News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil

Berikut profil dan rekam jejak Astera Primanto Bhakti, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang ditunjuk oleh Menkeu Suahasil Nazara.
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:11 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Astera Primanto Bhakti saat menjabat sebagai Dirjen Perimbangan Keuangan
Sumber :
  • Antara/Astrid Faidlatul Habibah

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara resmi melantik Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) baru Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Jumat (23/10/2026).

Menkeu Suahasil Nazara melakukan pelantikan Astera Primanto Bhakti sebagai Sekjen Kemenkeu berlangsung di Gedung Djuanda I, Kemenkeu, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelantikan pria yang akrab disapa Prima ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 141/TPA Tahun 2026.

"Dengan memanjatkan puji syukur ke pada tuhan yang maha esa Jumat (23/10/2026) saya Menteri Keuangan melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya," ucap Suahasil dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi madya di Kemenkeu, Jumat.

Selain Prima, Suahasil juga melantik beberapa pejabat lainnya, seperti Tri Budhianto menjadi Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Nufransa Wira Sakti (Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu), Neilmaldrin Noor (Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak Kemenkeu), dan Hidayat Amir (Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Kemenkeu).

Penunjukan tersebut menandai babak baru perjalanan karier Prima setelah bertahun-tahun menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan Kemenkeu.

Sebelum dipercaya mengemban jabatan Sekjen Kemenkeu, Prima menjabat Direktur Jenderal Perbendaharaan sejak November 2022. Ia menggantikan Robert Leonard Marbun, yang sebelumnya menempati posisi tersebut setelah dilantik oleh Menkeu saat itu, Purbaya Yudhi Sadewa pada 27 Maret 2026.

Lantas, seperti apa latar belakang pendidikan dan perjalanan karier Astera Primanto Bhakti hingga dipercaya mengisi jabatan penting di Kementerian Keuangan? Berikut profilnya yang dirangkum tvOnenews.com dari berbagai sumber pada Rabu (23/10/2026).

Profil Astera Primanto Bhakti Sekjen Baru Kemenkeu

Astera Primanto Bhakti lahir di Jakarta pada 20 Januari 1968. Ia mengawali pendidikan tinggi dengan mengambil jurusan manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman.

Prima kemudian menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 1990 sebelum melanjutkan studi ke Amerika Serikat (AS). Pada 1997, ia berhasil meraih gelar magister perpajakan (Master of Taxation) dari University of Denver.

Latar belakang akademik tersebut menjadi salah satu bekal yang relevan bagi Prima dalam meniti karier di bidang perpajakan, kebijakan fiskal, hingga pengelolaan keuangan negara.

Berdasarkan riwayat karier yang tercantum di situs resmi Kemenkeu, Prima memulai pengabdiannya sebagai penata muda pada 1992. Ia kemudian menjalani sejumlah penugasan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terutama dalam urusan administrasi, penyusunan peraturan perpajakan, serta kerja sama pajak dengan pihak internasional.

Prima kemudian dipercaya menjadi Kepala Bidang Administrasi dan Kerja Sama Perpajakan DJP pada 2004. Dua tahun berjalan, ia menempati jabatan Kepala Subdirektorat Peraturan Pajak Penghasilan. 

Kariernya berlanjut sebagai Kepala Subdirektorat Peraturan PPh Badan pada 2007. Dua tahun berselang, ia menjabat Kepala Subdirektorat Perjanjian dan Kerja Sama Perpajakan Internasional.

Perjalanan Karier di Kementerian Keuangan

Pengalaman Prima tidak terbatas pada urusan perpajakan. Pada 2012, ia mendapat tugas sebagai Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara di Badan Kebijakan Fiskal. Selanjutnya, pada Februari 2015, ia dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara.

Pada September tahun yang sama, jabatan tersebut berubah menjadi Staf Ahli Kebijakan Penerimaan Negara seiring penyesuaian nomenklatur di lingkungan Kemenkeu.

Memasuki 2017, Prima mendapat kepercayaan untuk menjadi pemimpin Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK). Pada tahun yang sama, ia juga pernah menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terhitung sejak Desember 2017 hingga Juni 2018.

Setelah itu, Prima beralih ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Ia dilantik sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan pada Juni 2018. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebelum memimpin Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb).

Prima menjalankan tugas menjabat Direktur Jenderal Perbendaharaan pada 1 November 2022. Dalam posisi itu, ia kembali dikukuhkan pada 23 Mei 2025.

Ia pun terus menjalankan tugas tersebut sebelum pada akhirnya mendapat kepercayaan baru sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu pada Oktober 2026.

Pengalaman di Luar Jabatan Pemerintahan

Selain menduduki berbagai posisi struktural di Kemenkeu, Prima memiliki pengalaman di sejumlah lembaga dan perusahaan. Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, ia pernah menjadi komisaris PT Semen Indonesia pada Maret 2017 hingga Februari 2023.

Ia juga tercatat pernah menjabat komisaris Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada Juli 2015 hingga November 2020, serta komisaris Indosat Ooredoo sejak Juni 2015 sampai Mei 2017.

Selain itu, Prima pernah menjabat sebagai komisaris PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID.

Pengalamannya turut mencakup keterlibatan dalam bidang kebijakan ekonomi internasional. Pada 2016–2018, Prima pernah menjadi pakar kebijakan pajak dan pengelolaan belanja publik untuk pembangunan berkelanjutan di Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik atau United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN ESCAP).

Untuk memperluas kompetensi profesionalnya, Prima juga mengikuti sejumlah program pendidikan eksekutif di luar negeri. Pada September 2012, ia mengikuti program kepemimpinan dan pembentukan tim berkinerja tinggi di Wharton Executive Education.

Setahun berikutnya, tepatnya pada Juni 2013, Prima menjalani program Comparative Tax Policy and Administration di Harvard Kennedy School. Program tersebut berkaitan dengan perbandingan kebijakan serta administrasi perpajakan.

Pada November 2018, ia kembali mengikuti program pengembangan kompetensi di The London School of Economics and Political Science (LSE). Program itu berfokus pada aspek strategis, antarpribadi, dan psikologis dalam proses negosiasi.

Dengan pengalaman panjang di bidang perpajakan, kebijakan fiskal, pendidikan keuangan, perimbangan keuangan, hingga perbendaharaan negara, Prima kini mengemban tanggung jawab baru sebagai Sekjen Kemenkeu. Penunjukan tersebut menambah panjang rekam jejaknya dalam berbagai posisi strategis di sektor pengelolaan keuangan negara.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Kim Ju Ae, Putri Kim Jong-un yang Bakal Menjadi Calon Pewaris Takhta Kepemimpinan Korea Utara

Mengenal Kim Ju Ae, Putri Kim Jong-un yang Bakal Menjadi Calon Pewaris Takhta Kepemimpinan Korea Utara

Berikut profil Kim Ju Ae, sosok putri dari pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un yang digadang-gadang menjadi calon penerus kepemimpinan ayahnya di Korut.
Kabar Penting! Operasi Patuh 2026 Mulai Berlaku 26 Oktober, Simak Penjelasannya

Kabar Penting! Operasi Patuh 2026 Mulai Berlaku 26 Oktober, Simak Penjelasannya

Korlantas Polri akan memberlakukan operasi patuh 2026 yang terlaksana serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia jika Taisei Marukawa Jadi WNI, Geser Ragnar Oratmangoen?

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia jika Taisei Marukawa Jadi WNI, Geser Ragnar Oratmangoen?

Taisei Marukawa bisa jadi opsi baru John Herdman jika sah membela Timnas Indonesia. Simak prediksi formasi 3-4-3 dengan Ole Romeny dan Mitchell Baker di depan.
Jadwal Timnas Indonesia Abroad Akhir Pekan Ini: John Herdman Wajib Pantau Belasan Aksi Skuad Garuda di Klub Internasional

Jadwal Timnas Indonesia Abroad Akhir Pekan Ini: John Herdman Wajib Pantau Belasan Aksi Skuad Garuda di Klub Internasional

Akan banyak pertandingan pemain Timnas Indonesia abroad yang berlangsung pada 24-26 Oktober 2026 dengan tersebar di sejumlah kompetisi Eropa, mulai dari Eredivisie Belanda, Bundesliga Jerman, hingga La Liga Spanyol dan Ligue 1 Prancis.
Bukan Cedera! Alasan Kevin Diks Absen saat Borussia Monchengladbach Menang Perdana Akhirnya Terungkap

Bukan Cedera! Alasan Kevin Diks Absen saat Borussia Monchengladbach Menang Perdana Akhirnya Terungkap

Kevin Diks absen saat Borussia Monchengladbach meraih kemenangan perdana di Bundesliga. Klub memastikan bukan karena cedera, tetapi alasan pribadi sang pemain.
Video Mesum Pria Diduga Perlihatkan Alat Vitalnya ke Pelajar di Gunung Putri Viral, Polisi Turun Tangan

Video Mesum Pria Diduga Perlihatkan Alat Vitalnya ke Pelajar di Gunung Putri Viral, Polisi Turun Tangan

Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Rudolf Pasaribu buka suara soal viralnya video mesum pria diduga memperlihatkan alat viralnya ke pelajar di Kecamatan Gunung Putri. Untuk mengetahui kronologi kejadian dan mengidentifikasi pria yang terekam dalam video, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan pengecekan ke lokasi.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Viral! Nathalie Holscher Kena Omel Sule dan Aripat setelah Prank Adzam Lewat Jasa Konten Kreator Polisi Anak

Artis Nathalie Holscher dimarahi oleh mantan suaminya, Sule dan suaminya, Aripat akibat viral menakuti anaknya, Adzam dengan jasa unik TikToker polisi anak 84.
Selengkapnya

Viral