News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pencarian 5 Jurnalis dan ABK Kapal Belum Berhenti, SAR Perluas Pemantauan hingga Enggano

Basarnas tetap mencari lima jurnalis dan dua kru kapal yang hilang di Selat Sunda. Operasi rutin diperluas hingga perairan Pulau Enggano.
Kamis, 24 September 2026 - 15:10 WIB
Petugas Basarnas KN SAR Antasena melakukan navigasi laut saat operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, Selasa (15/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan pencarian lima jurnalis dan dua kru kapal yang masih hilang di perairan Selat Sunda tetap dilakukan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan operasi pencarian terhadap para korban masih berlanjut meski status operasi telah dialihkan menjadi operasi rutin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Syafii, pencarian tetap dilakukan dengan mengoptimalkan pemantauan wilayah perairan yang dinilai berkaitan dengan kemungkinan keberadaan korban.

"Sampai sekarang tetap dilakukan pencarian lanjutan. Karena memang operasi kan dialihkan pada operasi rutin," kata Syafii di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Pengalihan menjadi operasi rutin tersebut tidak berarti pencarian dihentikan. Tim SAR tetap melakukan pemantauan terhadap wilayah perairan yang menjadi bagian dari area pencarian.

Pemantauan Diperluas hingga Perairan Enggano

Selain wilayah sekitar Selat Sunda, pemantauan juga diperluas ke sejumlah wilayah lain. Salah satunya dilakukan oleh tim SAR di Bengkulu.

Syafii mengatakan operasi rutin yang dilakukan tim SAR Bengkulu diarahkan ke wilayah perairan sekitar Pulau Enggano. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

"Kayak misalkan yang ada di Bengkulu juga melaksanakan operasi rutin diarahkan ke Pulau Enggano sana. Jadi tetap, tetap jalan," ujar Syafii.

Dengan pola operasi rutin tersebut, pencarian tidak hanya terpusat di satu titik. Tim SAR dari wilayah yang memiliki wilayah operasi di sekitar perairan tersebut tetap melakukan pemantauan sesuai dengan pelaksanaan operasi masing-masing.

Jenazah Ditemukan di Enggano

Dalam perkembangan pencarian, sebelumnya ditemukan satu jenazah di wilayah Enggano. Jenazah tersebut kemudian diketahui merupakan salah satu kru kapal pengangkut jurnalis yang hilang bernama Surakman.

Syafii menjelaskan jenazah tersebut sempat ditemukan dan kemudian dimakamkan oleh warga setempat.

Pada awal proses identifikasi, pihak keluarga belum dapat memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Surakman. Data awal seperti pakaian yang dikenakan korban juga telah diperlihatkan kepada keluarga.

Namun, tidak ada anggota keluarga yang mengakui jenazah tersebut sebagai Surakman berdasarkan data awal yang ditunjukkan.

"Dan itu sudah dimakamkan. Dan waktu itu dari data-data, mulai pakaian, semuanya, sudah ditunjukkan ke keluarganya. Dari keluarga korban nggak ada satu pun yang mengakui. Tapi pada saat diambil tes DNA, baru cocok," kata Syafii.

Kepastian identitas kemudian diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan DNA terhadap jenazah tersebut.

Identitas Surakman Dipastikan Lewat Tes DNA

Hasil pemeriksaan DNA menunjukkan adanya kecocokan antara jenazah yang ditemukan di Enggano dengan DNA anak Surakman, Yayat.

Proses identifikasi membutuhkan waktu sekitar 10 hari. Pemeriksaan DNA tersebut kemudian dinyatakan selesai pada 22 September 2026.

Dengan hasil tersebut, jenazah yang sebelumnya ditemukan di wilayah Enggano dipastikan merupakan Surakman, salah satu kru kapal yang membawa rombongan jurnalis.

Penemuan dan identifikasi Surakman menjadi bagian dari perkembangan pencarian terhadap rombongan yang sebelumnya dilaporkan hilang ketika melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Delapan Orang Hilang Saat Menuju Gunung Anak Krakatau

Sebelumnya, delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal dilaporkan hilang saat hendak menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.

Rombongan tersebut berada dalam satu kapal sebelum kemudian dinyatakan hilang di tengah perjalanan. Upaya pencarian dan pertolongan dilakukan oleh tim SAR untuk menemukan seluruh orang yang berada dalam kapal tersebut.

Pada Sabtu, 12 September 2026, ditemukan sebuah jasad di wilayah Enggano. Penemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan proses identifikasi untuk mengetahui apakah jenazah berkaitan dengan rombongan kapal yang hilang.

Proses identifikasi tidak langsung mendapatkan kepastian dari pemeriksaan awal. Keluarga korban juga tidak mengenali jenazah berdasarkan sejumlah data awal, termasuk pakaian yang dikenakan.

Pemeriksaan DNA kemudian dilakukan untuk memastikan identitas korban. Setelah proses pemeriksaan berlangsung sekitar 10 hari, hasilnya menunjukkan kecocokan dengan DNA anak Surakman.

Hasil pemeriksaan DNA tersebut dinyatakan selesai pada 22 September 2026 dan memastikan jenazah yang ditemukan di Enggano merupakan Surakman.

Sementara itu, pencarian terhadap lima jurnalis dan dua kru kapal lainnya yang masih hilang tetap dilakukan. Basarnas mengalihkan pencarian ke pola operasi rutin, dengan pemantauan yang juga mencakup wilayah perairan sekitar Pulau Enggano.

Syafii memastikan kegiatan pencarian tetap berjalan melalui operasi rutin yang dilakukan oleh tim SAR di wilayah masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Musim Lalu Dijuluki Persija "Brasil", Macan Kemayoran Kini Bertransformasi Jadi Miniatur Timnas Indonesia

Musim Lalu Dijuluki Persija "Brasil", Macan Kemayoran Kini Bertransformasi Jadi Miniatur Timnas Indonesia

Persija Jakarta kini makin kental nuansa Timnas Indonesia setelah 12 pemain yang pernah dilatih Shin Tae-yong berada dalam skuad Macan Kemayoran musim ini.
Debut Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Langsung Panas, 4 Hari Kemudian Hadapi Mantan Klub: Red Sparks

Debut Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Langsung Panas, 4 Hari Kemudian Hadapi Mantan Klub: Red Sparks

Debut Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate dimulai 3 November 2026 melawan IBK Altos. Empat hari kemudian, ia menghadapi mantan klub Red Sparks
‎Usai Gagal di Piala AFF, John Herdman Siap Bawa Timnas Indonesia Bangkit dan Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

‎Usai Gagal di Piala AFF, John Herdman Siap Bawa Timnas Indonesia Bangkit dan Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

John ‎Herdman menyampaikan ambisinya menjelang pertandingan pertama Timnas Indonesia menghadapi Singapura.
Round Up Demo Hari Ini: Massa Buruh Bergerak dari Semanggi, UOB dan DPR Jadi Titik Aksi

Round Up Demo Hari Ini: Massa Buruh Bergerak dari Semanggi, UOB dan DPR Jadi Titik Aksi

Demo hari ini di Jakarta berlangsung di sejumlah titik. Massa buruh bergerak dari Semanggi menuju UOB dan aksi juga digelar di sekitar DPR/MPR.
Hasil Asian Games 2026: Tiga Wakil Berlaga di Babak Final, Tim Renang Indonesia Masih Belum Bisa Bawa Pulang Medali

Hasil Asian Games 2026: Tiga Wakil Berlaga di Babak Final, Tim Renang Indonesia Masih Belum Bisa Bawa Pulang Medali

Hasil Asian Games 2026 dari cabang olahraga renang dimana tterdapat iga wakil Indonesia bertanding do tiga nomor pada hari ini Kamis 24 September pagi tadi WIB.
Wushu Koleksi 5 Medali di Asian Games 2026, 3 Perunggu Tambahan dari Nomor Sanda

Wushu Koleksi 5 Medali di Asian Games 2026, 3 Perunggu Tambahan dari Nomor Sanda

Terbaru, ada tambahan tiga medali dari tiga pewushu nomor sanda, Bintang Reindra Nada Guitara, Fereddy Sinaga, dan Thania Kusumaningtyas, sama-sama mengamankan medali perunggu setelah langkah mereka terhenti di semifinal, Rabu (23/9/2026).

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral