Polda Banten Ogah Berspekulasi, Tegaskan Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis Belum Ditemukan
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Banten menyatakan bahwa titik koordinat fisik kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di kawasan Selat Sunda, Pandeglang, hingga saat ini belum terlacak.
Armada laut tersebut sebelumnya dilaporkan hilang saat mengangkut rombongan lima wartawan dan tiga orang awak.
Meski keberadaan bangkai kapal masih buron, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan perkembangan terkait identifikasi satu korban berinisial Surakman alias Sukarman (60).
Kru kapal tersebut berhasil dipastikan identitasnya berkat pencocokan sampel DNA antemortem atas jasad yang sempat dievakuasi dari pesisir Pulau Enggano, Bengkulu.
"Yang pasti sampai dengan sekarang Arupadatu I tidak ada yang ditemukan. Ya kita samakan sekarang masih hilang," katanya menjelaskan, dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Tangerang, Rabu (23/9).
Menyikapi berbagai asumsi yang berkembang, Hengki mengingatkan agar tidak ada pihak yang menarik kesimpulan dini mengenai kondisi maupun posisi kapal cepat tersebut.
Dirinya memastikan bahwa armada berpenumpang itu saat ini sepenuhnya masih berada dalam daftar operasi pencarian tim SAR Gabungan.
"Belum ada kejelasan kapal itu ke mana," katanya.
Di luar penemuan jenazah Sukarman, keberadaan tujuh penumpang lainnya masih nihil. Daftar manifes yang belum ditemukan mencakup lima insan pers, yaitu M Bagus Khoirunas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), serta nakhoda kapal Warta dan seorang pemandu bernama Heriyanto.
"Kalau korban-korban yang lain atau yang belum ditemukan, bisa saja ternyata mereka mungkin selamat, mungkin terbawa ke luar negeri. Itu saya tidak tahu dan belum bisa saya jawab," ungkapnya.
Untuk langkah selanjutnya, aparat kepolisian bekerja sama dengan Basarnas dan tim lintas instansi akan terus menggelar penelusuran dengan mengacu pada pembuktian faktual serta temuan riil di perairan.
Kapolda pun menyampaikan rasa terima kasih kepada warga pesisir yang telah berkontribusi memberikan petunjuk lapangan.
"Polda Banten menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para nelayan yang telah membantu memberikan informasi terkait penemuan jenazah," kata dia. (ant/dpi)
Load more