Siap-siap, Daerah Ini Bakal Jadi yang Pertama Rasakan Puncak Musim Hujan di Indonesia
- Ilustrasi AI Gemini
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026.
Namun, datangnya musim hujan tidak berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Sejumlah wilayah justru akan lebih dulu mencapai puncak musim hujan mulai Desember 2026.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengawali musim hujan pada November dan Desember. Berdasarkan prediksi BMKG, sebanyak 185 Zona Musim (ZOM) diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada November, sementara 266 ZOM lainnya baru memasuki musim hujan pada Desember.
Menurut Ardhasena, jarak antara awal musim hujan dengan periode puncaknya secara umum tidak terlalu jauh.
Artinya, sejumlah wilayah yang lebih awal memasuki musim hujan juga akan segera menghadapi periode dengan curah hujan yang lebih tinggi.
Wilayah yang Puncak Hujannya Paling Awal
Berdasarkan perkiraan BMKG, Desember menjadi bulan pertama ketika wilayah Indonesia dalam jumlah cukup besar mengalami puncak musim hujan.
Pada Desember, puncak musim hujan diperkirakan terjadi di 155 ZOM, yang mencakup sekitar 36,94 persen luas daratan Indonesia.
Sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Desember meliputi:
-
Sebagian wilayah Sumatera
-
Sebagian besar Kalimantan
-
Sebagian Sulawesi Utara
-
Pesisir selatan Gorontalo
-
Sebagian kecil Sulawesi Tengah
-
Sebagian besar Sulawesi Barat
-
Sebagian kecil Maluku
-
Papua Barat Daya bagian barat
-
Sebagian kecil Papua Barat
-
Papua bagian utara
-
Papua Tengah bagian timur
-
Papua Selatan bagian barat
Dengan demikian, wilayah-wilayah tersebut termasuk daerah yang perlu bersiap lebih awal menghadapi peningkatan curah hujan menjelang akhir tahun.
Januari, Puncak Hujan Meluas ke Banyak Wilayah
Setelah Desember, puncak musim hujan akan bergeser dan meluas ke wilayah lainnya pada Januari 2027.
BMKG memperkirakan 162 ZOM akan mengalami puncak musim hujan pada Januari, dengan cakupan sekitar 25,68 persen luas daratan Indonesia.
Wilayah yang diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Januari antara lain:
-
Riau bagian selatan
-
Kepulauan Riau bagian tengah
-
Sebagian kecil Jambi
-
Bengkulu bagian utara
-
Kepulauan Bangka Belitung
-
Sumatera Selatan bagian barat
-
Lampung bagian utara
-
Sebagian Jawa
-
Bali bagian tengah
-
NTB bagian barat
-
Sebagian NTT
-
Sebagian Kalimantan Barat
-
Sebagian besar Kalimantan Tengah
-
Sebagian kecil Kalimantan Timur
-
Sebagian Kalimantan Selatan
-
Sebagian Sulawesi
-
Sebagian kecil Maluku Utara
-
Maluku bagian barat
-
Sebagian Pulau Papua
Februari Jadi Puncak di Jawa hingga Nusa Tenggara
Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya baru diprediksi mencapai puncak musim hujan pada Februari 2027.
Pada periode tersebut, BMKG memperkirakan 190 ZOM mengalami puncak musim hujan dengan cakupan sekitar 16,79 persen luas daratan Indonesia.
Wilayah yang diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Februari meliputi:
-
Lampung bagian tengah
-
Sebagian besar Jawa
-
Sebagian besar Bali
-
Sebagian NTB
-
Sebagian besar NTT
-
Sulawesi Barat bagian selatan
-
Sebagian Sulawesi Selatan
-
Sulawesi Tenggara bagian selatan
-
Sebagian Maluku
-
Sebagian besar Pulau Papua
Perbedaan waktu puncak musim hujan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di setiap wilayah perlu memperhatikan perkembangan cuaca sesuai daerah masing-masing.
BMKG Ingatkan Risiko Banjir dan Longsor
BMKG mengingatkan peningkatan curah hujan pada periode puncak musim hujan dapat memicu bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan longsor.
Ardhasena mengatakan lonjakan curah hujan pada musim hujan tahun ini perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan dampak lanjutan di sejumlah wilayah.
"Perlu kita waspadai bersama lonjakan musim hujan dan curah hujan yang terjadi pada musim hujan tahun ini karena bisa menyebabkan dampak turunan seperti banjir dan longsor," ungkap Ardhasena dalam konferensi pers secara daring, Selasa (22/9/2026).
BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah mengoptimalkan sistem drainase serta mempersiapkan langkah evakuasi untuk mengantisipasi potensi banjir dan longsor, terutama saat memasuki awal dan puncak musim hujan.
Jawa hingga Papua Perlu Waspada
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengatakan terdapat sejumlah wilayah yang secara historis memiliki kerawanan terhadap bencana saat musim hujan.
Wilayah tersebut mencakup Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua, dan sebagian Maluku.
Menurut Andri, meskipun periode musim hujan diperkirakan relatif pendek, curah hujan yang terjadi umumnya lebih besar dan berada pada kondisi normal.
"Periode musim hujan ini pendek, tetapi curah hujan umumnya lebih besar dan normal. Nah ini yang perlu diwaspadai, jadi nanti bisa saja hujan jatuh secara intens di bulan-bulan tersebut," ujarnya.
Load more