News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan KPK Tak Cekal Nusron Wahid Bepergian ke Luar Negeri Meski Mangkir Dua Kali Panggilan

Sikap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, yang dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK terus menuai
Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (30/1).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

tvOnenews.com, Jakarta – Sikap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, yang dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menuai sorotan publik.

Sorotan makin tajam setelah Nusron kedapatan melakukan pergerakan luar negeri ke Singapura hingga Malaysia tanpa memberikan konfirmasi alasan ketidakhadiran kepada penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjawab polemik bebasnya lalu lintas internasional Nusron Wahid, KPK akhirnya buka suara mengenai alasan belum diterbitkannya surat pencegahan ke luar negeri (cekal).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa secara regulasi hukum acara pidana, tindakan pencekalan hanya berhak dikenakan kepada pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ya, kalau kita merujuk ke KUHAP, pencegahan ke luar negeri hanya dapat dilakukan untuk tersangka. Sedangkan Pak NW dalam perkara ini statusnya adalah saksi untuk pemanggilan-pemanggilan sebelumnya," ungkap Budi di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Ditjen Imigrasi Konfirmasi Status Negatif Cekal

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) membenarkan bahwa pergerakan luar negeri Nusron Wahid legal karena statusnya masih negatif cekal.

Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, memaparkan Nusron berangkat ke Singapura melalui TPI Pelabuhan Citra Tritunas, Batam, pada 14 Oktober 2026 pukul 16.12 WIB dan telah kembali ke tanah air via TPI Pelabuhan Batam Center pada 17 Oktober 2026.

"Pencekalan oleh Imigrasi dilaksanakan berdasarkan usulan dari aparat penegak hukum (APH), sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada saat itu belum terdapat pengajuan pencegahan keimigrasian terhadap yang bersangkutan," terang Hendarsam.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Pertimbangkan Opsi Jemput Paksa

Meski belum diproses pencekalan, KPK menegaskan keberadaan Nusron Wahid sangat vital untuk membuat terang benderang skandal dugaan suap lahan Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon Bogor, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat Nusron mangkir dua kali—yakni pada Rabu (7/10/2026) dan Kamis (15/10/2026) tanpa konfirmasi—KPK memberikan sinyal tak ragu mengambil tindakan jemput paksa.

"Semuanya nanti akan dipertimbangkan oleh penyidik untuk seperti apa (jemput paksa), karena tentu KPK berkomitmen agar seluruh proses penegakan hukum dapat dilakukan secara efektif," tegas Budi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ibunda Bharatu Valdo Tak Kuasa Menahan Duka, Minta Presiden Usut Tuntas Kematian Putranya

Ibunda Bharatu Valdo Tak Kuasa Menahan Duka, Minta Presiden Usut Tuntas Kematian Putranya

Kematian Bharatu Valdo Fernandez Lawai di Markas Polairud Baharkam Polri masih menyisakan tanda tanya. Sang ibunda, Ida Seran, meminta Presiden turun tangan.
Polri Tetapkan 11 Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla, Tiga di Antaranya PMA

Polri Tetapkan 11 Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla, Tiga di Antaranya PMA

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan 11 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Perluas Kerja Sama dengan Google, XPeng Siap Menghadirkan Google Play di Kokpit Berbasis AI Mobil Listrik Mereka

Perluas Kerja Sama dengan Google, XPeng Siap Menghadirkan Google Play di Kokpit Berbasis AI Mobil Listrik Mereka

Produsen mobil listrik asal China, XPeng, kini tengah memperluas kolaborasi dengan Google untuk mobil listrik mereka.
iPhone vs Android 2026: 9 Kelebihan dan Kekurangan iPhone, Masih Layak Dibeli atau Cuma Gengsi?

iPhone vs Android 2026: 9 Kelebihan dan Kekurangan iPhone, Masih Layak Dibeli atau Cuma Gengsi?

iPhone vs Android 2026, mana yang lebih unggul? Simak 9 kelebihan dan kekurangan iPhone dari performa, kamera, keamanan, hingga harga sebelum membeli.
LBH Ilmuni FH Unpar Usung Misi Keadilan dan Edukasi Hukum Bagi Masyarakat

LBH Ilmuni FH Unpar Usung Misi Keadilan dan Edukasi Hukum Bagi Masyarakat

Noverizky Tri Putra resmi didapuk jadi Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar).
Kata Felix Ardi Yudha Usai Berhasil Meyumbangkan Medali Emas dari Cabor Boccia di Asian Para Games 2026

Kata Felix Ardi Yudha Usai Berhasil Meyumbangkan Medali Emas dari Cabor Boccia di Asian Para Games 2026

Atlet Boccia Indonesia, Felix Ardi Yudha, berhasil mempersembahkan medali emas kedelapan untuk merah putih di gelaran Asian Para Games 2026.

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Media resmi pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency/KCNA merilis aktivitas terbaru pemimpinnya, Kim Jong-un untuk menepis rumor meninggal dunia.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

Polda Metro Jaya mengungkapkan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap ART yang melakukan pencabulan terhadap anak majikan berinisial DKA (5) di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Perkara tersebut ditangani oleh Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Selengkapnya

Viral