News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejagung Limpahkan Febrie Adriansyah dan Barang Bukti ke Kejari Jaksel, Bakal Segera Diadili

Tim penyidik Kejaksaan Agung resmi melimpahkan Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yang ditetapkan sebagai tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ke Kejari Jakarta Selatan
Jumat, 18 September 2026 - 14:12 WIB
Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah tiba di Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Kamis (3/9).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Tim penyidik Kejaksaan Agung resmi melimpahkan Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yang ditetapkan sebagai tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ke Kejari Jakarta Selatan, pada Jumat (18/9/2026).

“Baru saja hari ini pelimpahan tahap 2, penyerahan tersangka dan barang bukti juga berkasnya dari penyidik kepada penuntut umum atas nama tersangka FA dan kawan-kawan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna, kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Anang menerangkan, pelimpahan ini dilakukan usai per hari Rabu (16/9/2026) kemarin, berkas sudah dinyatakan P21 atau lengkap oleh penuntut umum.

Kemudian, dengan dilimpahkannya Febrie ini, tim penuntut umum akan melengkapi administrasi dan membuat dakwaan. Setelahnya diserahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dan tersangka akan disidangkan.

“Dan ditindaklanjuti dengan hari ini tahap duanya, pelimpahan kepada penuntut umum secara administrasi berada di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. 20 hari ke depan, nanti penuntut umum setelah membuat dakwaan dan juga administrasi, akan menyerahkan dan melimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” jelasnya.

Untuk diketahui, Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari pemerasan, resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, pada Jumat (18/9/2026) hari ini.

Febrie tiba di Kejari Jakarta Selatan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna pink dan dalam kondisi tangan diborgol. Sementara itu juga tampak Febrie didampingi oleh kuasa hukumnya dan sejumlah pihak kepolisian.

Dalam pelimpahan ini, Febrie buka suara dan membantah soal dugaan pemerasan yang menjeratnya. Di hadapan awak media, Febrie mengaku telah mengabdi menjadi jaksa selama puluhan tahun dan tidak pernah dijatuhi hukuman.

“Jadi saya sudah ditanya tadi ya mengenai pemerasan, saya sudah sampaikan. Jadi selama jadi jaksa 33 tahun, saya tidak pernah dijatuhi hukuman di Pengawasan. Diperiksa, belum pernah. Dilaporkan, belum pernah,” kata Febrie, kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

“Nah sekarang, disangkakan pemerasan. Ya? Nah, kalian bisa tanya ke Pengawasan itu. Saya juga tadi bicara dengan anak buah saya, Tim Sembilan, pernahkah selama saya mimpin, pernahkah diajari dengan perbuatan-perbuatan seperti itu? Kalian cermati itu. Dan saya ingin nanti di pengadilan, hakim dapat melihat ini dengan jernih. Kenapa perkara ini muncul,” lanjutnya.

Bahkan, Febrie dalam hal ini memamerkan pencapaian kerjanya melalui Satgas PKH yabg telah berhasil mengembalikan uang Rp300 Triliun dari hasil pemberantasan kasus yang ada.

“Banyak prestasi yang sudah disampaikan oleh kita di Gedung Bundar. Perubahan Gedung Bundar begitu besar ketika kita pegang. Apalagi Ketua Satgas PKH. 300 T setahun kita kembalikan. Semua perkara besar kita ambil,” tegas Febrie.

Menurutnya, semua data perkara besar berada di Kejaksaan Agung. Semua orang yang terlibat dalam perkara besar ada di dalamnya.

“Tapi akhirnya, justru kita yang digergaji, ya. Tapi jangan lupa, database di Gedung Bundar itu, itu akan menjadi data abadi. Kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar. Dan saya yakin, junior saya ya, selama ini telah kita didik, itu pasti akan punya keberanian untuk bangsa dan untuk rakyatnya. Itu selalu yang kita tanamkan di Gedung Bundar,” terangnya.

Selain itu, Febrie juga membantah soal kepemilikan emas yang berhasil disita oleh tim penyidik di rumah Sentul, Jawa Barat. Dirinya meminta agar dapat diungkap sosok pemilik emas tersebut.

“Itu kan sudah diperiksa. Dan saya juga minta itu di-clear-kan. Siapa yang punya, apakah keterkaitan dengan saya, itu kan sudah diberikan penjelasan kepada tim penyidik. Oleh karena itu saya berharap nanti, ya, agar hakim dapat melihat ini dengan jernih,” ungkap Febrie.

Kemudian, Febrie juga tegas menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki IUP tambang hingga tidak pernah meminta kuota impor.

“Saya tidak punya IUP tambang. Saya tidak pernah minta proyek pemerintah. Saya tidak pernah punya konsesi sawit. Saya tidak pernah minta kuota impor. Siapa yang terlibat di situ? Gedung Bundar ada database-nya. Dan saya yakin ya, Presiden dapat masukan yang salah atas perkara ini,” jelas Febrie.

“Dan mudah-mudahan, junior-junior saya yang ada di Gedung Bundar akan terus bela kepentingan rakyat dan bangsanya untuk menuju kemakmuran rakyat. Itu saja, ya,” sambungnya. (Ars/ree)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bidik Kemenangan Perdana, PSS Fokus Pressing-Finishing Hadapi Dewa United

Bidik Kemenangan Perdana, PSS Fokus Pressing-Finishing Hadapi Dewa United

PSS Sleman membidik kemenangan perdana di kompetisi Super League 2026/2027 kala berjumpa Dewa United FC. Duel Dewa United vs PSS dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, Minggu (20/9/2026) sore.
Pengusaha Foodtruck Jadi Korban Pungli Parkir dan Jatah Makan Preman-Aparat di Alun-alun Kidul, Begini Respon Polresta Yogyakarta

Pengusaha Foodtruck Jadi Korban Pungli Parkir dan Jatah Makan Preman-Aparat di Alun-alun Kidul, Begini Respon Polresta Yogyakarta

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) parkir dan permintaan jatah makanan kepada pengusaha foodtruck di kawasan Alun-alun kidul (Alkid) Yogyakarta mencuat. Persoalan itu kini mendapat perhatian dari Polresta Yogyakarta.
Waduh, Bandung Diterpa 118 Kali Gempa, Begini Penjelasan Lengkap Ahli Bencana Indonesia

Waduh, Bandung Diterpa 118 Kali Gempa, Begini Penjelasan Lengkap Ahli Bencana Indonesia

BMKG Indonesia tekah mencatat, kurang lebih sudah ada 118 gempa bumi terjadi di Bandung. Apa penyebabnya, dan apakah berbahaya? Begini penjelasan ahli bencana.
Kemarau Panjang, Warga Binaan Lapas dan Kemenag Pati Gelar Shalat Istisqa Berharap Hujan Segera Turun

Kemarau Panjang, Warga Binaan Lapas dan Kemenag Pati Gelar Shalat Istisqa Berharap Hujan Segera Turun

Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendorong warga binaan dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati menggelar Shalat Istisqa, Jumat (18/9/2026).
KSAL Ungkap Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sanggup Mengabdi 15-20 Tahun ke Depan

KSAL Ungkap Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sanggup Mengabdi 15-20 Tahun ke Depan

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa kapal induk Giuseppe Garibaldi, yang diproyeksikan sebagai kapal induk perdana Indonesia, diperkirakan masih memiliki daya tahan operasional antara 15 hingga 20 tahun ke depan.
Identitas Pria Berkacamata Hitam yang Lecehkan Penumpang Wanita di Bus JR Connexion

Identitas Pria Berkacamata Hitam yang Lecehkan Penumpang Wanita di Bus JR Connexion

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video aksi penangkapan seorang pria berkacamata hitam yang diduga melakukan aksi pelecehan seksual di dalam bus

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Selengkapnya

Viral