News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stok Oseltamivir Dikeluhkan Kosong, Kemenkes Minta Warga Tak Panic Buying

Kemenkes merespons keluhan stok oseltamivir yang kosong di sejumlah rumah sakit. Masyarakat diminta tidak panic buying dan menggunakan obat sesuai resep.
Senin, 28 September 2026 - 18:27 WIB
Ilustrasi flu.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenew.com - Keluhan mengenai kosongnya stok obat antivirus oseltamivir sebelumnya ramai dibahas di media sosial. Seorang warga bahkan mengaku telah mendatangi sejumlah rumah sakit di wilayah Jakarta Utara hingga Jakarta Barat untuk mendapatkan obat tersebut.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI merespons keluhan tersebut dengan meminta masyarakat tidak melakukan panic buying atau membeli oseltamivir secara berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI Lucia Rizka Andalusia mengatakan pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat di tengah meningkatnya perhatian terhadap influenza A dan informasi mengenai ketersediaan oseltamivir di sejumlah fasilitas kesehatan.

"Kami memahami kekhawatiran masyarakat dalam beberapa hari terakhir ini terkait meningkatnya perhatian terhadap influenza A dan sulitnya memperoleh obat antivirus oseltamivir di sejumlah rumah sakit," kata Rizka dalam konferensi pers, Senin (28/9/2026).

Tak Semua Pasien Influenza Butuh Oseltamivir

Rizka mengingatkan masyarakat agar tidak membeli oseltamivir secara berlebihan. Menurutnya, sebagian besar kasus influenza tanpa tanda bahaya dapat ditangani dengan istirahat yang cukup dan menjaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi.

Dengan demikian, tidak semua orang yang mengalami influenza harus mendapatkan obat antivirus tersebut.

"Sehingga tidak setiap orang harus mendapatkan obat antivirus atau oseltamivir ini," ujarnya.

Rizka menegaskan oseltamivir bukan obat yang digunakan secara massal maupun dikonsumsi sebagai langkah pencegahan tanpa penilaian medis.

Pemberian obat tersebut perlu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan dokter.

Oseltamivir untuk Pasien dengan Risiko Komplikasi

Menurut Rizka, oseltamivir terutama diberikan kepada pasien influenza dengan kondisi berat yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Obat tersebut juga diberikan kepada pasien dengan penyakit penyerta atau komorbid serta kelompok masyarakat yang berisiko mengalami komplikasi.

Kelompok yang termasuk berisiko antara lain:

  • Anak berusia di bawah 2 tahun.
  • Lansia berusia di atas 65 tahun.
  • Ibu hamil.
  • Pasien dengan kondisi berat yang dirawat di rumah sakit.
  • Pasien influenza dengan penyakit penyerta atau komorbid.

"Oseltamivir ini perlu diberikan berdasarkan pemeriksaan dan pertimbangan dokter," kata Rizka.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan antibiotik apabila tidak terdapat infeksi sekunder yang memang membutuhkan pengobatan tersebut.

Kemenkes Percepat Distribusi Oseltamivir

Di tengah keluhan mengenai ketersediaan obat, Kemenkes memastikan terus mengupayakan distribusi oseltamivir bagi pasien yang membutuhkan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat proses importasi dan distribusi obat tersebut.

Rizka mengatakan oseltamivir telah didistribusikan ke sekitar 196 rumah sakit. Distribusi selanjutnya akan dilakukan berdasarkan kebutuhan yang disampaikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.

"Saat ini sudah dilakukan distribusi ke sekitar 196 rumah sakit dan akan terus dilakukan distribusi berdasarkan kebutuhan yang masuk kepada kami," jelasnya.

Selain mempercepat distribusi, Kemenkes juga telah melakukan perencanaan pengadaan oseltamivir dengan mempertimbangkan data surveilans influenza.

Pemerintah berkoordinasi dengan rumah sakit pemerintah maupun swasta untuk memperkirakan kebutuhan obat antivirus tersebut.

Pengadaan dari Produksi Dalam Negeri dan Impor

Pengadaan oseltamivir dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk produksi dalam negeri dan importasi melalui jalur khusus.

Langkah tersebut dilakukan karena produksi dalam negeri belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan sehingga diperlukan dukungan dari sumber lainnya.

Kemenkes juga terus memantau distribusi oseltamivir agar obat tersebut tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan pasien.

Jangan Beli Oseltamivir Tanpa Resep

Rizka mengimbau masyarakat tidak membeli atau menyimpan oseltamivir tanpa resep dokter dan kebutuhan medis yang telah ditentukan oleh tenaga kesehatan.

Masyarakat juga diminta tidak menggunakan obat milik orang lain, menggandakan dosis, maupun menghentikan atau melanjutkan terapi tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Penggunaan oseltamivir yang tidak sesuai dengan indikasi medis dalam jangka panjang juga memiliki risiko. Menurut Kemenkes, kondisi tersebut dapat menyebabkan virus influenza menjadi kurang sensitif terhadap antivirus atau mengalami resistensi.

Karena itu, masyarakat diminta mendapatkan informasi mengenai influenza dan penggunaan obat dari sumber resmi, seperti Kemenkes, dinas kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas.

"Masyarakat bukan membeli obat sebanyak-banyaknya, melainkan mengenali gejala, mengetahui tanda bahaya, dan mencari pertolongan pada waktu yang tepat," kata Rizka.

Masyarakat juga diimbau segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala berat, kondisi memburuk, atau gejala muncul pada kelompok yang memiliki risiko komplikasi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Batas Saham Gocap Dihapus jadi Rp1, BEI Sebut Bukan Alasan IHSG Anjlok 1,51%

Batas Saham Gocap Dihapus jadi Rp1, BEI Sebut Bukan Alasan IHSG Anjlok 1,51%

BEI menjelaskan koreksi IHSG 1,51 persen pada Senin (28/9) tidak semata dipicu kebijakan harga minimum saham Rp1. Diketahui ada 69 saham diperdagangkan di bawah Rp50 (gocap).
Rival Farhan Halim Ungkap Kisah Pilu di Asian Games 2026: Tak Terima Uang Saku, Pemain Sampai Berutang

Rival Farhan Halim Ungkap Kisah Pilu di Asian Games 2026: Tak Terima Uang Saku, Pemain Sampai Berutang

Kapten Timnas Voli Filipina, Bryan Bagunas mengungkapkan kisah pilu yang ia dan rekan-rekan setimnya alami selama tampil di Asian Games 2026. Pemain yang juga merupakan rival Farhan Halim itu mengaku bahwa mereka tak menerima uang saku dari federasi sejak Juli 2026.
Wamenhaj Minta Muthawif Sindir Jemaah Lansia Di-blacklist jika Terbukti Langgar Etika

Wamenhaj Minta Muthawif Sindir Jemaah Lansia Di-blacklist jika Terbukti Langgar Etika

Wamenhaj Dahnil Anzar meminta muthawif yang diduga menyindir jemaah umrah lansia diberi sanksi blacklist jika terbukti melanggar etika.
IMIP Percepat Pembangunan PLTS, Dorong Kawasan Industri Menuju Net Zero Emission

IMIP Percepat Pembangunan PLTS, Dorong Kawasan Industri Menuju Net Zero Emission

IMIP mempercepat pembangunan PLTS di kawasan industri Morowali sebagai bagian dari transisi energi dan dukungan terhadap target Net Zero Emission 2060.
Ada Perubahan Besar di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Kini Punya Tugas Penting

Ada Perubahan Besar di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Kini Punya Tugas Penting

Megawati Hangestri akan menghadapi tantangan berbeda saat memperkuat Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027. Perubahan besar buat Megatron punya peran penting.
Hasil Babak Pertama FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Vs Malaysia: Imbang Imbas Gol Justin Hubner Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye

Hasil Babak Pertama FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia Vs Malaysia: Imbang Imbas Gol Justin Hubner Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye

Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Malaysia masih imbang tanpa gol imbas gol Justin Hubner dianulir wasit di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral