News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
Rabu, 9 September 2026 - 02:59 WIB
Kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Halim, Jakarta Timur, Selasa (4/11/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh tidak berhenti.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait dengan kegiatan penyelidikan kereta cepat atau Whoosh, saat ini masih terus berprogres," katanya, Selasa (8/9/2026).

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

"Penyelidik tentunya juga terus melakukan pendalaman, permintaan keterangan kepada sejumlah pihak, gitu ya, yang tentunya pengetahuannya dibutuhkan, ya, untuk menemukan adanya dugaan peristiwa pidananya," sambungnya.

Oleh karena itu ia menuturkan bahwa belum bisa membeberkan secara gamblang konstruksi perkara tersebut. Pasalnya kasus ini masih berada pada tahap penyelidikan.

"Tentunya progres penyelidikannya perjalan positif, artinya pihak-pihak yang dimintai keterangan juga memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh tim penyelidikan KPK," tuturnya.

Sebelumnya KPK juga mengungkapkan bahwa penanganan perkara ini masih terus berjalan meskipun detailnya belum dapat diungkap ke publik.

Hal ini dikarenakan proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan awal.

"Terkait dengan kereta cepat Whoosh, saat ini prosesnya masih di penyelidikan. Jadi kalau memang prosesnya masih di penyelidikan, informasinya masih bersifat tertutup. Jadi kami belum bisa menyampaikan secara terbuka, secara lengkap terkait dengan penyelidikan perkara ini. Namun yang pasti bahwa penyelidikan terkait dengan kereta cepat ini masih terus berprogres," ucap Budi, Senin (4/5/2026).

Kemudian menyikapi lamanya waktu penyelidikan yang berjalan, Budi menjelaskan bahwa hal ini murni persoalan manajemen penanganan perkara di internal KPK.

KPK tengah disibukkan dengan berbagai kasus prioritas, termasuk sejumlah Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai daerah yang menuntut proses penyidikan ekstra cepat karena terikat dengan masa penahanan tersangka.

"Kalau kita bicara peristiwa tertangkap tangan, kemudian naik ke penyidikan, pihak-pihak ditetapkan sebagai tersangka langsung dilakukan penahanan, maka ketika langsung dilakukan penahanan, argo penahanan langsung mulai berjalan. Sehingga kami juga harus sesuaikan dari sisi waktunya," kata Budi.

Ia juga menambahkan bahwa dari hasil OTT sering kali muncul pengembangan perkara baru yang membongkar praktik serupa di sektor lain, yang pada akhirnya memakan waktu dan tenaga penyidik.

Mengingat keterbatasan kewenangan di tahap penyelidikan, muncul dorongan agar KPK segera menerbitkan sprindik umum. (aha/muu)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan kerja membongkar keseharian dokter yang diduga mencabuli anak kandung di Bandung. Dia mengaku tidak mengetahui persoalan yang sedang dihadapi IS secara pasti.
Sapa Penggemar Hyundai E&C Hillstate, Megawati Hangestri Tak Bisa Tutupi Antusiasme Kembali ke Liga Voli Korea

Sapa Penggemar Hyundai E&C Hillstate, Megawati Hangestri Tak Bisa Tutupi Antusiasme Kembali ke Liga Voli Korea

Hyundai E&C Hillstate pun mengunggah video pendek Megawati Hangestri yang menyapa para penggemarnya jelang kick off Liga Voli Korea Selatan melalui kanal YouTube klub, Sabtu (24/10/2026). 
GM Ungkap Rencana Generasi Baru Mobil Swakemudi, Bisa Disuruh Belanja

GM Ungkap Rencana Generasi Baru Mobil Swakemudi, Bisa Disuruh Belanja

Dalam visi bertajuk "Concept Horizon", GM bahkan membayangkan kendaraan dapat menangani aktivitas sederhana seperti pergi mengambil belanjaan tanpa mobil harus dikendalikan pengemudi.
Kronologi Ojol Ditabrak Taksi Online di Kawasan Blok M, Begini Penjelasan Saksi

Kronologi Ojol Ditabrak Taksi Online di Kawasan Blok M, Begini Penjelasan Saksi

Viral di media sosial satu video ojol ditabrak mobil di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Video Mesum Pria Diduga Perlihatkan Alat Vitalnya ke Pelajar di Gunung Putri Beredar di Media Sosial, Pura-Pura Pinjam Uang Rp20 Ribu

Video Mesum Pria Diduga Perlihatkan Alat Vitalnya ke Pelajar di Gunung Putri Beredar di Media Sosial, Pura-Pura Pinjam Uang Rp20 Ribu

Video mesum pria diduga memperlihatkan alat vitalnya ke pelajar perempuan di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Pihak kepolisian perlu memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial sebelum menarik kesimpulan mengenai peristiwa tersebut.
KDM Duga Pemicu Karhutla di Gunung Ciremai Gara-Gara Pembakaran Ilalang Tak Bertanggung Jawab

KDM Duga Pemicu Karhutla di Gunung Ciremai Gara-Gara Pembakaran Ilalang Tak Bertanggung Jawab

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menduga pemicu timbulnya kobaran api di Gunung Ciremai gara-gara adanya aktivitas pembakaran ilalang secara tidak bertanggung jawab. Dia menargetkan karhutla di Gunung Ciremai rampung dalam rentang waktu dua hari.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Artis Nathalie Holscher dimarahi oleh mantan suaminya, Sule dan suaminya, Aripat akibat viral menakuti anaknya, Adzam dengan jasa unik TikToker polisi anak 84.
Selengkapnya

Viral