak Tegas OPM

Kirenius Telenggen, Tokoh Agama Nasrani Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah, mengungkap aksi kekerasan yang dilakukan OPM tidak hanya menyasar warga pendatang maupun warga negara asing dan akttifis rohani
5 Sayuran Pembakar Lemak Menurut dr. Saddam Ismail, Cocok untuk Menu Diet

5 Sayuran Pembakar Lemak Menurut dr. Saddam Ismail, Cocok untuk Menu Diet

Berikut 5 sayuran yang dapat membantu membakar lemak menurut dr. Saddam Ismail, cocok jadi pilihan menu diet.

Trending

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus didalami pihak Kejagung.
Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Dinas Pendidikan (Disdik) Pekalongan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah (kepsek) dan guru SD yang viral melakukan asusila dan terekam video CCTV.
Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengambil tindakan terhadap kedua tenaga pendidik tersebut.
Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT kembali beraksi, kini melalui Dirpolairud NTT untuk mendistribusikan bantuan ke warga terdampak gempa di Flores. Hal ini atas perintah Kapolda NTT
Pria Ngamuk Bawa Celurit di Jalan Sudirman Jaksel Ternyata Hendak Mencuri, Hendak Ambil Tas Korban saat Istirahat

Pria Ngamuk Bawa Celurit di Jalan Sudirman Jaksel Ternyata Hendak Mencuri, Hendak Ambil Tas Korban saat Istirahat

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pria ngamuk bawa celurit di Jaksel ternyata diduga hendak mencuri barang milik seseorang.
Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Warga di wilayah Bandung, Jawa Barat dihebohkan dengan fenomena misterius dari suara dentuman yang dirasakan cukup lama. Warga mempertanyakan sumber suaranya
Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Mantan Kepala Pengadaan BOTA (perusahaan energi negara Turki), Ali Arif Akturk, menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz
Selengkapnya

Viral