News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Status BSU 2026 Belum Muncul? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diketahui

BSU 2026 Rp900 ribu tak kunjung cair? Simak 4 penyebab pekerja gagal menerima Bantuan Subsidi Upah.
Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:17 WIB
Ilustrasi BSU
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Status penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp900.000 masih menjadi pertanyaan bagi para pekerja.

Sebagian masyarakat ingin memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima, terlebih ketika informasi pencairan bantuan untuk periode Oktober hingga Desember 2026 mulai ramai diperbincangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pekerja perlu memahami bahwa belum munculnya status penerima bukan berarti pengajuan bantuan ditolak.

Informasi dan layanan pengecekan yang tersedia di laman resmi BSU Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) masih berkaitan dengan ketentuan penyaluran tahun 2025.

Pemerintah telah menyampaikan rencana BSU untuk kuartal IV 2026 dengan sasaran sekitar 13,3 juta pekerja. Bantuan direncanakan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan atau total Rp900.000 untuk setiap penerima. Meski demikian, jadwal pencairan dan persyaratan final masih perlu menunggu pengumuman resmi.

Lantas, kenapa pekerja bisa gagal menerima BSU? Berikut sejumlah faktor yang perlu diketahui berdasarkan mekanisme penyaluran BSU tahun sebelumnya.

Belum tersedianya informasi penerima BSU 2026 secara lengkap berkaitan dengan belum diumumkannya mekanisme resmi untuk program tahun ini.

Dalam informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Kemnaker pada 13 Oktober 2026, masyarakat diarahkan untuk mengikuti perkembangan program melalui kanal komunikasi kementerian dan situs resmi BSU.

"Untuk informasi resmi, pantau kanal komunikasi kemnaker dan kunjungi bsu.kemnaker.go.id," tulis Kemnaker.

Pekerja dapat memantau situs BSU Kemnaker untuk mengetahui apabila tersedia pembaruan mengenai kriteria, mekanisme pemeriksaan status, dan daftar penerima bantuan.

Perlu diingat, laman tersebut masih memuat informasi terkait BSU 2025. Karena itu, hasil pemeriksaan yang tersedia saat ini tidak bisa dijadikan patokan tunggal untuk menentukan kelayakan menerima bantuan pada 2026.

4 Penyebab Pekerja Gagal Menerima BSU pada Penyaluran Sebelumnya

Meski ketentuan BSU 2026 belum diumumkan secara lengkap, pekerja dapat mempelajari sejumlah faktor yang memengaruhi penyaluran bantuan pada 2025. Informasi ini dapat menjadi gambaran, tetapi bukan daftar penyebab resmi kegagalan penerima BSU 2026.

1. Tidak Memenuhi Persyaratan Penerima

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu penyebab pekerja tidak mendapatkan BSU adalah tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Pada penyaluran 2025, persyaratan BSU diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruang Ganti Manchester United Meledak, Carrick Kritik Balik Bruno Fernandes usai Dikalahkan Como di Liga Champions

Ruang Ganti Manchester United Meledak, Carrick Kritik Balik Bruno Fernandes usai Dikalahkan Como di Liga Champions

Michael Carrick membalas kritik Bruno Fernandes soal taktik Manchester United usai dibantai Como 4-1. Sang pelatih menyoroti kerja keras pemain di lapangan.
Viral Iron Man Lerai Pengendara Mobil Cekcok di Kelapa Gading, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Viral Iron Man Lerai Pengendara Mobil Cekcok di Kelapa Gading, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi pria yang menggunakan kostum Iron Man melerai pengendara mobil yang terlibat cekcok di Jalan wilayah ...
Hasil PSM Vs Persebaya 1-0: Dua Penalti Alex Martins Gagal, Yuran Fernandes Cetak Gol Bunuh Diri

Hasil PSM Vs Persebaya 1-0: Dua Penalti Alex Martins Gagal, Yuran Fernandes Cetak Gol Bunuh Diri

PSM Makassar menang 1-0 atas Persebaya lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes. Ardiansyah jadi pahlawan usai menepis dua penalti Alex Martins di injury time.
Hindari Cuaca Buruk di Phillip Island, MotoGP Pertimbangkan Ubah Jadwal Grand Prix Australia 2026 Akhir Pekan InI

Hindari Cuaca Buruk di Phillip Island, MotoGP Pertimbangkan Ubah Jadwal Grand Prix Australia 2026 Akhir Pekan InI

MotoGP mulai mempertimbangkan perubahan jadwal Grand Prix Australia 2026 di Phillip Island yang akan berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
Hasil Persik Kediri Vs PSS Sleman 2-1: Ernesto Gomez Cetak Brace, Gol Penyelamat Super Elja Dianulir VAR

Hasil Persik Kediri Vs PSS Sleman 2-1: Ernesto Gomez Cetak Brace, Gol Penyelamat Super Elja Dianulir VAR

Persik Kediri mengalahkan PSS Sleman 2-1 berkat dua gol Ernesto Gomez. PSS sempat mencetak gol penyama, tetapi dianulir karena offside setelah tinjauan VAR.
BMKG Imbau Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumut pada 23-25 Oktober 2026

BMKG Imbau Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumut pada 23-25 Oktober 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Selengkapnya

Viral