Usai Sarang Narkoba Dihancurkan, Tiga Orang Jadi Korban Penembakan OTK di Kampung Ambon, Lapak Ikut Dibakar Misterius
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Aksi kekerasan mencekam mengguncang kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (14/10) sore.
Tiga orang warga menjadi korban penyerangan brutal menggunakan senjata tajam dan senjata api di Jalan Tanggul Timur, tepatnya di area seberang Kompleks Permata atau yang akrab dikenal sebagai Kampung Ambon.
Peristiwa berdarah tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, ketiga korban dilaporkan hanya sedang duduk-duduk di pinggir kali sebelum sekelompok orang misterius mendadak muncul dan melancarkan serangan membabi buta.
"Korban tiga orang. Kronologinya adalah ketika korban tiga orang sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan, setelah itu turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api," kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi membeberkan bahwa teror penyerangan ini meletus hanya sehari setelah aparat gabungan meratakan lapak-lapak peredaran narkoba di Kompleks Permata pada Selasa (13/10).
"Tepatnya di wilayah Cengkareng, berhadapan dengan Kampung Ambon atau Kompleks Permata, yang kemarin kita lakukan penggerebekan, kita lakukan pemusnahan barang bukti, dan kita melakukan penghancuran lapak," kata Nasriadi.
Akibat insiden mengerikan tersebut, dua korban menderita luka sayatan benda tajam pada area punggung dan tangan. Sementara, satu orang lainnya terkena luka tembakan timah panas di bagian telinga.
Nyawa ketiganya dapat diselamatkan setelah langsung dievakuasi ke fasilitas medis terdekat.
"Ketiga korban dalam keadaan saat ini telah kita bawa langsung ke rumah sakit dalam proses perawatan, dan korban dinyatakan sehat, sadar, bisa menyampaikan kronologis kejadian," tutur Nasriadi.
Aparat kepolisian saat ini tengah memburu kelompok pelaku yang melarikan diri, sembari mengusut tuntas kemungkinan adanya kaitan langsung antara aksi teror ini dengan operasi penertiban sarang narkoba sehari sebelumnya.
"Apakah ada hubungannya dengan peristiwa penggerebekan Kampung Ambon ini atau tidak ada, kita akan terus melakukan penyelidikan," tutur Nasriadi.
Indikasi adanya benang merah semakin menguat setelah area bekas lapak narkoba yang baru saja dibongkar polisi tiba-tiba dibakar oleh pihak tak dikenal, tak berselang lama dari tragedi penyerangan korban.
"Kita masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa yang kita lakukan, penggerebekan, penangkapan, dan sebagainya atau memang terbakar," kata Nasriadi. (ant/dpi)
Load more