News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raja Juli Ungkap Polisi Proses Hukum 112 Kasus terkait Karhutla, 26 Perusahaan Dibekukan

Menhut Raja Juli Antoni mengungkapkan izin usaha dari 26 perusahaan telah dibekukan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB
Ilustrasi - Kebakaran hutan dan lahan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan izin usaha dari 26 perusahaan telah dibekukan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain itu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga tengah memproses hukum terhadap 112 kasus terkait karhutla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemarin Bapak Kapolri juga sudah mengumumkan, saya lupa angkanya, mungkin sekitar 112 kasus yang sudah masuk dalam proses di Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Raja Juli di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).

“Di Gakkum kami, di Gakkum Kemenhut, sudah ada 26 perusahaan/korporasi yang sudah kami bekukan izin usahanya,” tambahnya.

Raja Juli menjelaskan sebanyak 26 perusahaan itu juga diwajibkan untuk memulihkan lingkungan atas dasar ketentuan hukum.

Dia menyebut apabila ada indikasi pidana terhadap korporasi tersebut, maka akan dilanjutkan ke tindak pidana.

“Jadi secara singkat untuk penegakan hukum di Gakkum Kehutanan, sedang ada 46 kasus yang berproses, 15 korporasi dan 31 perorangan. Dengan status yang macam-macam, sudah ada 2 yang P21, sebagian masih penyidikan dan penyelidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Raja Juli menuturkan pemerintah akan memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Kalimantan.

Pasalnya, kondisi kekeringan yang diprediksi masih berlangsung hingga sekitar 1,5 bulan ke depan.

Raja Juli menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Manggala Agni untuk melihat perkembangan kebakaran dan langkah mitigasi yang telah dilakukan.

“Yang paling memiliki kemampuan memadamkan api ini adalah hujan melalui hujan buatan atau OMC (Operasi Modifikasi Cuaca),” kata Raja Juli.

Dia mengatakan pemerintah bersama Kepala BNPB dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyepakati pelaksanaan OMC secara masif selama masih terdapat potensi awan hujan.

Menurut dia, OMC akan dilakukan meski potensi awan hujan yang tersedia relatif kecil.

Operasi tersebut tidak hanya dilakukan di wilayah yang sedang mengalami karhutla, tetapi juga di daerah yang masih relatif aman dari kebakaran.

“Sedikit apa pun potensi awan hujan tersebut, kita akan OMC. Termasuk di daerah-daerah atau kabupaten yang bukan daerah karhutla," katanya. (saa/nsi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Video Langit Mekkah Diwarnai Peringatan Darurat, Drone Houthi Dicegat Pertahanan Udara Saudi

Viral! Video Langit Mekkah Diwarnai Peringatan Darurat, Drone Houthi Dicegat Pertahanan Udara Saudi

Drone yang disebut diluncurkan Houthi dicegat pertahanan udara Saudi sebelum memasuki wilayah udara terlarang Mekkah. Houthi membantah menargetkan kota suci
4 Kandidat Kuat Kapten Timnas Indonesia Pengganti Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Rizky Ridho Langkahi Kevin Diks

4 Kandidat Kuat Kapten Timnas Indonesia Pengganti Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Rizky Ridho Langkahi Kevin Diks

Jay Idzes berpotensi absen di FIFA ASEAN Cup 2026, empat nama muncul dalam pembahasan kandidat kapten Timnas Indonesia, termasuk Kevin Diks dan Joey Pelupessy.
Hari Keempat Pencarian KM Virgo, Prabowo Tegaskan Penyebab Tenggelam Harus Diungkap

Hari Keempat Pencarian KM Virgo, Prabowo Tegaskan Penyebab Tenggelam Harus Diungkap

Hari keempat pencarian KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Subianto memastikan investigasi dilakukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Migas Non Konvensional Rokan: Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina

Migas Non Konvensional Rokan: Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, mempertegas komitmennya dalam memacu pengembangan Migas Non Konvensional (MNK) di Zona Rokan. 
BPJS Kesehatan Soroti Wacana Hapus Tunggakan JKN, 23 Juta Peserta Bisa Langsung Aktif

BPJS Kesehatan Soroti Wacana Hapus Tunggakan JKN, 23 Juta Peserta Bisa Langsung Aktif

BPJS Kesehatan mengungkap penghapusan tunggakan iuran JKN berpotensi mengaktifkan kembali 23 juta peserta dan membantu mengejar target 2027.
Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya reformasi tata kelola pembangunan di tingkat daerah. 

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral