News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PLTS 100 GWp Jadi Langkah Menuju Kemandirian Energi

Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa memiliki potensi energi surya sebesar 3.294 gigawatt
Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:37 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Presiden RI Prabowo Subianto telah memperlihatkan gerak nyata pembangunan di bidang energi melalui program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt-peak (GWp). Proyek ini resmi diluncurkan di Kabupaten Jembrana, Bali, pada 25 Agustus 2026 lalu.

Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa memiliki potensi energi surya sebesar 3.294 gigawatt. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi ini merupakan kekayaan energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional.

Saat ini, Presiden Prabowo telah meluncurkan 15 proyek PLTS di enam provinsi, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung, dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp. 

Pembangunan PLTS akan mengoptimalkan berbagai opsi, mulai dari PLTS ground-mounted, PLTS atap, hingga PLTS terapung.

Investasi yang dibutuhkan untuk 15 proyek pertama tersebut diperkirakan mencapai Rp135 triliun. Sementara itu, secara keseluruhan, program PLTS 100 GWp diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1.140 triliun.

Pemerintah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program PLTS 100 GWp ini. Kolaborasi tersebut melibatkan BUMN, perusahaan swasta nasional dan internasional, perbankan, serta berbagai instrumen pembiayaan hijau (green financing). Presiden Prabowo menargetkan proyek ini dapat diselesaikan dalam tiga tahun.

“Program PLTS 100 GWp ditargetkan terealisasi dalam tiga tahun dengan total investasi sekitar USD73 miliar atau lebih dari Rp1.140 triliun, sekaligus berpotensi menghemat subsidi APBN hingga Rp73,9 triliun per tahun,” kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, sebagaimana dikutip pada Senin (19/10).

Buka Lapangan Kerja dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Program ini diperkirakan menciptakan lapangan kerja bagi 5,52 juta pekerja. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 3,465 juta job-years (tahun kerja) di bidang konstruksi dan instalasi serta 2,053 juta job-years di bidang manufaktur.

Sementara itu, pada tahap awal, potensi penciptaan lapangan kerja diperkirakan mencapai 515.000 pekerja secara akumulatif.

Selain menciptakan lapangan kerja, program PLTS 100 GWp juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini diperkirakan dapat menghemat anggaran negara hingga Rp73,9 triliun per tahun melalui pemanfaatan PLTS dan sistem penyimpanan energi berbasis baterai atau Battery Energy Storage System (BESS). 

Khusus untuk tahap awal yang mencakup 15 proyek PLTS, potensi penghematan APBN diperkirakan mencapai Rp4,6 triliun per tahun.

Manfaat lainnya bagi perekonomian adalah peningkatan penguasaan teknologi dan pengembangan rantai pasok PLTS di dalam negeri. 

Sementara itu, bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemanfaatan PLTS akan didorong untuk mendukung kegiatan produktif yang dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. 

Dengan demikian, listrik dari PLTS tidak hanya digunakan untuk penerangan dan kegiatan nonproduktif, tetapi juga untuk mendukung aktivitas ekonomi.

“Jika mataharinya matahari Indonesia, panel suryanya dibuat oleh jerih payah rakyat Indonesia, dan baterai listriknya dihasilkan dari keringat tenaga kerja Indonesia, maka energi surya ini adalah energi Indonesia, energi Ibu Pertiwi. Nilai tambahnya adalah nilai tambah untuk rakyat Indonesia, lapangan kerja yang tercipta adalah untuk bangsa dan negara Indonesia,” ujar Bahlil.

Berdasarkan data Kementerian ESDM per Juli 2026, kapasitas PLTS nasional baru mencapai sekitar 1,76 gigawatt dari total kapasitas terpasang pembangkit listrik nasional sebesar 108 gigawatt.

Penambahan kapasitas energi surya sebesar 100 GWp diproyeksikan meningkatkan kapasitas PLTS nasional hingga 57 kali lipat. Program ini juga diperkirakan dapat menghemat penggunaan bahan bakar diesel hingga 6 juta kiloliter per tahun di seluruh Indonesia.

Pada tahap awal yang mencakup 15 proyek PLTS, penghematan bahan bakar minyak jenis diesel diperkirakan mencapai 319.998 kiloliter per tahun. 

Selain itu, program ini diperkirakan menghemat penggunaan gas alam sebesar 35,66 ribu MMSCF (million standard cubic feet) per tahun.

Optimalisasi pemanfaatan energi surya juga berkaitan erat dengan potensi penurunan emisi gas rumah kaca. 

Program PLTS 100 GWp diperkirakan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 140 juta ton CO₂ serta membuka potensi pasar karbon senilai Rp6,31 triliun, dengan asumsi harga karbon sebesar USD4 per ton CO₂ ekuivalen.

Program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk mempercepat transisi energi dan memperkuat kemandirian bangsa. 

Sejalan dengan cita-cita Presiden, Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah terus berkomitmen mengembangkan potensi energi surya secara bertahap dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. (*)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Bercerai dari Insanul, Wardatina Mawa Hanya Inginkan Satu Hal Ini dari Mantan Suami

Sudah Bercerai dari Insanul, Wardatina Mawa Hanya Inginkan Satu Hal Ini dari Mantan Suami

Wardatina Mawa tak ingin mencampuri kehidupan Insanul Fahmi setelah bercerai. Ia hanya berharap mantan suaminya memenuhi tanggung jawab sebagai ayah.
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi Sejak 2012

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi Sejak 2012

Memasuki masa dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mencatatkan rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi ...
Wardatina Mawa Singgung Nafkah Anak dari Insanul, Sebut Rp3.000 Pun Tak Masalah

Wardatina Mawa Singgung Nafkah Anak dari Insanul, Sebut Rp3.000 Pun Tak Masalah

Wardatina Mawa singgung nafkah anak dari Insanul Fahmi yang diputuskan Rp3 juta per bulan. Mawa mengaku ikhlas jika hanya diberi Rp3.000.
Dorong Kemandirian Energi, Tanaman Aren Jadi Andalan Baru di Batang

Dorong Kemandirian Energi, Tanaman Aren Jadi Andalan Baru di Batang

KEK Industropolis Batang mempertegas komitmennya dalam menjaga keseimbangan ekologi di tengah pesatnya pembangunan kawasan. 
Dapat Lisensi Pengemudian Otonom Level 2, Mercedes Segera Luncurkan MB.Drive Assist Pro Terbarunya

Dapat Lisensi Pengemudian Otonom Level 2, Mercedes Segera Luncurkan MB.Drive Assist Pro Terbarunya

Mercedes-Benz bersiap menghadirkan teknologi bantuan mengemudi terbaru, MB.Drive Assist Pro, di Jerman pada awal 2027.
Profil dan Rekam Jejak Reno Munz: Calon Naturalisasi Timnas Indonesia yang Ternyata Pernah Jadi Bek Timnas Jerman

Profil dan Rekam Jejak Reno Munz: Calon Naturalisasi Timnas Indonesia yang Ternyata Pernah Jadi Bek Timnas Jerman

Nama Reno Munz mencuat dalam rumor naturalisasi Timnas Indonesia. Bek kelahiran Jakarta ini punya rekam jejak di Timnas Jerman U-19 dan U-20 serta Liga Belgia.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral