News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Era Aidit, Inilah Dua Tokoh Senior PKI Disegani Internasional: Ada yang Belajar Langsung ke Stalin

Nama Dipa Nusantara (DN) Aidit selama ini identik sebagai pucuk pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI) sekaligus tokoh kunci di balik peristiwa berdarah G30S -
Rabu, 30 September 2026 - 17:59 WIB
Sosok Achmad Aidit atau yang dikenal dengan Dipa Nusantara (DN) Aidit
Sumber :
  • Buku Fajar Orde Baru via commons.wikimedia.com/Yayasan Kesejahteraan Jayakarta - Kodam V Jaya;Badan Penerbit Almanak RI/B.P. Alda

tvOnenews.com – Nama Dipa Nusantara (DN) Aidit selama ini identik sebagai pucuk pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI) sekaligus tokoh kunci di balik peristiwa berdarah G30S/PKI 1965.

Namun, rekam sejarah mencatat bahwa jauh sebelum era Aidit, terdapat tokoh pimpinan PKI yang jauh lebih radikal, berpengaruh, dan memegang predikat sebagai "kaki tangan langsung Uni Soviet" di tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok tersebut adalah Munawar Musso alias Musso, pentolan komunis yang menerima mandat serta doktrin internasionalisme proletar secara langsung dari pemimpin Uni Soviet, Joseph Stalin.

Dedengkot PKI, Munawar Musso
Dedengkot PKI, Munawar Musso
Sumber :
  • Wikipedia

Aktif sejak era kolonial Belanda, Musso sempat mendekam di penjara usai memimpin pemberontakan PKI 1926 sebelum akhirnya melarikan diri ke Moskow pada 1935.

Sekembalinya ke Tanah Air pada 1948, Musso mengusung doktrin "Jalan Baru untuk Indonesia" demi menyeret Republik Indonesia masuk ke dalam orbit pengaruh blok Uni Soviet.

Pemberontakan Madiun 1948: Tragedi Pembantaian Ulama dan Tokoh

Tak butuh waktu lama usai menginjakkan kaki di tanah air, Musso langsung memimpin Pemberontakan PKI Madiun 1948. Peristiwa ini dicatat sejarah sebagai salah satu tragedi paling kelam bagi bangsa Indonesia.

Dedengkot PKI Musso dan Joseph Stalin
Dedengkot PKI Musso dan Joseph Stalin
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Aksi keji pasukan PKI menyasar secara spesifik elemen-elemen yang dianggap musuh ideologi: ulama, kiai pesantren, aparat pemerintah, polisi, hingga pamong praja. Bantai massal tak terhindarkan, dan jasad para korban dibuang ke sumur-sumur tua di Jawa Timur.

Penumpasan cepat digelar pemerintah bersama TNI di bawah komando Jenderal Soedirman sejak 21 September 1948.

Pelarian Musso berakhir di Sumoroto, Ponorogo, di mana ia tewas ditembak mati oleh aparat pada 31 Oktober 1948. Jenazahnya sempat diotopsi di RS Ponorogo sebelum akhirnya dibakar secara rahasia.

Gembong PKI Musso, DN Aidit, dan Alimin
Gembong PKI Musso, DN Aidit, dan Alimin
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Selain Musso, figur senior PKI lain yang memiliki jaringan kuat ke Moskow adalah Alimin bin Prawirodirdjo. Keduanya menjadi tokoh berdarah dingin yang paling disegani di kalangan komunis internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DN Aidit Hanya Generasi Penerus

Pasca-tewasnya Musso dan redupnya Alimin akibat usia lanjut, barulah DN Aidit mengambil alih kendali kepemimpinan PKI pada dekade 1950-an.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Tim Mercedes menghadirkan kejutan menjelang tampil di F1 GP Bahrain 2026. Yakni menyiapkan livery khusus untuk mobil W17.
Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Keabsahan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonannya sebagai calon Wakil Presiden (Wapres) RI pada perhelatan Pilpres 2029 masih dipertanyakan usai dinilai cacat admistrasi berupa syarat pendidikan yakni ijazah SMA.
Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

Suasana Riang Gembira Warnai Sesi Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Bangladesh, Optimistis Lolos ke Final?

‎Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga menghadapi Bangladesh. Ini menjadi laga hidup dan mati demi bisa mengamankan tiket partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Duet dengan Lance Stroll Lanjut ke F1 2027

Aston Martin resmi kembali mempertahankan dua pembalap andalannya, Fernando Alonso dan Lance Stroll untuk Formula 1 musim 2027.
Soal Kematian Sutrimo, Polda Metro Jaya Ungkap Belum Menemukan Bukti Tindak Pidana

Soal Kematian Sutrimo, Polda Metro Jaya Ungkap Belum Menemukan Bukti Tindak Pidana

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa dalam peristiwa tewasnya Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yakni Sutrimo, yang ditemukan tewas di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum ditemukan adanya tindak pidana yang terjadi.
Esteban Ocon Resmi Tinggalkan Haas, Ungkap Karier Formula 1 Belum Berakhir

Esteban Ocon Resmi Tinggalkan Haas, Ungkap Karier Formula 1 Belum Berakhir

Esteban Ocon resmi mengumumkan bahwa dirinya telah mengakhiri kerjasamanya dengan Haas. Pembalap asal Prancis itu tak akan memperkuat Haas di Formula 1 2027.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral