News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stasiun Sudirman Mendadak Gelap saat Jam Pulang Kerja, KAI Ungkap Penyebab Listrik Padam 30 Menit

Stasiun Sudirman sempat gelap gulita selama 30 menit saat jam pulang kerja, Kamis malam. KAI menjelaskan penyebab pemadaman dan memastikan layanan KRL tetap
Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB
Ilustrasi Stasiun Sudirman Mendadak Gelap saat Jam Pulang Kerja, KAI Ungkap Penyebab Listrik Padam 30 Menit
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, mendadak gelap gulita ketika arus penumpang yang pulang kerja masih ramai pada Kamis (22/10/2026) malam. Area peron yang biasanya terang berubah minim penerangan, sementara para calon penumpang tetap menunggu kedatangan kereta di tengah situasi yang tidak biasa.

Kondisi tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Threads @rahmadiina. Dalam rekaman itu, suasana peron tampak gelap dan sejumlah penumpang terlihat mengandalkan cahaya ponsel untuk membantu melihat keadaan sekitar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas stasiun pun terdengar memberikan imbauan agar penumpang lebih berhati-hati, terutama saat melangkah, demi menghindari risiko terjatuh atau mengalami kecelakaan.

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian karena terjadi pada jam sibuk perjalanan pulang kerja. Meski penerangan stasiun sempat padam, aktivitas penumpang tidak serta-merta berhenti. 

PT KAI Commuter kemudian memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut, termasuk durasi pemadaman dan kondisi layanan kereta selama insiden berlangsung.

Stasiun Sudirman Gelap Gulita Selama 30 Menit

Pemadaman listrik di Stasiun Sudirman terjadi pada Kamis malam, ketika kawasan peron masih dipadati orang yang hendak melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line. Hilangnya penerangan membuat situasi stasiun berbeda dari biasanya, terutama bagi penumpang yang harus berjalan di area peron dan memperhatikan posisi saat menunggu kereta.

Dalam video yang beredar di media sosial, suara petugas terdengar mengingatkan penumpang untuk menjaga langkah dan berhati-hati selama berada di area stasiun. 

Imbauan tersebut menjadi penting karena minimnya cahaya dapat menyulitkan penumpang melihat kondisi lantai, batas peron, maupun pergerakan orang di sekitarnya.

Vice President Corporate Communications PT KAI Commuter, Karina Amanda, membenarkan bahwa pemadaman listrik memang terjadi di Stasiun Sudirman. Ia menjelaskan, pasokan listrik padam pada pukul 18.59 WIB dan kembali normal pada pukul 19.29 WIB.

“Benar sempat terjadi pemadaman listrik dari PLN di area Stasiun Sudirman. Saat ini listrik sudah normal kembali,” kata Karina saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Kamis malam.

Berdasarkan keterangan tersebut, pemadaman berlangsung sekitar 30 menit. Setelah pasokan listrik kembali tersedia, penerangan di area stasiun pun pulih.

KAI Sebut Pemadaman Berasal dari PLN, Bukan Gangguan Internal Stasiun

KAI Commuter menjelaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh gangguan pada sistem kelistrikan internal Stasiun Sudirman. Menurut Karina, pemadaman juga terjadi di kawasan sekitar stasiun, sehingga sumber masalah mengarah pada pasokan listrik dari PLN.

“(Pemadaman listrik) dari PLN-nya, karena daerah sekitar stasiun juga mati lampu,” ujarnya.

Keterangan ini menjelaskan mengapa penerangan stasiun sempat terhenti meskipun aktivitas pelayanan kereta masih berjalan. Namun, penyebab teknis yang membuat pasokan listrik di kawasan tersebut padam belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan KAI Commuter.

Kompas.com juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada tim Humas PLN UID Jakarta Raya untuk memperoleh penjelasan mengenai penyebab pemadaman. Namun, hingga berita tersebut ditayangkan, belum ada jawaban maupun keterangan resmi dari pihak PLN.

Dengan demikian, informasi mengenai sumber pemadaman telah disampaikan oleh KAI Commuter, tetapi penyebab lebih lanjut dari sisi penyedia listrik masih menunggu konfirmasi resmi. Penjelasan tersebut diperlukan untuk memastikan apakah pemadaman berkaitan dengan gangguan jaringan, pemeliharaan, atau faktor teknis lainnya.

Ilustrasi Stasiun Sudirman Mendadak Gelap saat Jam Pulang Kerja, KAI Ungkap Penyebab Listrik Padam 30 Menit
Ilustrasi Stasiun Sudirman Mendadak Gelap saat Jam Pulang Kerja, KAI Ungkap Penyebab Listrik Padam 30 Menit
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

KRL Tetap Beroperasi Normal meski Penerangan Sempat Padam

Di tengah kondisi stasiun yang sempat gelap, KAI Commuter memastikan pelayanan KRL Commuter Line tetap berjalan seperti biasa. Pemadaman penerangan di area stasiun disebut tidak mengganggu perjalanan kereta maupun aktivitas naik dan turun penumpang.

“Untuk layanan KRL di stasiun tetap normal, tidak ada gangguan,” tutur Karina.

Artinya, insiden tersebut berdampak pada penerangan di lingkungan stasiun, tetapi menurut keterangan KAI Commuter tidak sampai menghentikan operasional kereta. Penumpang tetap dapat menggunakan layanan KRL, sementara listrik di area stasiun telah kembali normal pada pukul 19.29 WIB.

Meski begitu, kondisi gelap di stasiun yang sedang ramai menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan ketika fasilitas penerangan mengalami gangguan. Penumpang perlu mengikuti arahan petugas, memperhatikan pijakan, dan menjaga jarak aman dari tepi peron, terutama ketika kondisi sekitar tidak terlihat jelas.

Bagi operator transportasi, koordinasi dengan penyedia listrik dan penyampaian informasi kepada penumpang juga menjadi bagian penting dalam menangani situasi serupa. Informasi yang jelas dapat membantu pengguna memahami kondisi layanan sekaligus mengurangi kebingungan ketika terjadi gangguan fasilitas.

Hingga keterangan yang tersedia, KAI Commuter menyatakan layanan KRL tetap normal dan pasokan listrik Stasiun Sudirman sudah pulih. Sementara itu, penjelasan resmi PLN mengenai penyebab pemadaman di kawasan tersebut masih dinantikan. 

Jadi, meski Stasiun Sudirman sempat gelap selama setengah jam pada jam pulang kerja, KAI memastikan perjalanan KRL tidak mengalami gangguan. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Gempa Magnitudo 6,9 Guncang China, Apakah Indonesia Terdampak? Begini Kata BMKG

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang China, Apakah Indonesia Terdampak? Begini Kata BMKG

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,9 dilaporkan mengguncang wilayah Nagqu, China, pada Kamis (22/10) malam. 
Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, mengakui kehebatan Megawati Hangestri yang pernah membuat timnya kesulitan saat berlaga di Liga Voli Korea di musim 2024/2025
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Chinese Taipei.
Gempa Magnitudo 6,9 Guncang China, Apakah Indonesia Terdampak? Begini Kata BMKG

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang China, Apakah Indonesia Terdampak? Begini Kata BMKG

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,9 dilaporkan mengguncang wilayah Nagqu, China, pada Kamis (22/10) malam. 
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral