News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Kapal Kecelakaan Beruntun, DPR Soroti Belum Ada Tersangka dan Minta Investigasi Dibuka

Ketua Komisi V DPR Lasarus menyoroti tiga kecelakaan kapal beruntun dan meminta penegakan hukum, termasuk investigasi kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Rabu, 30 September 2026 - 15:45 WIB
Hari Ke-16 SAR KM Virgo Transport 8: Tim Gabungan Evakuasi 5 Jasad dari Dalam Bangkai Kapal.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyoroti penanganan sejumlah kecelakaan kapal yang terjadi dalam waktu berdekatan. Ia mempertanyakan belum adanya penetapan tersangka dalam tiga kecelakaan kapal yang disebut terjadi secara berturut-turut.

Lasarus mengatakan penegakan hukum diperlukan untuk memastikan setiap pihak yang diduga lalai dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengingatkan bahwa ketentuan pidana telah mengatur kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Supaya ini tidak menjadi tidak biasa dan mereka lebih berhati-hati kerja, harus kita tegakkan hukum di sana. Tiga kapal berturut-turut belum ada tersangkanya kok sampai hari ini. Ya kan? Belum ada. Tapi sekian banyak nyawa sudah melayang," kata Lasarus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan

Salah satu kecelakaan yang menjadi perhatian Lasarus adalah insiden KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa.

Dalam perkembangan operasi pencarian hingga 29 September 2026, Tim SAR Gabungan mencatat dari 243 orang yang tercantum dalam manifest, sebanyak 182 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat dan 74 orang meninggal dunia, sementara 61 orang lainnya masih dalam pencarian. 

Lasarus menilai jumlah korban masih perlu dicermati karena terdapat perbedaan antara jumlah orang yang ditemukan selamat dengan data dalam manifest.

Ia menyebut terdapat 22 orang yang selamat tetapi tidak tercatat dalam manifest. Kondisi tersebut, menurut Lasarus, membuka kemungkinan jumlah orang yang berada di dalam kapal saat kejadian lebih banyak dibandingkan data resmi yang tercatat.

"Bisa jadi kalau kita lihat dari perbedaan manifest maaf yang selamat dengan jumlah orangnya, bisa jadi korban yang ada di dalam bisa jadi lebih. Bisa jadi lebih. Menurut hitungan saya berarti paling tidak ada nambah 22 orang di dalam, karena 22 orang ini kan tidak terdaftar," ujarnya.

Polisi Diminta Usut Semua Pihak

Lasarus meminta aparat kepolisian mengusut seluruh pihak yang berkaitan dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Menurut dia, pemeriksaan tidak hanya perlu diarahkan kepada pihak yang mengoperasikan kapal, tetapi juga mencakup pemilik kapal serta pihak yang memiliki kewenangan dalam memastikan kapal memenuhi persyaratan untuk berlayar.

" Tidak mungkin kan kapal ini berjalan begitu saja. Kemudian juga tidak mungkin kapal ini berjalan tanpa izin KSOP-nya," kata Lasarus.

Ia juga mempertanyakan kelayakan kapal sebelum berlayar serta proses pemeriksaan atau ramp check yang dilakukan Kementerian Perhubungan.

Menurut Lasarus, aspek tersebut masih membutuhkan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana kapal dapat beroperasi sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.

"Nah, kemudian juga layak atau tidak kapal ini berlayar atau tidak, ini juga masih memerlukan investigasi lebih lanjut. Saya juga mempertanyakan ramp check yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan sevalid apa sebetulnya? Atau hanya nge-list saja?" ujarnya.

Penanganan Kecelakaan Kereta Juga Berjalan

Di tengah sorotan terhadap kecelakaan kapal, proses hukum terhadap kecelakaan kereta api di Bekasi Timur juga telah memasuki tahap penetapan tersangka.

Polda Metro Jaya menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka dalam kecelakaan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan yang terjadi pada 27 April 2026 tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia. 

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan dan menganalisis sejumlah alat bukti, termasuk data logger kereta.

Data logger merupakan perangkat yang merekam berbagai parameter operasional selama perjalanan kereta. Berdasarkan analisis tersebut, polisi menyebut pengereman darurat dilakukan ketika posisi KA Argo Bromo Anggrek berjarak sekitar 263 meter dari titik tumburan dengan KRL 5568.

"Diketahui bahwa tindakan emergency brake yang dilakukan oleh masinis Kereta Api Argo Bromo Anggrek pada pukul 21.51.54, ketika posisi kereta berjarak 263 meter dari titik tumburan KRL 5568," kata Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Anom Danujaya.

Menurut penyidik, pengereman darurat seharusnya dapat dilakukan pada jarak yang lebih jauh dari titik tumburan. Kesimpulan tersebut menjadi bagian dari hasil penyidikan yang kemudian mendasari penetapan AN sebagai tersangka.

Kasus kecelakaan kereta tersebut menunjukkan proses hukum dapat berjalan berdasarkan hasil analisis teknis dan alat bukti. Sementara dalam kasus kecelakaan kapal yang disorot Lasarus, ia meminta proses investigasi dan penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bungkam Tuan Rumah Jepang, Tim Sepak Takraw Kuadran Putra Indonesia Kantongi Kemenangan kedua di Asian Games 2026

Bungkam Tuan Rumah Jepang, Tim Sepak Takraw Kuadran Putra Indonesia Kantongi Kemenangan kedua di Asian Games 2026

Tim Sepak Takraw Kuadran Putra Indonesia berhasil memetik kemenangan kedua mereka di fase grup Asian Games 2026.
Anggota DPRD Malang dan Banyuwangi Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Narkoba di Surabaya

Anggota DPRD Malang dan Banyuwangi Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Narkoba di Surabaya

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan delapan orang, Senin (28/9) dini hari dalam operasi tangkap tangan di salah satu kamar hotel di Surabaya.
Selamat Berbahagia! 4 Shio Paling Hoki 1 Oktober 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Baru Bermunculan

Selamat Berbahagia! 4 Shio Paling Hoki 1 Oktober 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Baru Bermunculan

Berikut 4 shio yang diprediksi paling hoki pada 1 Oktober 2026: Rezeki mengalir dan peluang baru bermunculan.
Wujudkan Semangat MengEMASkan Indonesia, Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi 'Alumni Calling' Indonesia Punya Kamu 2026

Wujudkan Semangat MengEMASkan Indonesia, Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Pada Generasi Muda Lewat Sesi 'Alumni Calling' Indonesia Punya Kamu 2026

PT Pegadaian berkolaborasi dengan Garuda TV menghadirkan program inspiratif bertajuk Indonesia Punya Kamu 2026: “Connecting Generations”. 
Wakili Bahlil Lahadalia, Eks Menpora Resmi Tutup Munas ke-X AMPI

Wakili Bahlil Lahadalia, Eks Menpora Resmi Tutup Munas ke-X AMPI

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo resmi menutup Musyawarah Nasional (Munas) X Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Bintang/Sofyan dari Pasangan China di Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Bintang/Sofyan dari Pasangan China di Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Pelatih Voli Pantai putra Indonesia, Andi Ardiansyah, ungkap kunci kemenangan pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Effendi di perempat final Asian Games 2026.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral