Kepala BGN Tata Ulang Program MBG: Fokus ke Wilayah 3T
- dok. BGN
tvOnenews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghapus sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kuota dan anggaran dari ribuan sekolah tersebut dialihkan secara penuh kepada masyarakat yang lebih membutuhkan, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa seluruh satuan pendidikan yang dicoret merupakan sekolah internasional serta sekolah swasta kalangan atas.
- Antara
"Misalnya seperti SMA Taruna Nusantara itu tidak mendapatkan MBG, kemudian termasuk sekolah-sekolah internasional (seperti sekolah berkurikulum) Cambridge, kemudian yang (berada di) level-level itu," tegas Sudaryono dalam Rapat Kerja Bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.
Disetujui Wali Murid dan Pihak Sekolah
Sudaryono membeberkan, kriteria sekolah yang dieliminasi mengacu pada data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni sekolah-sekolah yang tercatat menolak dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Pihak BGN juga telah melakukan konfirmasi ulang secara langsung kepada para kepala sekolah hingga seluruh wali murid secara kolektif.
"Wali murid semuanya itu menyetujui bahwa sekolah itu tidak perlu dikirim MBG dengan alasan supaya anggaran yang harusnya dipakai itu bisa dipergunakan untuk sekolah lain yang lebih membutuhkan," jelas Sudaryono.
- Antara
Pembenahan SOP dan Kualitas Penyajian MBG
Selain melakukan refocusing sasaran penerima, BGN saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terkait tata kelola dan sanitasi penyajian makanan guna mencegah timbulnya gangguan kesehatan pada siswa.
Pihaknya mengusut tuntas setiap celah masalah, mulai dari dapur pengolahan, kepatuhan SOP petugas, hingga proses pengiriman ke sekolah-sekolah. Kesadaran terkait literasi keamanan dan kesehatan pangan dinilai menjadi kunci utama perbaikan program.
Langkah pencoretan ribuan sekolah elite ini dipastikan bukan berarti penghentian program, melainkan bagian dari pembenahan agar ekspansi program MBG berjalan lebih akuntabel, tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan.
Load more